"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Simak perkembangan selanjutnya
kasus Aceh dan pernyataan Habibie
"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Sari Berita:  Jumat, 7 Mei 1999
*Irian Minta Merdeka, Maluku Tuntut Pemekaran
*Perang Tanding Amin-Ghalib Batal
*Mega Tetap Tolak Debat Capres
*TNI Kirim Pasukan Anti-Rusuh ke Aceh
*Cak Nur: Semua Ini akibat Kebobrokan Rezim Soeharto
*Pembubaran Golkar, Tuntutan tak Realistis
*Hubert Neiss Temui Megawati
*Cak Roes: Pemikiran Habibie Sangat Keliru
*Bappenas: Klaim JPS oleh Parpol perkara perdata
*Cak Nur: Komunisme Berkembang pada Kelompok Terpinggirkan
*Amien: Saya akan Penuhi Panggilan Ghalib
----------------------------------
===Berita Luar Negeri===
**NATO-Rusia Sepakati Rencana Paska Perang
**Meski Pesimis, Australia Mengangguk
===English Section===
***Police Sent to Indonesia Province
.......................................................
S E L A M A T    M E M B A C A
""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""


Irian Minta Merdeka, Maluku Tuntut Pemekaran
.........................................................................
Jakarta, Jawa Pos.-
Rencana pemerintah memekarkan Irian Jaya menjadi tiga provinsi ternyata
ditentang sebagian masyarakat Irian. Buktinya, kemarin puluhan pemuda yang
tergabung dalam Masyarakat Papua Barat menggelar demo di depan gedung
Depdagri. Justru, yang mereka inginkan adalah Irian Merdeka, bukan otonomi
dan pemekaran.
Selain oleh kelompok Masyarakat Papua Barat, Depadgri kemarin didemo
puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Mahasiswa
Maluku Utara (Hipmmu). Tetapi, demo Hipmmu ini berbeda dengan Masyarakat
Papu Barat. Hipmmu ternyata menginginkan kebijakan pemerintah untuk
memekarkan Maluku bisa dilakukan secepatnya. Bahkan, dengan tegas, dalam
salah satu poster mereka menulis, Kami hanya inginkan pemekaran, bukan
kemerdekaan, kenapa susah?
Selengkapnya: http://www.jawapos.co.id/7mei/de7me6.htm

Perang Tanding Amin-Ghalib Batal
....................................................
Jakarta, Jawa Pos.-
Perang tanding Jaksa Agung Andi M. Ghalib dengan Ketua Umum PAN (Partai
Amanat Nasional) Prof Dr Amien Rais yang dijadwalkan berlangsung kemarin
ternyata batal. Padahal, ��duel�� kedua tokoh yang berseteru ini sudah lama
ditunggu-tunggu.
Penyebabnya, Amien tidak mau datang ke Kejagung tanpa memberikan alasan
yang jelas. Padahal, rencana perang tanding kedua tokoh tersebut sudah
mendapat liputan pers cukup besar. Tetapi, setelah lama ditunggu, ternyata
Amien tidak datang.
Selengkapnya: http://www.jawapos.co.id/7mei/de7me4.htm

Mega Tetap Tolak Debat Capres
HMI Pertemukan Amien-Gus Dur-Habibie
................................................................
Jakarta, Jawa Pos.-
Setelah Forum Salemba UI sukses menggelar debat kandidat presiden, kini HMI
menyusul ingin menggelar acara serupa. Debat yang akan digelar pada 17 Mei
nanti direncanakan lebih seru karena kandidat presiden yang dihadirkan
lebih terfokus pada tokoh-tokoh utama, seperti Prof Dr Amien Rais, KH
Abdurrahman Wahid, dan Presiden Habibie.
Selain itu, debat tersebut akan ��dimeriahkan�� oleh Ketua Umum DPP PBB
(Partai Bulan Bintang) Prof Dr Yusril Ihza Mahenda dan Ketua Umum DPP PPP
(Partai Persatuan Pembangunan) Hamzah Haz. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan
Megawati Soekarnoputri semestinya juga diundang. Tapi, seperti debat
sebelumnya, putri sulung presiden pertama RI itu mengaku keberatan hadir.
Alasannya, perdebatan tersebut tidak sesuai dengan budaya timur. Selain
itu, kondisi politik saat ini tidak menunjang untuk dilakukan debat capres
tersebut. Selengkapnya:  http://www.jawapos.co.id/7mei/de7me3.htm

TNI Kirim Pasukan Anti-Rusuh ke Aceh
.............................................................
JAKARTA -- Hari ini TNI mengirimkan Pasukan Penindak Rusuh Massa (PPRM) ke
Aceh. Menurut Menhankam/Panglima TNI Jenderal Wiranto, PPRM tersebut
merupakan gabungan Brimob, Pasukan Pengendali Huruhara (PHH), penjinak bom,
serta Unit Yustisi dan Labkrim. ''Seperti yang kita kirimkan ke Ambon dan
Sambas,'' tandas Wiranto seusai mendampingi Presiden BJ Habibie menerima
panitia sarasehan Korban Kekejaman G-30-S/PKI di Istana Merdeka Jakarta,
kemarin.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/9905/07/13457.htm

Cak Nur: Semua Ini akibat Kebobrokan Rezim Soeharto
...........................................................................
..........
Jakarta (Bali Post) -
Munculnya bentrokan antarpendukung parpol belakangan ini, tak lepas dari
bobroknya rezim Soeharto yang telah meninggalkan begitu banyak persoalan
yang tertunda. Akibatnya, sekarang gumpalan persoalan itu meledak. Hal itu
dikatakan cendekiawan muslim Prof. Dr. Nurcholish Madjid (Cak Nur) di
Jakarta, Kamis (6/5) kemarin.
Menurut Cak Nur, munculnya bentrokan antara pendukung PPP dan PKB yang
sebenarnya ''saudara'' itu tidak bisa dipandang dari satu sisi saja. Hal
itu merupakan luapan dari kekecewaan selama Orde bBru yang perannya
dipinggirkan. Mereka sebagian besar adalah warga NU yang selama Orde Baru
selalu dipinggirkan. Hal itu pun dialami PDI Perjuangan yang sebagian besar
massanya belakangan bertindak terkesan brutal di beberapa tempat.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/balipostcetak/1999/5/7/pol6.htm

Pembubaran Golkar, Tuntutan tak Realistis
................................................................
Jakarta (Bali Post) -
Sangat tidak realistis bila ada tuntutan agar Partai Golkar dibubarkan.
Jika Golkar dibubarkan akan dikemanakan pendukungnya yang jumlahnya cukup
banyak. Hal itu dikatakan Ketua DPP Partai Golkar Drs. Slamet Effendy Yusuf
di Jakarta, Kamis (6/5) kemarin. Sebelumnya, sejumlah mahasiswa menggelar
aksi demo ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) menuntut agar Partai Golkar
dibubarkan. Menurut Slamet Effendy Yusuf, tuntutan pembubaran Golkar itu
hanya datang dari sebagian kecil msyarakat. Ia memberi bukti masih cukup
banyak pendukung Partai Golkar yang datang ketika Ketua Umum DPP Partai
Golkar Ir. Akbar Tandjung melakukan temu kader. ''Kalau Anda mau, kami ajak
ke daerah-daerah untuk melihat massa Partai Golkar sebenarnya,'' katanya.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/balipostcetak/1999/5/7/pol8.htm

Hubert Neiss Temui Megawati
..............................................
Jakarta, Kompas
Direktur Dana Moneter Internasional (IMF) untuk Asia Pasifik Hubert Neiss,
menemui pimpinan PDI Perjuangan Megawati. Dengan pertemuan itu, Neiss
mengharapkan para tokoh oposisi, serikat pekerja, dan mahasiswa mendukung
program pemulihan ekonomi IMF. Ia gembira, karena sejauh ini tidak ada
kontroversi yang mencolok dalam program-program ekonomi IMF yang diterapkan
di Indonesia. Demikian Neiss menjawab pertanyaan pers usai mengikuti
pertemuan dengan sejumlah menteri ekonomi yang dipimpin Menko Ekuin
Ginandjar Kartasasmita, di Bappenas, Kamis (6/5)
Selengkapnya:  http://www.kompas.com/kompas-cetak/9905/07/UTAMA/hube01.htm

Cak Roes: Pemikiran Habibie Sangat Keliru
* Probo Ancam ke Pengadilan
...............................................
Jakarta, Kompas
Gugatan terhadap pernyataan Presiden Habibie tentang adanya gerakan
komunis, marhaenis, dan sosialis (Komas) yang menginginkan disintegrasi
bangsa, hari Kamis (6/5) makin marak. Sesepuh perjuangan kemerdekaan Dr H
Roeslan Abdulgani menyebut pemikiran itu sangat keliru dan naif. Dosen
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Airlangga
Surabaya Dr Hotman Siahaan menilainya sebagai upaya mencari alat represi
baru. Sedangkan Ketua Umum PNI Front Marhaenis Probosutedjo mengancam untuk
mengajukan Habibie ke pengadilan.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/9905/07/UTAMA/cak01.htm

