*\/**\/**\/**\/**\/**\/*
S E L A M A T
HARI NATAL 1998
DAN
TAHUN BARU 1999
*+**+**+**+**+**+*
***Perempuan Jadi Presiden, Mengapa tidak?
***Instruksi Habibie
Selidiki Keterlibatan Prabowo Subianto
***Prabowo Mendapat Status Warga Negara Jordania
***Pengembang Minta Segera Berlakukan Harga Baru
***Bali Rusak, karena Pejabat Daerah tak Berani ''Nentang''
***Gara-gara Oknum ABRI Tarik Mukena:
Aceh Utara Rusuh; Tujuh Kantor Dirusak
***Sultan: Manuver Itu Tanggung Jawab Gus Dur
***Kesehatan Gratis bagi Pekerja Pabrik
***Amien Bangga Jadi Musuh Soeharto
Dialog Nasional Dianggap Sensasi
***Peringati Natal dan Tahun Baru Secara Sederhana
***Pendidik Bersalah atas Kemelut Bangsa
***Asia, manfaatkanlah euro!
Edisi: Selasa, 22 Desember 1998
Sari Berita Harian Pagi Indonesia
-----------------------------------
Harian Kompas:
Perempuan Jadi Presiden, Mengapa tidak?
"PRESIDEN Indonesia seorang perempuan? Mengapa tidak? Banyak 'kan sekarang
perempuan yang menjadi pemimpin. Mungkin justru keadaan bisa menjadi lebih
baik," tutur seorang perempuan pensiunan yang aktif di sebuah organisasi
sosial. "Ya, saya setuju kalau Presiden Indonesia seorang perempuan. Harkat
martabat perempuan akan bisa lebih diangkat," ungkap seorang ibu rumah
tangga.
--------------
Selengkapnya:
http://kompas.com/kompas-cetak/9812/22/UTAMA/pere01.htm
Harian Kompas:
Instruksi Habibie
Selidiki Keterlibatan Prabowo Subianto
Jakarta, Kompas
Presiden BJ Habibie menginstruksikan agar segera diselesaikan proses
penyidikan terhadap anggota Komando Pasukan Khusus TNI AD (Kopassus) yang
diduga terlibat penculikan para aktivis, guna mengetahui sejauh mana
keterlibatan Letjen TNI (Purnawirawan) Prabowo Subianto dalam kasus itu.
Selain itu, Presiden juga minta agar segera diselesaikan proses peradilan
peristiwa Trisakti agar dapat diwujudkan kepastian hukum
-----------------
http://kompas.com/kompas-cetak/9812/22/UTAMA/data14.htm.
Harian Kompas:
Prabowo Mendapat Status Warga Negara Jordania
Jakarta, Kompas
Pemerintah Jordania secara resmi memutuskan menganugerahkan status
kewarganegaraan kepada mantan Panglima Komando Cadangan Strategis AD
(Pangkostrad) Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto Kusumo, melalui sebuah
Dekrit Raja (Royal Decree). Pemberitaan tentang penganugerahan status warga
negara itu dimuat di harian Jordania Al-Ra'i yang terbit di Amman, ibu kota
Jordania, tanggal 12 Desember 1998. Berita itu sendiri baru diterima
Kompas, Senin (21/12) malam.
----------------
Selengkapnya:
http://kompas.com/kompas-cetak/9812/22/NASIONAL/pra06.htm
Harian Banjarmasin Post:
Pengembang Minta Segera Berlakukan Harga Baru
BANJARMASIN- Kalangan pengembang perumahan sederhana dan sangat sederhana
(RS/RSS) di Kalsel merasa kewalahan membangun rumah dengan harga jual yang
berlaku sekarang mengingat harga bahan bangunan yang melonjak tajam 50
persen lebih, sehingga mereka meminta pemerintah untuk segera menaikkan
harga.
------------------
Selengkapnya:
http://www.indomedia.com/bpost/9812/22/index.htm
Harian Bali Post:
Bali Rusak, karena Pejabat Daerah tak Berani ''Nentang''
Denpasar (Bali Post) -
Lemahnya penegakan hukum dan rapuhnya birokrasi menyebabkan
ketidak-konsistenan pelaksanaan aturan menyangkut kawasan wisata. Bahkan,
pejabat daerah tak berdaya menghadapi tekanan pejabat Pusat. Itu terungkap
pada diskusi panel kawasan pariwisata dalam perspektif pembangunan Bali
berkelanjutan, Senin (21/12) kemarin di DPRD Bali. Pada diskusi itu pembawa
makalah Prof. Dr. dr. K Sukardika, Dr. Ir. Pitana, M.Sc., dan Ir. N.
Gelebet.
------------------
Selengkapnya:
http://www.balipost.co.id/balipostcetak/1998/12/22/bali1.htm
Harian waspada:
Gara-gara Oknum ABRI Tarik Mukena:
Aceh Utara Rusuh; Tujuh Kantor Dirusak
LHOKSEUMAWE (Waspada): Tujuh bangunan kantor milik pemerintah rusak berat,
empat anggota ABRI dan tiga warga sipil mengalami cedera parah akibat
kerusuhan massa yang melanda Lhokseumawe dan sekitarnya Senin (21/12) dini
hari.
----------------
Selengkapnya:
http://www.waspada.com/
Harian Bernas:
Sultan: Manuver Itu Tanggung Jawab Gus Dur
Yogya, Bernas
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan, manuver pertemuan
Ketua Umum PB NU KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan Presiden BJ Habibie
dan mantan Presiden Soeharto, sama sekali tidak ada hubungannya dengan
pertemuan tokoh Ciganjur. Sebab, yang dilakukan Gus Dur merupakan hak
pribadi Gus Dur. Manuver itu, kata Sri Sultan juga menjadi tanggung jawab
Gus Dur.
----------------
Selengkapnya:
http://www.indomedia.com/bernas/
Harian Sriwijaya Post:
Kesehatan Gratis bagi Pekerja Pabrik
Palembang, Sriwijaya
Sekitar 25 ribu pekerja pabrik dan anggota keluarganya yang berdomisili di
Kotamadya Palembang dapat menikmati pelayanan dari puskesmas secara gratis.
Caranya cukup membayar premi asuransi Rp 1.000 per bulan, para pekerja ini
akan dilayani di 17 puskesmas yang tersebar di 8 kecamatan yang ada di
Kotamadya Palembang.
-----------------
Selengkapnya:
http://www.indomedia.com/sripo/
Harian Jawa Pos:
Amien Bangga Jadi Musuh Soeharto
Dialog Nasional Dianggap Sensasi
Yogyakarta, JP.-
Ditolak ikut dalam dialog nasional yang digagas KH Abdurrahman Wahid, Ketua
DPP PAN (Partai Amanat Nasional) Dr H M. Amien Rais malah mengaku bangga
dan bersyukur. ��Soeharto merengek pun, saya tidak akan mau. Kecuali ia
sudah bertobat,�� kata Amien kepada Jawa Pos kemarin.
-----------------
Selengkapnya:
http://www.jawapos.co.id/22des/de22de1.htm
Harian Pikiran Rakyat:
Peringati Natal dan Tahun Baru Secara Sederhana
CIAMIS, (PR).-
Para pengusaha hotel dan restoran di daerah objek wisata Pangandaran,
Kabupaten Ciamis diminta dalam memeriahkan hari Natal dan tahun baru 1999
dapat menyesuaikan dengan kondisi bulan Ramadhan. Tidak menyelenggarakan
hura-hura hiburan yang bertentangan dangan kondisi umat Islam yang sedang
melaksanakan ibadah puasa.
---------------
Selengkapnya:
http://www.pikiran-rakyat.com/
Harian Suara Merdeka:
Pendidik Bersalah atas Kemelut Bangsa
SEMARANG - Kalangan pendidik, khususnya guru, juga bersalah atas terjadinya
kemelut bangsa. Berbagai peristiwa kekerasan dan kerusuhan yang makin
membuat bangsa ini terpuruk ke dalam krisis berkepanjangan, sebagian
menjadi tanggung jawab pendidik.
----------------
Selengkapnya:
http://www.suaramerdeka.com/harian/9812/21/nas11.htm
Harian Media Indonesia:
Elite Politik Jangan Buat Kontroversi
JAKARTA (Media): Ketua Komisi I DPR RI Hj. Aisyah Aminy mengharapkan agar
tokoh masyarakat dalam mengeluarkan pernyataan kepada pers hendaknya jangan
sampai menimbulkan kontroversi yang dapat menimbulkan kebingungan di
masyarakat.
---------------
Selengkapnya:
http://www.mediaindo.co.id/
Harian Republika:
Soal Kerusuhan 13-14 Mei, Tidak Ada Perkosaan Massal dan Sistematis
JAKARTA -- Kerusuhan 13-14 Mei diisukan, terutama di luar negeri, terjadi
pemerkosaan secara sistematis dan massal. Tapi, berdasarkan analisis hasil
temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF), menurut Mensesneg Akbar Tanjung,
tidak diperoleh indikasi tersebut.
---------------
Selengkapnya:
http://www.republika.co.id/9812/22/1090.htm
Harian Bisnis Indonesia:
Asia, manfaatkanlah euro!
Menjelang pemberlakuan euro pada awal 1999, Perdana Menteri Inggris Tony
Blair menulis pandangannya mengenai Mata Uang Tunggal Eropa itu. Kedutaan
Besar Inggris di Jakarta memberikan hak eksklusif artikel tersebut kepada
Bisnis Indonesia.
LONDON: Inggris merupakan tempat terbaik bagi pengusaha Asia yang berniat
membidik keuntungan dari pemberlakuan Mata Uang Tunggal Eropa pada 1
Januari 1999.
----------------
Selengkapnya:
http://www.bisnis.com/
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
BII Cab. Pemuda Surabaya, a.n. Robby (FKKS-FKKI) Acc.No. 2.002.06027.2
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
[Eskol-Net]- Sari Berita Harian Pagi Indonesia, 22/Des/98
Buletin Elektronik Eskol-Net Tue, 22 Dec 1998 16:37:22 -0500
