''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Sabtu, 14 Agustus 1999 """""""""""""""""""""""""""""""" *PBB sahkan pembentukan Dewan Khusus Timtim *Delapan Pejabat BPPN Diperiksa *Poros Tengah Pecah, PAN Rangkul PDI-P dan 'Golkar Putih' *Habibie Terpaksa Dikorbankan +Jika PDI-P dan Golkar Koalisi +Akan Purukkan Poros Tengah ----English Section--- *Cat research farm closes down after two-year protest *Hundreds complain of eye injuries following eclipse ++++++++++++ PBB sahkan pembentukan Dewan Khusus Timtim -------------------------------------------------------- Laporan Srie R Sutoyo JAKARTA, Mandiri PBB telah mengesahkan pembentukan suatu dewan khusus di Timtim yang akan langsung berfungsi setelah pelaksanaan penentuan pendapat rakyat (pepera) 30 Agustus. Utusan Khusus Sekjen PBB Jamsheed Marker di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pembentukan dewan khusus itu sebelumnya telah mendapat persetujuan para pemimpin kelompok masyarakat Timtim pro kemerdekaan maupun pro integrasi. Pembentukan dewan itu sendiri dilatarbelakangi adanya kekhawatiran meletusnya kekerasan oleh kubu-kubu yang kalah dalam pepera. Selengkapnya: http://www.mandiri.com/isimandiri/contents/Berita/0899/bt130899_6.html Delapan Pejabat BPPN Diperiksa -------------------------------------- Jakarta, Pembaruan Tim Reserse Mabes Polri dipimpin Kolonel Pol Drs Fajar Istijono, Jumat (13/8) mulai memeriksa delapan pejabat BPPN yang diduga terlibat dalam kasus Bank Bali. Pemeriksaan terhadap para pejabat BPPN ini dilaksanakan di beberapa ruang dalam gedung Reserse Mabes Polri. Kolonel Pol Drs Fajar Istiyono yang sehari-hari menjabat sebagai Direktur Reserse Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Koserse Mabes Polri ketika dihubungi Jumat (13/8) siang lewat telepon tidak ada di ruang kerjanya. Dia disebutkan sedang berada di Bappenas.'' Bapak sedang mengikuti rapat koordinasi dengan Bappenas untuk membahas masalah Jaring Pengaman Sosial (JPS),'' ujar seorang stafnya Selengkapnya: http://www.suarapembaruan.com/News/1999/08/130899/Headline/hl02/hl02.html Poros Tengah Pecah, PAN Rangkul PDI-P dan 'Golkar Putih' --------------------------------------------------------------------------- JAKARTA (Media): Poros Tengah ibarat bunga yang layu sebelum berkembang. Partai Amanat Nasional (PAN) --motor Poros Tengah-- berniat bergabung dengan PDI Perjuangan dan 'Golkar Putih', kata Sekjen PAN Faisal Basri. Ia menyebutkan, pada Sidang Umum (SU) MPR nanti hanya akan ada dua kubu yang bertarung dalam pemilihan calon presiden yakni Partai Golkar dengan Habibienya dan PDI Perjuangan dengan Megawatinya. Faisal yang ditemui Kamis malam di Jakarta, memberikan alasan, dalam teori politik, kalau struktur kerja samanya labil dalam arti memiliki kepentingan berbeda-beda, motif latar belakang atau agenda tersembunyinya bermacam-macam, sehingga cepat atau lambat akan runtuh. Ia mencontohkan orang-orang di Poros Tengah yang tidak semua setuju memilih Gus Dur sebagai capres. "Yang jelas PAN tidak pernah mamutuskan Gus Dur sebagai capres dari PAN. Kan soal capres adalah masalah besar yang harus dibahas di tingkat parpol, itu hanya pernyataan pribadi Amien Rais," katanya di sela-sela pertemuan dengan anak jalanan di kawasan Kafe Semanggi Selengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/08/14/UMUM02.html Habibie Terpaksa Dikorbankan +Jika PDI-P dan Golkar Koalisi +Akan Purukkan Poros Tengah --------------------------------- JAKARTA - Pengamat politik Indonesia dari Amerika Serikat, William Liddle, menyatakan melihat kemungkinan ada kerja sama antara PDI Perjuangan (PDI-P) dan Partai Golkar. Sedangkan pengamat politik dari dalam negeri, yakni Maswadi Rauf, Amir Santoso, dan Sri-Edi Swasono, menganggap positif pertemuan Megawati dan Akbar Tanjung. William menilai baik PDI-P maupun Partai Golkar sama-sama konservatif, sehingga tak mempunyai perbedaan signifikan. Sekalipun ada perbedaaan antara Akbar Tanjung dan Marzuki Darusman, William menilai tak ada perpecahan di tubuh Golkar. Dan kesiapan mengegolkan BJ Habibie sebagai presiden terlihat cukup kuat. Namun hal itu belum dimiliki PDI-P dalam persiapan mengegolkan Megawati Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9908/14/nas1.htm *English Section------ Cat research farm closes down after two-year protest ------------------------------------------------------------------ MORE than 800 cats were removed by the RSPCA yesterday following the closure of Britain's last establishment to breed them for research. Officers from the charity worked throughout the night to remove cats and kittens from Hillgrove Farm in Witney, Oxon. The operation was kept secret to prevent animal rights campaigners converging on the premises, which have been the scene of violent clashes since 1997 More: http://www.telegraph.co.uk/et?ac=001555271909488&rtmo=rhQXmSFX&atmo=HHHHH8w L&pg=/et/99/8/14/ncat14.html Hundreds complain of eye injuries following eclipse --------------------------------------------------------------- (IsraelWire-8/13) Eye doctors and emergency room physicians described the aftermath of Wednesday's solar eclipse as "hysteria". Hundreds of upset people called hospitals complaining that their eyes were affected. According to Ichilov Hospital, most callers complaining about blurry vision were suffering from only hysteria. The hospitals emphasized that anyone suffering vision difficulties should calm down and wait a day or two before seeking medical attention. "Most of the symptoms will disappear on their own," they promised. More: http://www.israelwire.com/New/990813/9908139.html ++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
