Daftar berita terlampir: * Meneg LH: Penolakan PK Tidak Masuk Akal (2001-04-27) * Kembalikan Bali sebagai Penghasil Beras Andal (2001-04-26) * Perlu Kesepakatan untuk Cegah Kepunahan Penyu (2001-04-26) * Kelompok Pencinta Alam Diminta Galang Kekuatan (2001-04-26) * Mama Yosepha Terima Goldman Environmental Prize (2001-04-25) * Lima Peneliti Muda Raih Man and Biosphere 2000 (2001-04-25) * Duta UNEP Tinjau Perlindungan Lingkungan Indonesia (2001-04-25) TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan http://www.terranet.or.id ================================================================ Meneg LH: Penolakan PK Tidak Masuk Akal http://www.republika.co.id/cetak_detail.asp?id=26025&kat_id=13 Penolakan Protokol Kyoto (PK) oleh Amerika Serikat kini mengimbas ke Indonesia. Meneg LH Dr A Sonny Keraf Rabu malam di Jakarta secara khusus mengundang wartawan untuk menyampaikan kekecewaannya kepada AS. Menurut Sonny, penolakan AS terhadap PK sangat tidak masuk akal. ''Presiden Bush tidak peka terhadap dampak pemanasan global seperti banjir yang kini melanda pelbagai penjuru dunia,'' tegas Sonny. Banjir, tanah lngsor, kekeringan, kekurangan pangan dan air bersih adalah fenomena alam yang sangat mengerikan akibat meningkatnya suhu bumi. Sementara AS adalah negara pemakai energi fosil terbesar di dunia. Kontribusinya sebagai emitter gas rumah kaca global mencapai 35 persen. (Republika, 2001-04-27) Kembalikan Bali sebagai Penghasil Beras Andal http://www.kompas.com/kompas-cetak/0104/26/daerah/kemb19.htm Citra Bali sebagai penghasil beras yang andal untuk wilayah timur Indonesia harus dibangkitkan kembali. Sepuluh tahun lalu Bali menduduki peringkat enam dalam pengadaan pangan nasional, sekarang merosot ke peringkat 11 dari 14 daerah pengadaan pangan nasional. Untuk meningkatkan produksi tersebut, dibutuhkan kebijakan yang konsisten dari pemerintah pusat dan daerah. Demikian dikemukakan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Widjanarko Puspoyo, usai acara panen raya Subak Tembuku, Desa Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, Senin (23/4). Pada panen raya tersebut Subak Tembuku memberikan laporan tentang peningkatan produktivitas sekitar 30 persen setelah menggunakan pupuk Phonska, produk baru dari Petrokimia Gresik. (Kompas, 2001-04-26) Perlu Kesepakatan untuk Cegah Kepunahan Penyu http://www.kompas.com/kompas-cetak/0104/26/iptek/perl10.htm Secara nasional (maupun internasional) penyu laut merupakan spesies langka yang perlu dilindungi keberadaannya. Masalahnya, kebijakan setiap kabupaten di Indonesia tentang hal ini tidak sama. Ada yang memperbolehkan menangkap penyu, ada yang melarangnya. Oleh karena itu, diusulkan agar setiap kabupaten yang mempunyai pesisir membuat peraturan daerah (perda) yang melarang penangkapan penyu, dengan hukuman yang lebih keras daripada yang tertera dalam undang-undang. "Kami di sini mengembangbiakkan penyu, tetapi tak ada gunanya bila nelayan Sulawesi atau Bali menangkapi penyu kemudian mengambil dagingnya untuk sate. Hentikan pembantaian penyu di Bali, kasihan nasib lambang Kabupaten Berau yang kebetulan bergambar penyu," demikian Wakil Bupati Berau Makmur, usai membuka lokakarya "Pengelolaan dan Pemanfaatan Penyu Berkelanjutan" di Tanjung Redeb, Kalimantan Timur, Rabu (25/4). (Kompas, 2001-04-26) Kelompok Pencinta Alam Diminta Galang Kekuatan http://www.suaramerdeka.com/harian/0104/26/dar5.htm Ketua Kelompok Pencinta Alam (Kepel) Batang Tovan menegaskan, sekarang dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih berperan aktif dalam persoalan lingkungan. Karena itu, kelompok pencinta alam diharapkan bersatu menggalang kekuatan yang lebih besar. Yang tidak kalah penting dapat mengubah paradigma, pencinta alam bukan hanya melakukan kegiatan out door, melainkan juga lebih memfokuskan ke dalam perjuangan lingkungan. (Suara Merdeka, 2001-04-26) Mama Yosepha Terima Goldman Environmental Prize http://www.kompas.com/kompas-cetak/0104/25/iptek/mama10.htm Yosepha Alomang (perempuan asal Irian Jaya berusia 48 tahun) yang tahun 1999 lalu menerima Yap Thiam Hien Award, pekan ini kembali menerima penghargaan, yakni Goldman Environmental Prize. Ia merupakan salah satu dari delapan "pahlawan lingkungan" tingkat dunia yang menerima penghargaan itu. Penghargaan-yang sudah berlangsung sejak 12 tahun- itu diberikan di sebuah upacara di San Francisco hari Senin (23/4); diberikan dalam enam kategori geografis, termasuk hadiah uang 125.000 dollar AS. (Kompas, 2001-04-25) Lima Peneliti Muda Raih Man and Biosphere 2000 http://www.republika.co.id/cetak_detail.asp?id=25772&kat_id=13 Lima peneliti muda kemarin menerima penghargaan piagam Man and Biosphere (MAB) 2000 dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Unesco Jakarta. Mereka berhak mendapat penghargaan tersebut atas aktivitasnya yang berguna bagai kehidupan manusia dan lingkungan. Kelima peneliti muda tersebut masing-masiang adalah Dr Ir Damayanti Buchori, peneliti di jurusan HPT Fakultas Pertanian IPB, Herry Yogaswara, peneliti di Pusat Kependudukan dan Ketenagakerjaan LIPI, Robert Aritonang, aktivis LSM Warung Informasi Konservasi, Jambi, Ir Sadirun, dosen Universitas Haluoleo, dan Saur Marlina Manurung, aktivis LSM Warung Informasi Konservasi, Jambi. (Republika, 2001-04-25) Duta UNEP Tinjau Perlindungan Lingkungan Indonesia http://www.republika.co.id/cetak_detail.asp?id=25758&kat_id=13 Duta Keliling United Nations Environment Programme (UNEP), Tokiko Kato, berada di Jakarta sejak 22 April hingga 26 April. Kunjungan ini membawa misi dan meninjau perlindungan lingkungan hidup di Indonesia. Kato, yang akrab dipanggil Otoki-san, mengunjungi beberapa lokasi yang terkait dengan kegiatan perlindungan lingkungan hidup. Yakni, Taman Nasional Gunung Harimung, Biodiversity Conservation Project (BCP) di Cikaniki (23/4), Desa Ciputei Cisarua (24/4), Gunung Pancal (lokasi kegiatan LSM Garuda Nusantara yang dipimpin Ully Sigar Rusady) pada 25 April. (Republika, 2001-04-25) --------------------------------------------------------------------- Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