Bappenas: Klaim JPS oleh Parpol perkara perdata
...........................................................................
.
JAKARTA (Bisnis):
Bappenas menegaskan klaim terhadap kasus pemanfaatan dana JPS oleh Parpol
tertentu merupakan perkara perdata. Deputi Bidang Regional dan Daerah
Bappenas, Herman Haeruman menyatakan karena perkara perdata, maka harus ada
orang yang mengadukan ke pihak yang berwajib untuk diselidiki.  "Bappenas
hanya menerima laporan dan tidak melakukan penyelidikan [atas kasus
tersebut]. Kami bertanggung jawab hanya pada masalah revisi desain dari
program JPS," ujarnya di Jakarta, kemarin.
Selengkapnya: http://www.bisnis.com/

Cak Nur: Komunisme Berkembang pada Kelompok Terpinggirkan
...........................................................................
..........................
JAKARTA --
Nurcholish Madjid menyatakan meskipun secara ideologis sudah bangkrut,
namun komunisme kini masih berkembang di negara-negara Asia. Di Indonesia,
menurut Cak Nur, kelompok yang dicurigai sebagai tempat berkembangnya
komunisme adalah mereka yang merasa paling terpinggirkan.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/9905/07/13484.htm

Amien: Saya akan Penuhi Panggilan Ghalib
................................................................
MEDAN -- Amien Rais yang dipanggil Kejaksaan Agung Kamis kemarin, tidak
bisa datang. Tapi, bukan berarti dia takut. Karena itu, dia akan segera
memenuhi panggilan itu. Bahkan, dia akan menghadap sendiri ke Jaksa Agung
Andi Ghalib.
''Saya dengan senang hati [menanggapi panggilan kejaksaan]. Bukan berarti
saya menjadi ragu-ragu, apalagi takut. Jadi, bismillah, kita maju dan
kemudian akan klarifikasi dalam hal sampai seberapa jauh Kejaksaan Agung,
terutama Andi Ghalib itu betul-betul bekerja,'' tandasnya pada wartawan
seusai menghadiri PAN Show di Medan, Rabu malam.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/9905/07/13459.htm

===Berita Luar Negeri===
NATO-Rusia Sepakati Rencana Paska Perang
-----------------------------------------------
WASHINGTON -- Petinggi NATO-Rusia menyepakati rencana paska perang di
Balkan, namun Presiden AS Bill Clinton masih tarik ulur mengenai
penyelesaian Kosovo.
Kosovo, menurut kesepakatan itu, akan mendapatkan kembali status otonominya
dan berada di bawah pengawasan Republik Yugoslavia. Kesepakatan dicapai
Rabu lalu, atau Kamis WIB, dan akan dibawa ke meja perundingan tingkat
menlu negara G8 di Bonn, Jerman. Selengkapnya:
http://www.republika.co.id/9905/07/13474.htm

Meski Pesimis, Australia Mengangguk
--------------------------------------
CANBERRA -- Pemerintah Australia menyambut pesimis kesepakatan segitiga
Indonesia-Portugal-PBB, dan menganjurkan agar Xanana Gusmao dibebaskan demi
kelancaran rekonsiliasi. Dalam komentar singkatnya di radio kemarin, PM
John Howard mengaku lega proses konsultasi disetujui dalam paket tiga
kesepakatan itu. ''Memang pertanda baik kalau pemerintah Indonesia telah
menyepakati secara resmi pelaksanaan pemilihan demi penentuan nasib oleh
rakyat Timtim,'' kata Howard.
Selengkapnya:  http://www.republika.co.id/9905/07/13483.htm

===English Section===
Police Sent to Indonesia Province
----------------------------------
By Achmad Ibrahim Associated Press Writer
Thursday, May 6, 1999; 5:40 p.m. EDT
LHOKSEUMAWE, Indonesia (AP) -- Riot police will be sent to restore order in
northwestern Aceh province, Indonesia's military chief said Thursday,
following the deaths of dozens of civilians this week in a clash between
soldiers and villagers. The reinforcements heading to Aceh, where
separatist rebels have been fighting for years, would include bomb squads,
said Gen Wiranto, who like many Indonesians uses only one name.
Full story:
http://search.washingtonpost.com/wp-srv/WAPO/19990506/V000202-050699-idx.ht
m

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
BII Cab. Pemuda Surabaya, a.n. Robby (FKKS-FKKI) Acc.No. 2.002.06027.2
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke