''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Sabtu, 22 Mei 1999 """""""""""""""""""""""""""""""""""""" **Mahasiswa Tuntut Soeharto Diadili * Bentrok di Sekitar DPR **Tanggapi Berita "Time" Soeharto: Itu Berita Bohong, Fitnah **Ribuan Kertas Suara Pemilu Terapung Di Sungai Deli **Cak Nur dan Wimar Gugat Habibie ----Internasional---- **India: Kongres Pecat Tiga Tokoh Pembangkang **Putus Cinta, Tembaki Rekan Sekolah ----English Section--- **Abdullah: I'm excited by Barak's victory **Rev. Jesse Jackson secures release of 2,000 POWS in Sierra Leone Rainbowpush Coalition +++++++++++++ Mahasiswa Tuntut Soeharto Diadili * Bentrok di Sekitar DPR ----------------------------- Jakarta, Kompas Hari ketiga kampanye pemilu yang sekaligus peringatan setahun berhentinya Soeharto dari jabatan presiden, Jumat (21/5), diwarnai berbagai peristiwa yang memperlihatkan kecenderungan makin mengerasnya aksi penolakan terhadap kekuatan status quo. Di saat Soeharto memberikan "pembelaan diri" terhadap pemberitaan majalah Time tentang kekayaannya di luar negeri, berlangsung aksi mahasiswa di berbagai daerah menuntut Soeharto diadili. Di tempat terpisah, Presiden Habibie mengadakan syukuran setahun memerintah (Baca: Habibie Rayakan Satu Tahun Jadi Presiden hlm 11). Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9905/22/UTAMA/maha01.htm Tanggapi Berita "Time" Soeharto: Itu Berita Bohong, Fitnah ------------------------------------ Jakarta, Kompas Mantan Presiden Soeharto mengatakan, pemberitaan majalah Time yang mengungkapkan bahwa kekayaan Soeharto (dan anak-anaknya) mencapai 15 milyar dollar AS (setara Rp 120 trilyun, dengan asumsi kurs satu dollar = Rp 8.000), sama sekali tidak benar. Ia menilai berita itu bohong dan fitnah. Soeharto dan tim penasihat hukumnya akan menyiapkan tindakan hukum, baik perdata maupun pidana, jika Time tidak dapat membuktikan kebenaran fakta dari pemberitaan mengenai kekayaannya itu. Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9905/22/UTAMA/soeh01.htm Ribuan Kertas Suara Pemilu Terapung Di Sungai Deli --------------------------- BELAWAN (Waspada): Masyarakat daerah pinggiran Sungai Deli dari Medan Labuhan hingga Belawan gempar. Pemilu 1999 masih lama lagi, namun ribuan kertas surat suara yang akan dicoblos ditemukan dari beberapa goni yang hanyut dibawa arus Sungai Deli. Goni yang berisi ribuan lembar surat suara ini ditemukan pertama kali nelayan yang akan pergi mencari ikan ke tengah laut Jumat (21/5) dini hari Selengkapnya: http://waspada.com/052299/headline/headline.htm Cak Nur dan Wimar Gugat Habibie ------------------------------------- Kalau anda tidak mengganti saluran televisi, sewaktu Presiden Habibie berpidato 19 Mei, mungkin Anda mendengar pernyataan menarik. Menurut Habibie, orang yang mengaku reformis tidaklah mungkin memisahkan dirinya dari jalinan status quo. Pernyataan Habibie ini mengundang tanggapan banyak pihak. Cendekiawan muslim, Nurcholis Madjid menyatakan retorika politik yang dilontarkan Habibe itu salah. Selengkapnya: http://www.tempo.co.id/harian/include/index.asp?file=21051999-68h-19 ----Internasional--- India: Kongres Pecat Tiga Tokoh Pembangkang ------------------------------------------------------ NEW DELHI (AFP): Sonia Gandhi membuktikan diri punya akar kuat di lingkungan Partai Kongres India. Tiga orang pejabat tinggi partai oposisi terbesar di India yang berusaha menjegal langkah Sonia Gandhi menuju kursi perdana menteri, akhirnya dipecat. Juru Bicara Kongres Pranab Mukherjee mengatakan keputusan memecat tiga tokoh teras partai yang dianggap pembelot itu disepakati setelah berlangsung pertemuan Komite Kerja Kongres (CWC)--lembaga eksekutif tertinggi partai--selama lebih dari satu jam. "Komite Kerja memutuskan memecat tiga anggota," katanya usai pertemuan Kamis malam (20/5) waktu setempat. Selengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/05/22/INT01.html Putus Cinta, Tembaki Rekan Sekolah -------------------------------------- CONYERS - Penembakan brutal oleh remaja AS kembali terulang. Seorang remaja berusia 15 tahun Jumat kemarin menembaki rekan-rekannya di SMU Heritage, Georgia, dan mencederai enam siswa. Peristiwa penembakan ini hanya selang sebulan sejak dua remaja siswa SMU Columbine di Littleton, Colorado, menewaskan 13 rekannya dan menembak diri sendiri. Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/9905/22/int5.htm ----English Section---- Abdullah: I'm excited by Barak's victory ------------------------------------------ By HILLEL KUTTLER WASHINGTON (May 20) - Jordan's King Abdullah II yesterday called on the international community to rally behind Israel and the Palestinians following Ehud Barak's election victory, which he said has left him "very excited." More: http://www.jpost.com/News/Article-0.html Rev. Jesse Jackson secures release of 2,000 POWS in Sierra Leone Rainbowpush Coalition -------------------------------- May 21, 1999 LOME, TOGO - The following document was released by Rainbowpush Coalition on May 20, 1999: Seeking to put the Sierra Leone civil war on the front pages, today the Reverend Jesse L. Jackson warned the that U.S. government and media must put as much focus on Sierra Leone as it has Kosovo. Two days ago, Jackson brokered and signed a cease-fire agreement between the country's President Tejan Kabbah and rebel leader Foday Sankoh, and he also secured the release of over 2,000 prisoners of war, most of whom are children and soldiers from neighboring nations. More: http://www.africanews.org/west/sierraleone/stories/19990521_feat4.html ++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] BII Cab. Pemuda Surabaya, a.n. Robby (FKKS-FKKI) Acc.No. 2.002.06027.2 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
