"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Ikuti peristiwa bentrok di Aceh dan
perkembangan politik jelang pemilu
"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Sari Berita:  Selasa, 4 Mei 1999
*Tentara dan Warga Bentrok di Aceh
*Pembantaian Di Dewantara
*Jadwal Kampanye Tak Dipatuhi,
  Kerusuhan Menakutkan Meletus
*Akhirnya, Mendagri Berhentikan Bupati Purnomo
*Tak Ada Kompromi bagi Separatisme dan Komunisme
*Di Aceh, Sudah Terdaftar
  44,09 Persen Pemilih
----------------------------------

===Berita Luar Negeri===
**Mahathir menuduh kroni mantan Deputi PM Anwar
    Ibrahim menimbun kekayaan
**"Senjata Lunak" NATO Menggelapkan Beograd

===English Section===

***Americans Support Military
      Still, Many Question Who�s Winning in Kosovo
***Indonesian Soldiers Kill at Least 19
.......................................................
 S E L A M A T    M E M B A C A
""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Tentara dan Warga Bentrok di Aceh
-------------------------------------
Lhokseumawe, Kompas
Bentrok antara tentara dengan warga masyarakat, terulang kembali di jalan
raya Banda Aceh-Medan, persisnya di kota kecil Krueng Geukueh - 15 km barat
Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara - hari Senin (3/5) antara pukul 12.00
sampai 13.30.  Data tentang jumlah korban yang tewas dalam bentrokan itu
bervariasi. Kepala Pusat Penerangan Hankam/TNI Mayjen Syamsul Ma'arif di
Jakarta mengemukakan, 18 orang tewas dan 18 orang lainnya dirawat di rumah
sakit. Sementara Kompas mencatat dari tiga rumah sakit di Aceh Utara,
korban tewas 19 orang. Sedangkan, TS Sani dari Tim Pencari Fakta Pemda Aceh
Utara menyebutkan, selain data 19 orang yang diperoleh dari rumah sakit,
ada empat korban tewas lain yang tidak di bawa ke rumah sakit.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9905/04/UTAMA/tent01.htm

Pembantaian Di Dewantara:
23 Tewas, 101 Luka-luka
----------------------------
 Setelah dua hari mencekam, tragedi berdarah kembali meledak di Kecamatan
Dewantara, Krueng Geukuh, Aceh Utara, Senin (3/5) sore. 23 Orang tewas, 101
luka-luka. Sementara hubungan darat Medan-Banda Aceh Lumpuh total selama
sembilan jam.  Peristiwa memilukan itu terjadi persis di jalan negara
Medan-Banda Aceh, Simpang PT.KKA kawasan Desa Paloh Lada, Kecamatan
Dewantara Krueng Geukuh, 18 Km arah barat kota Lhokseumawe. Pada gambar
terlihat korban pembantaian yang tewas dalam insiden berdarah di Dewantara
terbujur kaku berlumuran darah di kamar mayat RS PT Arun Lhoksumawe.
Selengkapnya: http://www.waspada.com/

Di Aceh, Sudah Terdaftar
44,09 Persen Pemilih
--------------------------
BANDA ACEH (Waspada) : Sehari menjelang batasan akhir pendaftaran pemilihan
(tarlih), baru 1.020.864 pemilih atau 44,09 persen dari 2.315.244 penduduk
yang mempunyai hak pilihnya di Aceh.
Demikian keterangan Waspada peroleh dari Drs H Wijaya Kesuma, Wakli Ketua
PPD Tk-I Aceh, Senin (3/5), sehubungan akan berakhirnya masa pendaftaran
pemilih di daerah tersebut.
Dari jumlah tersebut, kata Wijaya, tercatat kabupaten Aceh Utara dan Pidie
yang paling minim jumlahnya, yakni 11,20 (97.000 orang) dan 11,47 persen
(46,258 orang). Sedang Aceh Timur, kabupaten yang juga bekas DOM, jumlah
pemilih yang mendaftar relatif lebih besar, yaitu 46,75 persen (182.058
orang).
Selengkapnya: http://www.waspada.com/

Jadwal Kampanye Tak Dipatuhi,
Kerusuhan Menakutkan Meletus
---------------------------------
JAKARTA (Waspada): Dampak dari tidak dipatuhinya jadwal kampanye yang telah
ditentukan bersama (kampanye terselubung) maka kerusuhan-kerusuhan yang
meresahkan dan menakutkan masyarakat kembali meletus.  Hal tersebut
diungkapkan Kadispen Polri Brigjen Pol Drs Togar Manatar Sianipar kepada
Waspada, di ruang kerjanya, Senin (3/5) menanggapi terjadinya bentrokan
antar massa PPP dan PKB di Jepara, Jawa Tengah, Minggu (2/5) ketika
melakukan arak-arakan. "Apabila jadwal kampanye ini tidak juga dipatuhi
oleh masing-masing pimpinan partai maka kerusuhan serupa bisa saja terulang
kembali terutama pada daerah-daerah yang menjadi incaran partai untuk
mencari massanya," kata Sianipar. Selengkapnya: http://www.waspada.com/

