"'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Jumat, 1 Oktober 1999 """"""""""""""""""""""""""""""""""""""" *Pemilihan Presiden Dipercepat *Menhan AS: Mega Didukung Rakyat *Golkar Ancam Gabung dengan Mega *Parpol Gurem Bersatu di Fraksi KKI *Terdakwa Tommy Soeharto Jangan Manipulasi Masyarakat KTI ****English Section**** *Strong Quake Rocks Mexico *More than 35 nuclear plant workers may be contaminated +++++++ Pemilihan Presiden Dipercepat ------------------------------------- Jakarta, Kompas Kalangan partai pemenang Pemilu 1999 sepakat untuk mempercepat pemilihan presiden. Namun, dalam menetapkan jadwalnya, terjadi perbedaan antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan Tim Kecil perumus Tata Tertib MPR yang didukung tujuh partai, di mana PDI-P juga termasuk di dalamnya. PDI-P menghendaki agar Sidang Umum (SU) MPR dilaksanakan sekaligus dalam satu tahap, yaitu 1-14 Oktober. Sementara Tim Tujuh Partai menghendaki SU dilakukan dalam dua tahap, tetapi pelaksanaan tahap II dipercepat dari jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). KPU menjadwalkan SU MPR II itu 1-10 November, sedangkan Poros Tengah menginginkan 22 Oktober sampai 1 November. Soal penjadwalan SU MPR itu disampaikan secara terpisah oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P Dimyati Hartono dan Ketua Tim Tujuh Partai Yusril Ihza Mahendra kepada wartawan di Jakarta, Kamis (30/9), usai mengikuti gladi bersih acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji anggota MPR/DPR. Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9910/01/UTAMA/pemi01.htm Menhan AS: Mega Didukung Rakyat ------------------------------------------- Jakarta, JP.- Kunjungan Menhan Amerika Serikat William Cohen ke Indonesia kali ini, agaknya, punya ''tendensi'' politis sangat tinggi. Meski dia sempat bertemu dengan sejumlah pemimpin parpol, hanya Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang mendapatkan prioritas utama. Tokoh-tokoh lain, seperti Ketua Umum DPP PAN Prof Dr H M. Amien Rais, Ketua Umum DPP PKB Drs H Matori Abdul Djalil, Ketua Umum PB NU KH Abdurrahman Wahid, sama sekali tak dilibatkan. Tokoh-tokoh partai lain yang diajak bicara Cohen hanya orang-orang kedua. Misalnya, dari Golkar Marzuki Darusman, dari PAN Hasbalah M. Sa'ad, dan dari PKB Dr Alwi Sihab. Padahal, biasanya Cohen -maupun pejabat teras AS lain-, jika berkunjung ke Indonesia selalu mengajak bicara Gus Dur dan Amien. Selengkapnya: http://www.jawapos.co.id/1okt/de1j1.htm Golkar Ancam Gabung dengan Mega Jika Poros Tengah Ambivalen Amerika Tidak Punya Calon ---------------------------------- BERTEMU LAGI: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kembali bertemu Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tanjung, kemarin siang. Kedua tokoh partai itu berjalan beriringan setelah mengikuti geladi bersih pelantikan anggota MPR/DPR RI di Gedung DPR, Senayan. (Foto: Suara Merdeka/md-15b) JAKARTA - Desakan dari tujuh tokoh partai yang meminta BJ Habibie tak mencalonkan diri menjadi presiden agar SU MPR berjalan lancar mendapat tanggapan beragam dari sejumlah tokoh partai. Fungsionaris DPP Partai Golkar, Drs Priyo Budi Santoso, menilai sikap sejumlah tokoh partai itu tak etis. "Meski ada desakan seperti itu, sikap kami (Golkar) masih tetap. Pak Habibie adalah calon kami dan itu sudah final,'' tandas dia. Sedangkan Ketua Umum Ir Akbar Tanjung menyatakan akan menghitung lagi kekuatan Partai Golkar apakah bisa mengegolkan Habibie atau tidak dalam SU MPR nanti, setelah ada desakan dari tujuh partai tersebut. Bagi Partai Golkar yang diproyeksikan hanya memiliki sekitar 200 suara nanti sangat berat tanpa aliansi dengan partai lain untuk mengegolkan Habibie. Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/9910/01/nas1.htm Parpol Gurem Bersatu di Fraksi KKI Reporter: Iwan Triono detikcom, Jakarta- Untuk menggalang kekuatan, parpol-parpol kecil yang biasanya dijuluki partai gurem, bersepakat membentuk fraksi bersama. Fraksi bersama itu bernama Fraksi Kesatuan Kebangsaan Indonesia (F-KKI) . F-KKI dideklarasikan di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Kamis (30/9/1999) pukul 20.00 wib. Partai kecil yang bersatu dalam F-KKI itu adalah Partai Bhineka Tunggal Ika (BTI), PNI Massa Marhaen, PNI Front Marhaenis, Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI), Partai Persatuan (PP), Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan Partai Kristen Demokrat (PKD) Selengkapnya: http://www.detik.com/berita/199909/19990930-2120.htm Terdakwa Tommy Soeharto Jangan Manipulasi Masyarakat KTI --------------------------------------------------------------------------- - Jakarta, Pembaruan Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr Mochtar Pabottingi mengatakan, masyarakat Kawasan Timur Indonesia (KTI) justru sangat mendukung jika hukum ditegakkan terhadap mantan Presiden Soeharto dan keluarganya, termasuk Hutomo Mandala Putra. Karena itu, penasihat hukum terdakwa Tommy Soeharto, panggilan anak bekas presiden itu jangan memanipulasi atau mengklaim sembarangan masyarakat KTI. Pada persidangan lanjutan perkara korupsi dengan terdakwa Tommy Soeharto, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (29/9), penasihat hukum M Dault mengatakan, ada ancaman disintegrasi dari masyarakat, para tokoh, mahasiswa dan pemuda di Kawasan Timur Indonesia apabila terdakwa dijatuhi hukuman. Mengomentari ancaman yang disampaikan Tommy Soeharto melalui penasihat hukumnya itu, Mochtar Pabottingi kepada Pembaruan, Kamis (30/9) menandaskan, ''Itu sama sekali tidak beralasan. Itu justru menunjukkan betapa naifnya Tommy Soeharto rela melihat bangsa Indonesia ini hancur pecah belah hanya karena hukum mau ditegakkan.'' Selengkapnya: http://www.suarapembaruan.com/News/1999/09/300999/index.html ---English Section--- Strong Quake Rocks Mexico ---------------------------------- ABCNEWS.com M E X I C O C I T Y, Sept. 30 - A 7.5 magnitude earthquake rocked southern Mexico today, killing at least 10 people and damaging hundreds of buildings in Oaxaca state. The U.S. Geological Survey in Golden, Colo., said the quake, which hit at about 11:30 a.m. (12:30 p.m. ET), had a preliminary magnitude of 7.5. Mexican television quoted local seismologists as saying the magnitude was 7.4. The temblor was centered 275 miles southeast of Mexico City, the USGS said. The epicenter was in Punta Maldonado, on the border of Guerrero and Oaxaca states. Moderate damage was reported in Oaxaca City, the state capital, where church steeples and many homes collapsed. More: http://abcnews.go.com/sections/world/DailyNews/mexicoquake990930.html More than 35 nuclear plant workers may be contaminated ---------------------------------------------------------------------- TOKYO, Oct 1 - A major leak at a uranium-processing plant in north-eastern Japan today sent radiation levels skyrocketing. At least 37 workers may have been contaminated and three of them were hospitalised - two in critical condition. The nuclear reaction was continuing early today and workers began removing water from the cooling equipment around the tank to stop it, Science and Technology Agency official Eiichiro Watanabe said. "There is no mistake in thinking the nuclear fission is going on," said Ibaraki prefectural (state) official Masahiro Mizuno. Five residents were also exposed to radiation, a local official said on customary condition of anonymity. More than 310,000 people were ordered not to leave their homes and officials shut down schools and train service in the region. Nuclear fission happens when neutrons hit uranium, causing atoms to split and thus releasing huge amounts of energy. It is the principle behind the atomic bomb. Water stimulates the neutrons' activity, spurring along the reaction. More: http://www.smh.com.au/breaking/9910/01/A34691-1999Oct1.shtml +++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
