Daftar berita terlampir:
* Aksi Damai Peringati Hari Bumi di Semarang (2001-04-24)
* Bumi Perlu 'Diruwat' Lagi? (2001-04-24)

TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
http://www.terranet.or.id
================================================================



Aksi Damai Peringati Hari Bumi di Semarang
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0104/24/daerah/aksi19.htm
Kendati biaya operasional pengelolaan sampah di jalan-jalan utama di Kota Semarang 
sudah tidak ditanggung lagi oleh pemerintah kota, namun setiap tahun Pemerintah Kota 
Semarang tetap saja harus menalangi Rp 1 milyar untuk mengelola sampah. Padahal, 
pemasukan yang diperoleh dari retribusi sampah tetap tidak meningkat, yaitu hanya Rp 3 
milyar setiap tahun. 

Pernyataan itu diungkapkan oleh Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip saat menerima 
puluhan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro di Gedung Balaikota Semarang, 
Senin (23/4). Para mahasiswa tersebut menggelar aksi damai untuk memperingati Hari 
Bumi 22 April 2001. 
(Kompas, 2001-04-24)



Bumi Perlu 'Diruwat' Lagi?
http://www.surabayapost.co.id/01/04/23/04BAWAH.HTML
Kesenian dan lingkungan, sesungguhnya bukan dua hal yang terpisahkan. Banyak karya 
seni muncul berangkat dari gagasan peduli lingkungan. Kesenian bukan berada di posisi 
sebagai wahana untuk kampanye lingkungan, namun pada sisi yang lain justru isu 
lingkungan hidup yang dapat ditunggangi oleh kepentingan kesenian. Kolaborasi antara 
seniman dan aktivis lingkungan, sesungguhnya merupakan potensi yang dahsyat. Dan 
seniman, sebetulnya sudah lama menjadikan isu lingkungan sebagai semangat keseniannya. 

Sardono W. Kusumo, tahun 1978 sudah melahirkan karya Meta Ekologi, yang mengusung 
lumpur menjadi sawah buatan di halaman TIM. Seniman yang sama juga pernah memunculkan 
karya Hutan Plastik. Bahkan Sardono banyak menyerap nilai-nilai tradisi masyarakat 
adat yang menjiwai karya-karya seninya. Penjiwaan terhadap lingkungan hidup, bagi 
seorang Sardono, justru lebih dalam dibanding aktivis lingkungan sendiri. 
(Surabaya Post, 2001-04-24)




---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]

Kirim email ke