Salam Kenal, saya anggota milis baru....
Nimbrung tentang bursa berjangka, saya termasuk
pribadi yang skeptis mengenai bursa berjangka bila
diterapkan di Indonesia untuk komoditas asli
Indonesia. Kenapa ?? intinya adalah persoalan hukum
!! Di negara lain, komoditas yang diperdagangkan di
bursa dijamin oleh pemerintah mengenai hal kerusuhan
dll, sedangkan mengenai hama penyakit dll ada pihak
independen yang melindungi melalui insurance. Lha...
kalau di Indonesia saya kok ragu ya kita mencapai
kondisi ideal perlindungan-perlindungan tersebut.
Jadi selama ini Bursa komoditas di kita adalah
kumpulan broker yang main dengan komoditas di luar
negri.
Bagi petani apa untungnya ? 1. pembeli yang pasti dan
2. harga flat (nota bene di atas ongkos produksi
tentu saja). Tapi mohon maaf..... dengan kondisi
sospol di Indonesia kaya gini, bagi yang duitnya
(modal) mepet, siapa berani main di Bursa berjangka
???
salam
Nowo
--- helmi yusuf <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> oh ya salam kenal juga.
> saya bergerak dalam bidang perdagangan jagung gaplek
> dan beras. mungkin
> dalam bursa berjangka apakah produk tersebut
> diperdagangkan?
>
> apakah mungkin saya jadi pialangnya atau memenuhi
> kontrak tentang
> perdagangan jagung gaplek dan beras atau produk
> lainnya yang ditawarkan oleh
> bbj.
>
> bagaiman cara saya untuk mendapatkan kontrak
> tersebut ? jatuh tempo kontrak
> bagaimana? kalau tidak bisa memenuhi kontrak yang
> kita jual bagaimana?
>
______________________________________________________
> peluang mendapatkan uang $US 2000/bulan
> http://www.sixfigureincome.com/?441423
> penghasilan setahun $US 100.000
>
http://www.sixfigureincome.com/products/magazine/?441423
> Gratis newsletter cara mendapatkan
> uang minimal $ US 2000 tanpa menjual barang just
> clik
>
http://www.sixfigureincome.com/newslettersubscribe.html?441423
>
> hnb agrobussines
> Jl. KH. agus salim 29 b Kediri
> telp. 0354 772962,
>
>
> Web Site : http://hnb.8m.com
>
> ----- Original Message -----
> From: Eriyawan <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, December 21, 2000 8:08 PM
> Subject: [envorum] Bursa berjangka (was: perkenalan
> dan informasi pertanian
> berkelanjutan)
>
>
> > Rekan DIT (saya kira, ini cuma inisialnya, ya?),
> >
> > Mengenai bursa berjangka mungkin saya bisa
> menjelaskan sedikit, walaupun
> > referensi saya kurang cukup banyak mengenai ini.
> >
> > Alur ceritanya kira-kira seperti ini, Pembeli
> membuat kontrak jual-beli
> > dengan Penjual (bisa saja petani) atas suatu
> komoditi untuk pengiriman
> bulan
> > tertentu. Untuk contoh misalnya kopi, pada harga X
> rupiah per kilogram,
> > untuk pengiriman Bulan Pebruari 2001. Pada kontrak
> tersebut juga
> dijelaskan
> > kondisi kopi yang disepakati, seperti kadar air,
> ukuran dlsb.
> >
> > Lalu kontrak tersebut dijual-belikan di Bursa,
> misalnya di Bursa Berjangka
> > Jakarta (BBJ). Pada setiap waktu harga kontrak
> tersebut bisa berfluktuasi
> > naik dan turun karena faktor cuaca misalnya.
> Disini Investor kemudian
> > mengambil peran membeli atau menjual. Sekali lagi,
> yang dijual belikan
> > adalah kontrak jual belinya, dan bukan si
> komoditasnya itu.
> >
> > Yang jelas, bagi si petani ada keuntungannya,
> yaitu sudah tahu berapa
> harga
> > jual produknya saat panen nanti. Walau ada
> kerugiannya juga, bila ternyata
> > pada saat panen harga jual di pasar fisik adalah
> lebih tinggi dari pada
> > nilai kontrak. Artinya, Investor yang mengambil
> untung dari selisih itu.