Akhirnya, Mendagri Berhentikan Bupati Purnomo
Gubernur: Akan Diperiksa Polisi Berkaitan dengan Kasus Santet
----------------------------------------------------------------
Surabaya, Jawa Pos.-
Teka-teki perihal keputusan mundur Bupati Banyuwangi H T. Purnomo Sidik
akhirnya terjawab. Sebab, Mendagri Syarwan Hamid dikabarkan sudah meneken
SK pemberhentian bagi Bupati Purnomo Sidik. Namun, SK Mendagri itu
berbentuk pemberhentian sementara sebagai bupati/kepala Dati II Banyuwangi.
��Tadi (kemarin, Red) saya memang sudah menelepon Mendagri. Katanya, SK
pemberhentian sementara sudah diteken dan segera turun,�� tutur  Imam
kemarin. Tapi, Imam meminta agar masyarakat bersikap sabar dan menunggu.
Sebab, dia sendiri belum membacanya. ��Kan SK-nya memang belum sampai ke
saya,�� imbuhnya. Selengkapnya: http://www.jawapos.com/4mei/nas4mei1.htm

Presiden BJ Habibie:
Tak Ada Kompromi bagi Separatisme dan Komunisme
-------------------------------------------------------
Jakarta, Antara
Presiden BJ Habibie menyatakan, tidak ada kompromi bagi paham komunis yang
mencoba-coba bangkit di Indonesia, dan juga tidak ada tempat bagi
pihak-pihak yang ingin melepaskan diri dari Negara Kesatuan RI.  "Mereka
akan berhadapan dengan seluruh kekuatan yang ada di negara RI," kata Menpen
Muhammad Yunus kepada wartawan mengutip Presiden BJ Habibie dalam Sidang
Kabinet Terbatas Bidang Polkam yang berlangsung sekitar lima jam di Bina
Graha, Jakarta, Senin (3/5) siang.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9905/04/UTAMA/taka11.htm

===Berita Luar Negeri===
"""""""""""""""""""""""""""""""""
"Senjata Lunak" NATO Menggelapkan Beograd
-------------------------------------------------
Beograd, Kompas
Hampir seluruh Serbia, termasuk ibu kota Beograd mendadak gelap gulita,
Minggu (2/5) malam, ketika pembangkit tenaga listrik di seluruh Serbia
dihantam "senjata lunak" oleh pesawat tempur Pakta Pertahanan Atlantik
Utara (NATO). Selain gelap, rakyat negeri itu kekurangan air. Seluruh pompa
air yang digerakkan tenaga listrik macet. Demikian sejumlah penduduk dan
laporan media Serbia, kemarin. Sebuah situs internet yang menghimpun
informasi dari users Yugoslavia menjelaskan, stasiun pembangkit listrik di
Drmno, Kostoloca, Bajina Basta, Obrenovac, dan Novi Sad, dihantam NATO
dengan tipe senjata yang didesain secara khusus untuk membuat aliran
listrik terhenti karena terjadi arus pendek.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9905/04/LN/senj07.htm

Mahathir Tuduh Kroni Anwar Timbun 61 Juta Dollar AS
---------------------------------------------------------
Kuala Lumpur, Senin
PM Malaysia Mahathir menuduh kroni mantan Deputi PM Anwar Ibrahim menimbun
kekayaan yang jumlahnya mencapai 230 juta ringgit (61 juta dollar AS).
Menurut Mahathir, seperti dikutip The Star hari Senin (3/5), hal itu
ditemukan setelah orang tersebut yang masih jadi aggota Organisasi Nasional
Melayu Bersatu (UMNO) diminta mengumumkan asetnya ke pemerintah. "Saya
terkejut. Saya tahu semula orang ini tak punya uang, namun ia kaya dalam
waktu sekejap," katanya. Mahathir menjelaskan, ketika pengumuman tentang
aset itu diminta seseorang harus mengumumkan rekening bank, properti, saham
dan aset lainnya yang menggunakan namanya. "Jika kita tidak ragu uang itu
didapat dari cara sah, maka kita takkan mengganggunya. Namun, kita akan
menyelidikinya jika ada keraguan," lanjutnya tanpa menyebut nama orang itu
kecuali ia mengatakan, sangat dekat kepada Anwar. Anwar divonis enam tahun
penjara setelah dituduh melakukan korupsi.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9905/04/LN/maha07.htm

'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
===English Section===
"""""""""""""""""""""""""""""""""
Americans Support Military
 Still, Many Question Who�s Winning in Kosovo
----------------------------
Americans give essentially the same answers they did two weeks ago when
asked if they support the NATO campaign in Yugoslavia. And now, as then,
support for sending ground troops declines when the issue of casualties is
raised. (ABC News/Washington Post poll; Photo montage: ABCNEWS.com/ AP
Photo)
Full Story:
http://abcnews.go.com/sections/world/DailyNews/kosovo990427_poll.html

Indonesian Soldiers Kill at Least 19
Monday, May 3, 1999; 4:45 p.m. EDT
---------------------------------------
PULO RUNGKOM, Indonesia (AP) -- Indonesian soldiers opened fire on
villagers in a northern province today, killing at least 19 people and
injuring scores more, doctors and witnesses said.
``God is great!'' the Muslim protesters shouted in Arabic as gunfire
crackled. Ambulances soon rushed to the scene and wailing sirens mixed with
the screams of the wounded. A local military spokesman who identified
himself as Lt. Edy said the death toll was 18, although witnesses and
medical personnel said at least 19 died. The state-run TVRI station
reported that 81 people were injured, including some soldiers.
Full Story:
http://search.washingtonpost.com/wp-srv/WAPO/19990503/V000770-050399-idx.ht
ml


"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
BII Cab. Pemuda Surabaya, a.n. Robby (FKKS-FKKI) Acc.No. 2.002.06027.2
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke