'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Sari Berita:  Senin, 31 Mei 1999
""""""""""""""""""""""""""""""""""""""

*Pasukan Diserang di Aceh Barat, Sembilan Tewas
*Delapan Partai Islam Sepakat
*Unjuk Rasa Dukung Komunike PAN-PKB-PDI Perjuangan
*Fachry: Untuk Antisipasi Banyaknya Celeg non-Muslim
*Hindari Pilih Caleg non-Muslim
*Gus Dur: Saya Pilih Sultan daripada Mega
*Adi Sasono Dipecat dari DPP Golkar
*Massa PDI P Dan Golkar
  Bentrok Di Asahan
*Money Politics PDR-Golkar
* Amien: Saya Presiden, Mega Wapres

---English Section----
**Indonesia Dogged by Suharto Rumors
**Lahad to step down; SLA to leave Jezzine tonight
==================
SELAMAT  MEMBACA
==================

Pasukan Diserang di Aceh Barat, Sembilan Tewas
--------------------------------------------------
Banda Aceh, Kompas
Tujuh personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan dua polisi tewas dalam
suatu kontak senjata dengan kelompok tak dikenal di Lageun, Kabupaten Aceh
Barat, Sabtu (29/5) petang. Truk aparat yang tengah dalam perjalanan di
lintas jalan raya Banda Aceh-Meulaboh diserang kelompok itu dari atas bukit
Gunong Malem yang mengapit badan jalan. Hingga Minggu petang, kelompok itu
belum ditemukan. Pihak keamanan terus melancarkan operasi dan telah
menambah personel pasukan.
Komandan Korem 012 Teuku Umar, Kolonel Syarifuddin Tippe dan Kepala
Kepolisian Daerah Aceh, Kolonel Djuharnus Wiradinata, yang dihubungi
terpisah mengatakan, truk itu diserang persis pada posisi sedang mendaki
dan jalan berkelok, di KM 145. Truk itu sedang dalam perjalanan dari
Kecamatan Jaya menuju Meulaboh, ibu kota Aceh Barat.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9905/31/UTAMA/pasu01.htm

Delapan Partai Islam Sepakat
Gabungkan Sisa Suara Hasil Pemilu
------------------------------------
Jakarta, Kompas
Pimpinan delapan partai Islam, hari Minggu (30/5) mengumumkan kesepakatan
menggabungkan sisa suara (stembus accoord) hasil Pemilihan Umum 1999 secara
nasional. Stembus accoord ini dirumuskan dan disepakati dengan semangat
ukhuwah Islamiyah untuk mewujudkan cita-cita reformasi yang sejati.
Kesepakatan itu sudah ditandatangani hari Jumat. Kedelapan partai Islam itu
adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan (PK), Partai
Bulan Bintang (PBB), Partai Nahdlatul Ummat (PNU), Partai Kebangkitan Umat
(PKU), Partai Ummat Islam (PUI), Partai Syarikat Islam (PSII) 1905, dan
Partai Politik Islam Indonesia Masyumi (PPIIM).
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9905/31/UTAMA/gabu01.htm

Unjuk Rasa Dukung Komunike PAN-PKB-PDI Perjuangan
------------------------------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Sekitar 300 orang dari kelompok yang menamakan diri Gerakan Amanat
Perjuangan Bangsa (GAPB), Minggu( 30/5) kemarin berunjuk rasa di sekitar
bundaran air mancur di depan Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, mendukung
komunike bersama pimpinan PAN, PKB dan PDI Perjuangan beberapa hari lalu.
Aksi unjuk rasa di depan HI itu ''memecah'' suasana sepi di kawasan Hotel
Indonesia, sementara di jalan-jalan protokol pada umumnya di Jakarta
lengang karena Minggu kemarin kebetulan hari raya Waisak 1999 dan seluruh
parpol ''libur'' kampanye.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/1999/5/31/p7.htm

Fachry: Untuk Antisipasi Banyaknya Celeg non-Muslim
--------------------------------------------------------
JAKARTA, Republika
Pengamat politik Fachry Ali menyatakan kesepakatan delapan partai Islam
dalam bentuk stembus accoord muncul di antaranya karena banyaknya caleg
non-Muslim dari partai besar seperti PDI Perjuangan.
''Banyaknya caleg non-Muslim di tengah mayoritas masyarakat Muslim
dipandang partai-partai Islam tersebut sebagai manipulasi kekuatan
masyarakat untuk kepentingan politik partai tertentu,'' kata Fachry kepada
Republika tadi malam.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/9905/31/15432.htm

Hindari Pilih Caleg non-Muslim
-------------------------------
JAKARTA -
Bebagai kalangan mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pemilihan
Indonesia (PPI) membuka seluas-luasnya informasi mengenai profil calon
anggota legislatif (caleg). Dengan demikian, rakyat tidak salah dalam
menentukan pilihan. ''KPU dan PPI harus memberikan akses seluas-luasnya
kepada masyarakat, sehingga masyarakat mengetahui sosok caleg secara utuh.
Ini akan membuat anggota legislatif yang terpilih nanti benar-benar
representatif,'' ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) H Amidhan tadi
malam di Jakarta. Selengkapnya:
http://www.republika.co.id/9905/31/15425.htm

Gus Dur: Saya Pilih Sultan daripada Mega
------------------------------------------
Kendal, Jawa Pos.-
Pertemuan empat mata antara KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Sri Sultan
Hamengkubuwono X di Yogyakarta beberapa waktu lalu merupakan babak baru
dalam pembahasan masa depan bangsa dan rencana pencalonan presiden oleh
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Meski pertemuan tersebut diakui sebagai pertemuan pribadi, akhirnya Gus Dur
bersedia menjelaskan bahwa ada beberapa persoalan mendasar yang mereka
bahas bersama. Ia mengakui bahwa dirinya lebih memilih Sri Sultan daripada
Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden mendatang.
��Kalau saya tidak bisa mencalonkan, ya akan mencalonkan Sultan,�� ujar Gus
Dur dengan nada enteng sebelum memberikan wejangan pada kampanye PKB yang
diselenggarakan DPC PKB Kendal di stadion kota Kendal, kemarin pagi.
Selengkapnya: http://www.jawapos.com/31mei/de31me2.htm

Adi Sasono Dipecat dari DPP Golkar
--------------------------------------
Menteri Koperasi dan Pengusaha Kecil Menengah Adi Sasono dipecat dari
kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Selama ini Adi
menjadi salah satu ketua DPP partai berlambang pohon beringin itu.
Pemecatan Adi Sasono ini disampaikan Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar
Tandjung seusai memimpin rapat yang dihadiri sebagian besar pengurus DPP
Partai Golkar, di Jakarta, Minggu (30/5) kemarin. Adi Sasono sendiri tidak
hadir dalam rapat tersebut.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/

Massa PDI P Dan Golkar
Bentrok Di Asahan
--------------------
TALAWI (Waspada): Massa Golkar dan PDI Perjuangan yang pulang menghadiri
kampanye masing-masing partai di Kisaran saling bakuhantam di Dusun plang
Desa Petatal, Kecamatan Talawi Asahan, Sabtu (29/5). Sedikitnya dua truk
mengangkut massa Golkar mengalami kerusakan, kaca depan pecah dan dinding
peot sedangkan korban luka tidak diketahui jelas. Menurut keterangan,
rombongan membawa massa Golkar dengan truk BK 9531 NV berhenti dipinggir
jalan memperbaiki mesinnya rusak, kemudian menyusul truk mengangkut massa
PDI Pejuangan pulang dari Kisaran. Diduga terjadi saling ejek sehingga baku
hantam tidak terelakkan. Massa Golkar berhamburan melarikan diri, prah BK
9531 NV yang ditinggalkan dirusak. Selengkapnya: http://waspada.com/

Money Politics PDR-Golkar
----------------------------
Jakarta, Jawa Pos
Dua LSM yang sama-sama memperjuangkan nasib rakyat berseteru. Mereka itu
Urban Poor Concorsium (UPC) yang dipimpin Wardah Hafidz dan PPM (Pusat
Peran Serta Masyarakat) yang diketuai Ali Mustofa Prajustina. Gara-garanya,
Wardah menuding PPM menjadi alat praktik money politics untuk kepentingan
PDR dan Golkar. Lewat Eggy Sudjana, Wardah pun diadukan ke polisi. Bahkan,
dituding punya konspirasi dengan L.B. Moerdani. Ada apa di balik itu?
Berikut wawancara dengan Wardah Hafidz dan Eggy Sudjana. Selengkapnya:
http://www.jawapos.com/31mei/de31me6.htm

Amien: Saya Presiden, Mega Wapres
Gus Dur Diposisikan sebagai Ketua DPR/MPR
-----------------------------------------------
Jakarta, Jawa Pos.-
Capres Partai Amanat Nasional (PAN) Prof Dr H M. Amien Rais mengatakan
bahwa duet pemimpin nasional yang paling ideal nanti adalah dirinya dengan
pemimpin PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. ��Saya jadi presiden dan
Mega Wapres,�� kata Amien menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta kemarin.
Lalu, di mana posisi Gus Dur (Abdurrahman Wahid)? Menurut Amien, deklarator
dan jurkam PKB itu merupakan pakar dan suhu dalam masalah-masalah
kenegaraan. Karena itu, posisinya yang paling pas adalah ketua DPR/MPR.
Selengkapnya: http://www.jawapos.com/31mei/de31me4.htm

------English Section---------
Indonesia Dogged by Suharto Rumors
By Geoff Spencer
Associated Press Writer
Sunday, May 30, 1999; 12:39 p.m. EDT
-----------------------------------------
JAKARTA, Indonesia (AP) -- Corruption allegations against former President
Suharto remained the hot election issue Sunday, the start of the final week
of campaigning in Indonesia's most open vote in 44 years.
Hundreds protested against graft in the capital, Jakarta, and two
opposition presidential candidates called for tough legal action against
Suharto, who quit 12 months ago amid protests and riots.
The ruling Golkar Party and its presidential candidate, President B.J.
Habibie, have slid in opinion polls before the June 7 parliamentary
elections because of their links to Suharto.
More :
http://search.washingtonpost.com/wp-srv/WAPO/19990530/V000744-053099-idx.ht
ml

Lahad to step down; SLA to leave Jezzine tonight
--------------------------------------------------
By DAVID RUDGE
HAIFA (May 31) - Gen. Antoine Lahad wants to step down as commander of the
SLA, but has been asked to wait until Prime Minister-elect Ehud Barak forms
a government, Channel 1 reported last night.
The news coincided with reports from Lebanon yesterday that the proposed
SLA withdrawal from the Jezzine enclave, north of the security zone, seems
set to take place tonight.
Lahad was to hold a news conference today about the pullout.
More:  http://www.jpost.com/News/Article-1.html

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke