"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""

Pendaftaran Pemilu Dimulai: Mentri Rame-rame
Kampanye; Belawan Rusuh; BACA HARI INI!
"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Sari Berita: Senin, 5 April 1999
-------------------------------
Silakan Mendaftar!
===============
Jakarta, Kompas
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rudini mempersilakan para calon pemilih
untuk mendaftarkan diri mulai hari Senin (5/4) ini secara aktif, tulus dan
bergairah. Rudini menegaskan bahwa kegiatan pendaftaran ini memiliki makna
politik penting dan strategis, karena berkaitan dengan penggunaan hak
memilih dan dipilih.
Kepada para pembantu rumah tangga, pekerja kantor, dan pekerja musiman,
Rudini pada pidato di radio dan televisi hari Minggu (4/4) malam kembali
mengimbau untuk tidak perlu pulang kampung. Mereka cukup mendaftar di
tempat tinggalnya sekarang
Selengkapnya:
http://kompas.com/kompas-cetak/9904/05/UTAMA/sila01.htm


Akhirnya Menteri Boleh Kampanye
=========================
PADANG (Media): Kontroversi mengenai boleh tidaknya menteri berkampanye
hari Sabtu lalu dijawab oleh Menteri Sekretaris Negara Akbar Tandjung.
Akbar menyatakan, sejauh yang diketahuinya Presiden BJ Habibie akan memberi
izin kepada para menteri yang ditugaskan oleh partainya untuk berkampanye
pada pemilu mendatang.
Selengkapnya:
http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/04/05/POL04.html



Belawan Kembali Dilanda Kerusuhan. Dua Rumah Hancur Diamuk Massa
==================================================
MEDAN (Media): Belawan, kawasan pelabuhan di Medan, kembali dilanda
kerusuhan, akhir pekan lalu. Satu orang luka kritis kena klewang, dua rumah
porak-poranda dirusak massa. Namun kerusuhan tidak membesar karena aparat
keamanan cepat mengantisipasinya.
Peristiwa ini bermula dari ulah seorang warga Belawan Lama, D (23), tanpa
sebab membacok seorang warga Gudang Arang, Zulkifli (31), mengakibatkan
Zulkifli sekarat karena luka yang dideritanya di bagian wajah.
Selengkapnya:
http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/04/05/NUS05.html


Integrasi Pendatang dan Masyarakat Asli
Oleh Saratri Wilonoyudho
===========================
KASUS Ambon dan Sambas telah menyisakan pekerjaan rumah yang mahabesar,
setidaknya bagi Pemerintah. Jika kedua kasus itu tidak terselesaikan dalam
waktu dekat, para pencinta demokrasi boleh khawatir, jangan-jangan
pemilihan umum menjadi gagal karenanya.
Selengkapnya:
http://suaramerdeka.com/harian/9904/05/index.html


Kerusuhan di Tual Berlanjut, 30 Tewas
===========================
TUAL (Media): Kerusuhan antarkelompok di Tual, ibu kota Kabupaten Maluku
Tenggara (Malra), terus merebak ke sejumlah daerah lainnya sehingga
mengakibatkan sedikitnya 30 korban tewas dan puluhan lainnya mengalami luka
berat dan ringan.
Komandan Kodim 1503 Malra Letkol Ery Susanto, kepada Antara di Tual, Sabtu,
mengatakan bahwa kerusuhan yang merebak ke Kecamatan Kei Besar Jumat (2/4)
dan Sabtu (3/4) telah mengakibatkan sedikitnya 10 orang tewas dan sekitar
100 unit rumah penduduk di Desa Larat terbakar.
Selengkapnya:
http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/04/05/UTAMA02.html


Melihat Provokator? Kontak 122 atau 251411
================================
BANJARMASIN - Masyarakat Banjarmasin diminta segera melaporkan ke aparat
keamanan terdekat bila melihat orang atau kelompok tertentu yang dicurigai
melakukan provokasi. Laporan tersebut dapat disampaikan ke Posko
Kewaspadaan di korem atau kodim masing-masing melalui pesawat telepon nomor
122 atau Polresta Banjarmasin dengan nomor 251411.
Danrem 101/Antasari Kolonel Kav Bahir Alamsyah mengemukakan imbauan itu
berkaitan dengan pernyataan Emha Ainun Najib tentang sejumlah provokator
telah menyusup ke Banjarmasin.
Selengkapnya:
http://www.indomedia.com/bpost/9904/5/index.htm


Rakyat Aceh Inginkan Referendum
Dari Konferensi Aceh di Washington
=========================
Washington DC, JP.-
Masyarakat Aceh harus diberi kesempatan menentukan sikap. Rakyat Aceh harus
diberi kesempatan menentukan masa depannya sendiri lewat referendum.
Melalui referendum, akan terlihat dengan jelas pilihan apa yang terbaik:
otonomi, negara bagian, atau merdeka.
Selengkapnya:
http://jawapos.com/5apr/de5ap2.htm



==== Berita Luar Negeri =====

Napas Baru Politik Malaysia
-------------------------------
Kuala Lumpur, Kompas
Seorang perempuan politisi baru telah lahir di kancah politik Malaysia yang
sedang diguncang gerakan reformasi selama satu tahun terakhir. Dialah, Wan
Azizah Wan Ismail yang hari Minggu (4/4) dikukuhkan menjadi Presiden Partai
Keadilan Nasional (PKN).
Selain mengembuskan napas baru di perpolitikan Malaysia, partai baru ini
juga menyatakan siap bertarung melawan koalisi partai berkuasa, Organisasi
Nasional Melayu Bersatu (UMNO) dalam pemilu mendatang.
Selengkapnya:
http://kompas.com/kompas-cetak/9904/05/LN/napa15.htm


NATO Tuntut Seluruh Pasukan Serbia Ditarik
------------------------------------------------
Brussel-
Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menuntut Beograd menarik semua
pasukan Serbia dari Kosovo dan mengumumkan pihaknya sedang memobilisasi
sumber-sumber untuk menangani krisis pengungsi Kosovo sementara siap
melanjutkan serangan udara dan rudal di Balkan. NATO sendiri, dilaporkan,
Minggu (4/3) kembali melanjutkan gempurannya di sejumlah sasaran penting di
Yugoslavia.
Selengkapnya:
http://www.balipost.co.id/balipostcetak/1999/4/5/luar1.htm



==== English Section =======

Peres asked to mediate in Kosovo
By DANNA HARMAN
-----------------------------------
JERUSALEM (April 5) - Former prime minister Shimon Peres has been asked by
one of the sides in the Kosovo conflict to act as a mediator, a source
close to Peres confirmed yesterday.
Neither Peres nor the source would say whether the Serbians or the Kosovar
Albanians made the request, nor what the response was.
Full Story:
http://www.jpost.co.il/News/Article-0.html


Indonesia violence toll hits 34
CHRISTIANS, MUSLIMS BATTLE WITH SPEARS, MACHETES
------------------------------------------------------------------------
AMBON -- Christians and Muslims fought with spears and machetes in
Indonesia's far eastern islands yesterday as the death toll from several
days of communal bloodshed climbed to 34, officials and witnesses said.
South East Moluccas Regent Husain Rahayaan said yesterday that hundreds of
armed Muslims and Christians were still fighting in villages on the
outskirts of Tual, the main town in the remote Kai Islands group.
Full Story:
http://straitstimes.asia1.com/reg/sea1_0405.html



"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
BII Cab. Pemuda Surabaya, a.n. Robby (FKKS-FKKI) Acc.No. 2.002.06027.2
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke