-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mo ndaftar :    [EMAIL PROTECTED]
Arsip lengkap Berita-berita Lingkungan Hidup di Indonesia, silahkan klik:
        http://www.egroups.com/group/berita-lingkungan/messages
-----------------------------------------------------------------------------------------------

http://kompas.com/kompas-cetak/0011/04/DAERAH/juml19.htm
>Sabtu, 4 November 2000

Jumlah Pulau Indonesia Didata Ulang
Denpasar, Kompas

Sampai saat ini banyak orang menyebut jumlah pulau di Indonesia
13.000 buah atau bahkan 17.000 buah, padahal sumbernya tidak
jelas. Karena itu untuk mempertajam jumlah yang sebenarnya,
Departemen Kelautan dan Perikanan sedang mendata ulang dengan
menyurati kabupaten-kabupaten seluruh Indonesia berapa jumlah
pulau yang dimilikinya.

http://kompas.com/kompas-cetak/0011/04/DAERAH/hama20.htm
>Sabtu, 4 November 2000

Hama Penggerek Serang Kakao Pinrang
Jember, Kompas 

Hama penggerek buah kakao (PBK) masih menjadi momok bagi
petani kakao rakyat di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan sebab
sangat sulit diberantas. Malah hama ganas tersebut kini sudah
menyerang sebagian perkebunan kakao rakyat. Padahal minat petani
untuk mengembangkan areal tanaman kakao sangat besar, apalagi
di beberapa kecamatan masih tersedia lahan kosong.

http://kompas.com/kompas-cetak/0011/04/EKONOMI/pemb13.htm
>Sabtu, 4 November 2000

Pemblokiran Aktivitas Vico Dikecam
Jakarta, Kompas 

Pemblokiran aktivitas Virginia Company (Vico), perusahaan
kontraktor Amerika Serikat di bidang gas di Kalimantan Ti-mur,
dikecam. Keterlibatan pihak Serikat Buruh Sejahtera Indonesia
(SBSI) juga dianggap sebagai tindakan yang mengacaukan keadaan
saja. Mahasiswa di Kaltim juga menegaskan tidak ingin pihak luar
mengacaukan keadaan di daerah itu.

Sekitar 200 pemuda dari sekitar 27 organisasi pemuda di Kaltim
melakukan aksi unjuk rasa keprihatinan di DPRD Kaltim, di
Samarinda, Jumat (3/11). 

http://kompas.com/kompas-cetak/0011/04/IPTEK/peru10.htm
>Sabtu, 4 November 2000

Perusakan TNGL Terus Berlangsung
Medan, Kompas 

Perambahan dan perusakan hutan Taman Nasional Gunung Leuser
(TNGL) yang memanjang 100 kilometer dari Aceh hingga Sumatera
Utara masih terus berlangsung. Estimasi kerusakan TNGL seluas
890.000 hektar itu berkisar antara 20 sampai 30 persen, sehingga
salah satu fungsinya sebagai "paru-paru" dunia semakin
terancam.Demikian Kepala TNGL Adi Susmianto dan Koordinator
Hukum dan Komunikasi Unit Manajemen Leuser (UML) Deni Purba
yang dihubungi secara terpisah, Jumat (3/11). "Meskipun upaya
pengamanan dan penyelamatan terus dilaksanakan, namun
perambahan dan perusakan sepertinya sulit diatasi," kata keduanya.
Keduanya keberatan mengungkapkan, mengapa penyelamatan
TNGL dan kawasan eko sistemnya yang luasnya 2,5 juta hektar
menghadapi hambatan. Akan tetapi, sumber di lingkungan TNGL dan
UML menyebutkan, karena dalam aksi perambahan itu terlibat
oknum-oknum sipil, militer, polisi, dan masyarakat sendiri.
"Sudah rahasia umum jika dalam perambahan taman nasional yang
juga menjadi aset dunia itu terlibat oknum sipil, militer, polisi dan
kalangan masyarakat," kata sumber itu. 

http://kompas.com/kompas-cetak/0011/04/IPTEK/puna10.htm
>Sabtu, 4 November 2000

Punah, Semua Jenis Ikan di Danau Maninjau
Maninjau, Kompas 

Tujuh jenis ikan yang terdapat di Danau Maninjau, Kabupaten Agam,
Sumatera Barat, dilaporkan punah, menyusul tercemar berat dan
menyusutnya air danau tersebut. Sementara itu Ketua Badan
Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Sumbar Ir
Darman Siri mendesak agar PLTA Maninjau tidak lari dari tanggung
jawab.

"Saking tercemar beratnya air Danau Maninjau akibat beroperasinya
PLTA di luar daya dukung air, semua jenis ikan yang selama ini
menjadi sumber penghidupan masyarakat, punah. Ini harus menjadi
perhatian pihak PT PLN (Persero) dan pemerintah daerah," kata Y
Datuak Maradjo Nan Hitam, tokoh masyarakat Maninjau dan
pengurus Masyarakat Peduli Air Danau Maninjau, Jumat (3/11) di
Maninjau.

http://kompas.com/kompas-cetak/0011/04/IPTEK/prod10.htm
>Sabtu, 4 November 2000

Produk Transgenik Bisa Ganggu Kesehatan
Jakarta, Kompas 

Produk pangan transgenik (rekayasa genetika) ternyata ada yang
memiliki kemungkinan menimbulkan efek samping yang merugikan.
Produk itu antara lain bisa mengganggu metabolisme dalam tubuh
hingga menimbulkan penyakit dan menimbulkan alergi. 

http://suarapembaruan.com/News/2000/11/04/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY

Teknologi Pertanian Lahan Pasang Surut yang Adaptif

Oleh DE SIANTURI

   enulis tertarik dengan pesan Presiden pada peringatan Hari Pangan Sedunia yang 
diadakan
   di Istana Merdeka, seperti ditulis dalam Suara Pembaruan, Selasa 17 Oktober 2000
halaman 15. Judul beritanya ''Gus Dur: Subsidi Beras Tinggal Tiga Tahun''. Kenapa 
diingatkan?
Penulis menduga-duga, kita ini kurang percaya diri dalam membangun pertanian kita, 
khususnya
pertanian pangan, sehingga tetap terlihat seperti senang impor. 

http://suarapembaruan.com/News/2000/11/04/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY

Pemerintah Tidak Larang Uji Coba Tanaman Transgenik
Jakarta, 4 November

Menteri Pertanian dan Kehutanan Bungaran Saragih menyatakan, pemerintah tidak melarang
kegiatan uji coba tanaman transgenik khususnya kapas.

''Kita tetap memberikan dukungan terhadap uji coba semacam itu, asal dilakukan melalui
prosedur yang telah ditetapkan,'' katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (3/11).

http://suarapembaruan.com/News/2000/11/04/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY

Dua Lagi Sumber Radio Aktif Ditemukan
Cilegon, 4 November

Dua kontainer (rumah/ wadah) sumber radio aktif Cobalt-60 kembali ditemukan oleh 
seorang
penyabit rumput di selokan dekat perempatan Kodim Cilegon, Banten, menyusul hilangnya 
21
unit sumber radio aktif dari gudang penyimpangan pabrik baja PT Krakatau Steel Cilegon.


---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]

Kirim email ke