Redaksi YTH.,

Bagaimana Selayaknya Revitalisasi SD dan MI
Kepada Redaksi Kompas diucapkan banyak terima kasih atas dimuatnya tulisan ini; 
tulisan ini mempertanyakan sampai sejauh mana tekad kita untuk berbuat sesuatu 
sebagaimana layaknya (what should be done), kalau dalam revitalisasi gedung SD dan MI 
(Madrasyah Ibtidaiyah) di Indonesia khususnya di Kawasan Timur adalah Doktor dalam 
bidang pertanian yang dilakukan secara tidak transparan. Pertanyaannya apakah kita 
kekurangan ahli di bidang Evaluasi Pasca Huni (Post Occupancy Evaluation)?.  Sehingga 
terkesan tak adalah artinya The Right Man on The Right Place yang selalu 
digembar-gemborkan. Dilain pihak, upaya revitalisasi Lingkungan Phisik gedung SD dan 
MI tersebut dapatlah dipastikan tidak dapat menjawab permasalahan-permasalahan yang 
ada karena dilakukan tidak sesuai dengan kaidah-kaidah dan metode keilmuan yang tepat 
terakibat tidak tepatnya pelaku revitalisasi tersebut. Pertanyaan ini dilontarkan 
kepada Pemerintah Cq. Dirjen Cipta Karya dengan maksud agar revitalisasi tersebut 
bukanlah sesuatu yang asal jadi dengan menghabiskan Dana JPS yang tidak sedikit. 
Selain itu harapan terciptanya suatu lingkungan phisik (built Environment) yang baik 
dan benar sebagai tempat belajar bagi para siswa-siswi  SD dan MI generasi penerus 
bangsa menjadi semakin tidak terwujud, betapa merugikannya.

Johnny Anwar
Makassar 90141
Terkirim tanggal 17 December 1999

Kirim email ke