Daftar berita terlampir: * Nabiel Prioritaskan soal Hutan * Penghijauan dan Asap Kendaraan * Meneg LH: Masyarakat Harus Punya Informasi Kuat tentang Lingkungan * Penegakan Hukum Mesti Diprioritaskan, Permintaan Kalangan LSM pada Menneg LH * Mayoritas RS Tak Punya Pengolahan Limbah * Bapedalda Lampung Minta Perhatian Menneg LH * Pencemar Air Sumur, Diancam Rp 10 Miliar * Sujudi Urus JPKM, Nabiel Tangani LH Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di http://www.terranet.or.id/terramilis.php http://www.terranet.or.id/berita.php TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan http://www.terranet.or.id ================================================================ Nabiel Prioritaskan soal Hutan http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1638 Pemegang HPH Lebih Mudah Dikontrol Menteri Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH), Nabiel Makarim, akan menjadikan penuntasan masalah penebangan hutan sebagai salah satu prioritas jangka pendek dan akan terus dilaksanakannya hingga berakhir masa tugas di tahun 2004. ``Dalam jangka pendek, penebangan hutan skala besar yang kini sedang berlangsung tak terkendali serta potensi kebakaran hutan perlu mendapat perhatian seutuhnya,`` katanya saat serah terima jabatan dari Menneg LH yang lama di Jakarta, Selasa. (Media Indonesia, 2001-08-15) Penghijauan dan Asap Kendaraan http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1639 MENJELANG pukul 04.00 WIB, sebuah sedan buatan Jepang melaju kencang di Jalan Jenderal Sudirman. Tepat di depan kantor Bank Danamon, kendaraan terlihat oleng, dan bruuukk.... Sedan itu menabrak pohon Mahoni yang ditanam sebagai pembatas tepi jalan. Sedan itu ringsek, pohon mahoninya tumbang, dan pengemudinya yang ternyata mabuk itu pun menderita luka-luka. "Bila pemuda itu ingin mengambil bangkai sedannya yang ringsek, pihak kepolisian biasanya minta persetujuan Dinas Pertamanan DKI. Tanpa adanya penggantian atas pohon yang tumbang, mobilnya biasanya tak diberikan," kata Dwi Bintarto, Kasi Perancangan Taman Bangunan Umum dan Jalur Hijau Dinas Pertamanan dan Keindahan Kota (DPKK) DKI kepada Media. (Media Indonesia, 2001-08-15) Meneg LH: Masyarakat Harus Punya Informasi Kuat tentang Lingkungan http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1641 Menteri Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH) Nabiel Makarim MPA MSM menyatakan masyarakat Indonesia harus mendapat informasi kuat mengenai persoalan lingkungan hidup di sekitarnya. Mereka harus tahu apa yang sesungguhnya terjadi. Sehingga segala persoalan lingkungan pada akhirnya bisa diatasi dengan baik. "Di masa depan yang saya bayangkan adalah terbentuknya suatu masyarakat yang punya kesadaran, keberdayaan dan punya informasi yang kuat sehingga bisa berperan secara efektif untuk kepentingan umum," ungkap Nabiel dalam acara serah terima jabatan Menneg LH di Jakarta, kemarin. (Republika, 2001-08-15) Penegakan Hukum Mesti Diprioritaskan, Permintaan Kalangan LSM pada Menneg LH http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1631 Kalangan lembaga swadaya masyarakat (LSM) meminta Menteri Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH) memprioritaskan masalah penegakan hukum di bidang lingkungan. Emmy Hafild, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) mengatakan, Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala Bapedal yang baru terpilih, Nabiel Makarim, hendaknya tidak menerapkan sistem mekanisme pasar dalam penerapan kebijakannya. (Media Indonesia, 2001-08-13) Mayoritas RS Tak Punya Pengolahan Limbah http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1626 Sebagian besar rumah sakit dan poliklinik di Malang tidak memiliki instalasi pengolahan limbah (Ipal) sendiri. Dari 75 rumah sakit dan poliklinik, hanya 35 di antaranya mengirim limbah untuk diolah di Ipal milik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Selebihnya diperkirakan ada yang memiliki Ipal sendiri, namun ada pula yang membuang limbahnya sembarangan. Direktur RSSA dr Aman Ardjito Endarso, Jumat (10/8) mengungkapkan, sebenarnya sudah terdapat surat keputusan (SK) Wali Kota Malang yang mengharuskan rumah sakit yang tidak memiliki Ipal mengirimkan limbahnya ke RSSA. "SK itu sudah kita tandatangani lama. Tetapi sampai kini hanya tercatat 35 rumah sakit dan poliklinik yang mengirim limbahnya kepada kita untuk diolah. Selebihnya ada yang punya Ipal sendiri, tetapi bisa juga banyak yang tidak punya," katanya. (Kompas, 2001-08-11) Bapedalda Lampung Minta Perhatian Menneg LH http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1632 Kerusakan hutan yang kini menjadi masalah besar bagi daerah Lampung, perlu mendapat perhatian serius Menteri Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH) yang baru, kata Kepala Bapedalda Lampung Rachmat Abdullah. Harapan itu dikemukakan Rachmat di Bandar Lampung, kemarin menanggapi terpilihnya Nabiel Makarim, MA MSM selaku Menneg LH dalam Kabinet Gotong Royong masa Presiden Megawati Soekarnoputri. (Media Indonesia, 2001-08-11) Pencemar Air Sumur, Diancam Rp 10 Miliar http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1634 UD Kurnia, sebuah perusahaan di Cibubur yang membeli limbah dari PT Indolisak, bisa terancam denda Rp 10 miliar atau hukuman penjara lima tahun bagi pemiliknya jika hasil pemeriksaan polisi, Bappedal, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait menunjukkan bukti-bukti bahwa limbah pabrik itu yang mencemari air sumur warga RT 04/01 Kelurahan Munjul, Jakarta Timur. Pernyataan itu disampaikan oleh Kakorserse Polri Irjen Engkesman R Hillep yang didampingi Wakaba Humas Polri Kombes Edward Aritonang, kepada Media, kemarin. (Media Indonesia, 2001-08-11) Sujudi Urus JPKM, Nabiel Tangani LH http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1636 Menkes dan Kessos Achmad Sujudi yang diangkat kembali sebagai Menkes oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, menyatakan akan melanjutkan program JPKM menjadi undang-undang. Sedangkan Men-LH Nabiel Makarim memprioritaskan masalah kebakaran hutan. ``Jika JPKM telah menjadi UU, maka setiap warga negara wajib menjadi peserta JPKM atau sejenis asuransi kesehatan, sehingga terpenuhi pembiayaan pelayanan kesehatan,`` katanya di ruang kerjanya usai pengumuman susunan Kabinet Gotong Royong. (Media Indonesia, 2001-08-10) --------------------------------------------------------------------- Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
