~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Layanan Informasi Aktual
     [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 
"The service of freedom is deathless service"
````````````````````````````````````````````````````````````````
 
Judul ini sebenarnya diambil dari istilah yang dipakai oleh Ir Soekarno dalam pidato pertanggungjawabannya di Sidang Umum MPRS tahun 1966, yang terkenal dengan judul NAWAKSARA. Waktu itu Bung Karno berkata: Badan manusia bisa hancur, badan manusia bisa dimasukkan di dalam kerangkeng, badan manusia bisa dimasukkan ke dalam penjara, badan manusia bisa dibuang ke tanah pengasingan yang jauh dari tempat kelahirannya, tetapi ia punya "service of freedom" tidak bisa ditembak mati, tidak bisa dikerangkeng, tidak bisa dibuang di tempat pengasingan.
 
Soekarno mengatakan pula bahwa ia telah hampir 40 tahun mengabdikan dirinya untuk "service of freedom." Memang 'service of freedom' ini is "a deathless servive."
 
Pengungkapan cerita di atas sekedar gambaran bagi kita suatu "service of freedom" yang telah berlangsung selama berabad-abad, bahkan berjuta-juta tahun yang lalu. Siapakah yang telah melakukan sangat banyak pembebasan sepanjang sejarah manusia? Mari kita lihat contoh ungkapan-ungkapan berikut ini:
 
"Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya" (Maz: 130:8)
 
"Tuhan membebaskan orang-orang yang terkurung.." (Maz: 146: 7)
 
"Sebab Tuhan telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya." (Yer: 31: 11)
 
"Roh Tuhan ada pada-Ku (Yesus), oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan PEMBEBASAN kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk MEMBEBASKAN orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
 
Pembebasan oleh Tuhan bagi bangsa Israel dahulu (Perjanjian Lama) tidak sekedar sebuah sejarah pembebasan, akan tetapi pembebasan itu terus-menerus memiliki makna dalam perjuangan pembebasan manusia masa kini dari segala bentuk penjajahan, penindasan, dan perbudakan. Umat Tuhan dimerdekakan, dan makna yang terkandung dari proses pemerdekaan itu sangat bernilai sampai sekarang ini. Pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di tanah Mesir kita bisa menemukan, misalnya, bagaimana pergumulan hidup para pemimpin umat Tuhan waktu itu, bagaimana kesetiaan Tuhan terhadap umatNya, dan bagimana janji Tuhan bagi umatNya.
 
Sekitar 2002 tahun lalu, "the service of freedom" telah hadir di dunia yang penuh dengan tawanan keberdosaan. Yesus Kristus, dengan kuasaNya yang ajaib dan kasihNya yang tak terselami, telah datang ke dalam dunia untuk memerdekakan mereka yang tertindas, yang terkungkung oleh dosa.
 
Pengorbanan Kristus nyata dari dulu, kini, dan selama-lamanya. PengorbananNya bagi kemerdekaan umat manusia "is deathless service." Meskipun Ia lahir di kandang domba yang hina, lalu Ia dibenci oleh manusia, Ia dihina, dicaci maki, Ia dipukul, diludahi, hingga mati disalibkan, akan tetapi DIA telah membawa "the service of freedom" yang merupakan "the deathless service." Kebangkitan-Nya telah mengalahkan bisa dari maut. Kebangkitan-Nya telah membawa kuasa penuh dari Allah untuk memerdekakan manusia hingga saat ini dan masa yang akan datang. Kasih-Nya tidak akan pernah berhenti. Pelayanan-Nya "is deathless service."  Sudahkah Anda menerima anugerah kasih dan pemerdekaan-Nya secara pribadi dalam hati?
 
(A. Simanjuntak)

Kirim email ke