~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Layanan Informasi Aktual
     [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~

Awas, 3 Pembangkit Listrik PLN Diancam Diledakkan Sabtu!
Reporter : Anita Hendranugraha
======================
detikcom - Jakarta, Pasca ledakan bom Bali, serangan sejenis masih
mengancam. Sebanyak 3 pembangkit listrik PLN yang mengaliri listrik
Jawa-Bali, diancam bom. Pengancam mengaku akan meledakkan pembangkit listrik
PLN pada Sabtu (19/10/2002).

Pembangkit listrik PLN yang jadi korban adalah PLTU Suralaya dengan
kapasitas 3400 Megawatt (MW), PLTA Saguling berkapasitas 898 MW, dan PLTGU
Tanjung Priok dengan kapasitas 1300 MW.

Informasi ini didapatkan dari sumber detikcom di PLN, Jumat (18/10/2002).
Sumber itu mendapatkan informasi ini dari Badan Intelijen Negara (BIN).
"Kalau (pemboman) ini terjadi, Indonesia bisa bahaya karena 3 pembangkit
listrik itu dihubungkan dnegan jaringan interkoneksi. Sehingga apabila salah
satu pembangkit itu terkena bom, maka yang lain akan sulit mengcover
kebutuhan listrik," kata sumber itu.

Ketiga jaringan itu memiliki arti yang sangat penting bagi sistem jaringan
listrik Jawa Bali. "Jumlahnya mencapai sepertiga dari kebutuhan listrik di
Jawa-Bali. Jadi kalau kena akan ada ancaman pemadaman separo Jawa," sambung
sumber itu.
Dan karena ancaman itu, PLN meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan di 3
lokasi pembangkit tersebut. Pengamanan juga dilakukan PLN di pembangkit
listrik lainnya.

Sekadar diketahui, Menko Polkam SB Yudhoyono pada Senin lalu (14/10/2002)
telah mengeluarkan sinyalemen bahwa objek-objek vital dan pusat energi
menjadi sasaran terorisme selanjutnya. Untuk membahal hal ini bahkan
pemerintah telah melakukan rapat koordinasi di kantor Menteri Energi dan
Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (15/10/2002).(nrl)
http://www.detik.com/peristiwa/2002/10/18/20021018-114529.shtml




Kirim email ke