> > Sebaliknya petani juga bisa untung besar bila
> ternyata harga di pasar
> fisik
> > lebih rendah dari harga kontrak, artinya Investor
> harus menanggung rugi
> atas
> > selisih itu.
> >
> > Tetapi, yang jelas, petani mestinya bisa mengambil
> manfaat dengan adanya
> > bursa komoditas ini, karena minimal, petani sudah
> mengetahui berapa harga
> > jual produksinya saat panen nanti melalui harga
> yang dicantumkan di
> kontrak
> > jual-beli.
> >
> > Bila ada yang bisa mengkoreksi atau menambahkan,
> saya akan sangat senang
> > sekali.
> >
> > Untuk informasi lebih banyak tentang bursa
> komoditi ini bisa dilihat di
> >
>
http://www.investorindonesia.com/commodities/index.html
> Di halaman ini
> > selain ada contoh-contoh kasus juga ada lengkap
> peraturan
> > perundang-undangannya.
> >
> > Selamat menyimak dan memanfaatkan fasilitas ini.
> >
> > Salam,
> > Eriyawan
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "D I T" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Wednesday, December 20, 2000 3:43 AM
> > Subject: Re:[envorum] perkenalan dan informasi
> pertanian berkelanjutan
> >
> >
> > > Hallo,
> > >
> > > nggak ngerti maksudnya saya. Kalau para petani
> merasa terjajah harus
> beli
> > pupuk/benih dll dari luar, berarti mereka nggak
> merasa ada keuntungannya
> > (misalnya hasil panennya makin banyak/serangan
> hama
> > berkurang/produktif/peningkatan kwalitas
> dll)donk..yang perlu diprotes
> > penyuluhnya kali yang kemungkinan kemakan iklan
> ..he he
> > >
> > > Ngomong-ngomong ada komentar dengan baru
> dibukanya pasar future
> komoditas
> > di Jakarta ?(sekarang sih baru minyak kelapa sawit
> dan kopi, beberapa
> > komoditas lain menyusul). Sepertinya menarik
> karena petani bisa melihat
> > komoditas mana yang kira-kira harganya akan naik
> beberapa bulan kedepan
> > misalnya, karena penawaran/permintaannya lebih
> transparan. Kalau harga
> > jagung kelihatan mau naik, mungkin bisa rencana
> untuk panen berikut,
> jangan
> > nanem kedelai yang kelihatan lebih kurang
> permintaanya..misalnya.
> Kira-kira
> > petani kita cukup flexible nggak ya?
> > >
> > > sebagai perkenalan, nama saya Danial Irfachsyad,
> kerjaan saya peneliti
> di
> > BPPT sedang cuti untuk melanjutkan kuliah di
> bidang kimia komputasi.
> > >
> > >
> > >
> > > bye
> > >
> > > On Wed, 20 Dec 2000 00:11:31 +0700 helmi yusuf
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > >hallo
> > > >
> > > >saya sangat tertarik dengan adanya milis ini
> yang bisa menambah wawasan
> > saya terhadap lingkungan hidup. saya bekerja di
> salah satu pers.
> agrobusines
> > di kediri.
> > > >akhir-akhir ini saya membaca buku pertanian
> masa depan yang enak
> dibaca.
> > yang mana buku ini menggambarkan tentang
> pembangunan pertanian yang ramah
> > akan lingkungan dan petani tidak terbius oleh
> faktor produksi yang mana
> > dikuasai oleh persh. multinasional. seperti
> pestisida dan pupuk.
> > > >
> > > >konsep ini saya sangat setuju sekali karena
> sekarang petani kita memang
> > kecanduan akan pupuk, pestisida, benih (terjajah)
> tapi tidak sadar, dimana
> > petani akan bisa mandiri karena bisa bikin pupuk
> sendiri, benih lokal,
> dll.
> > > >
> > > >oh iya mungkin rekan-rekan punya tanggapan
> tentang pertanian
> > berkelanjuatan ?
> > > >
> > > >salam dari kediri
>
=== message truncated ===
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Shopping - Thousands of Stores. Millions of Products.
http://shopping.yahoo.com/
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]