````````````````````````` [EMAIL PROTECTED] A r t i k e l Lepas ^*^*^*^*^*^*^*^
Salam damai sejahtera, Para pembaca yang budiman, rupanya masih ada saja pihak-pihak yang tidak menginginkan kedamaian di Ambon. Hari Rabu, tanggal 19 Desember 2001, pukul 06.25 WIT, sebuah Spied Boat milik warga Kristen. Dari arah Galala menuju Benteng persis pada posisi ruko Batu Merah dikepung oleh beberapa spied Boat milik Muslim, kemudian Spied Boat milik warga Kristen di Bom dan penumpangnya (warga Kristen). Dari sebelas (11) penumpang dan ABK, sembilan meninggal ditempat, satu luka dalam keadaan kritis (lalu meninggal) dan satu anak kecil usia 11 tahun selamat. Korban yang meninggal : 1. Pola Picasouw 2. Itong Verhagen 3. Ny. An Matita 4. Ny. Oya Manuputy 5. Ny. In Rumaleiselang 6. Roy Yohannes 7. Robertina Reawaru 8. Sara Sampe 9. I. Toha 10. Yongky Sahusiwa Selamat dari serangan: 1. Steven Agustinus Pada pukul 09.45 WIT: ````````````````````````````` Ketua sinode GPM melakukan aksi Protes bersama beberapa Pendeta dan anggota badan pekerja Sinode GPM, melakukan aksi protes dengan cara duduk di bawah tiang bendera kantor Gubenur Maluku sampai pukul 11.30 dan kemudian Gubenur beserta Staff penguasa darurat sipil Maluku turun untuk untuk menjemput ketua Sinode GPM. Dan saat ketemu ketua GPM, Pimpinan Sinode dan tokoh masyarakat Kristen telah meminta Interfensi Internasional di Maluku, karena Negara dianggap sudah tidak mampu lagi untuk melindungi umat Kristen di Maluku. Kemarin sore (Selasa, 18/12) Pukul 17.00-18.00 WIT ditemukan 4 buah bom di kapal Iramuar yg biasanya mengangkut warga Kristen dari Dermaga gudang arang Ambon nenuju Maluku Tenggara. Informasi tambahan, di Maluku cukup rawan dan ada isu bawah warga Kristen tidak bisa merayakan Hari Natal. Untuk itu, mari kita tetap berdoa untuk kedamaian dan ketenangan di Ambon. Salam dan doa, Eskol Net
