************************** Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************** Para Netters yang terkasih dalam Kristus, Kembali kami postingkan informasi situasi terakhir di Ambon yang kami terima dari Yayasan Sala Waku Maluku. Atas permintaan YSWM mohon berita ini disebarluaskan ke jaringan YSWM, terima kasih, Tuhan memberkati. Salam dan doa, Redaksi Eskol-Net ============= SITUASI AMBON 12 dan 13 Oktober 1999 ''''''''''''''''''''''''''''' Kerusuhan Ambon (Maluku) periode kedua, sejak bulan Juli 1999 telah memakan korban yang cukup banyak, baik korban jiwa maupun korban harta benda dan sepertinya tidak ada tanda-tanda bahwa kerusuhan di Ambon (Maluku) ini akan segera berakhir, karena hampir setiap hari terjadi konflik antar kedua keolompok yang bertikai, baik secara perorangan maupun kelompok. Sementara itu pada hari Senin, 12 Oktober 1999, sekitar jam 15.30 WIT, telah terjadi pembantaian atas KOPRAL KEPALA STEVEN MAKATITA, anggota Kodim 1504 P.Ambon dan P.P Lease dan JOSEPH RAHAYAAN, warga RT. 02/03 Kelurahan Waihoka, Kecamatan Sirimau, Kotamadya Ambon. Pembantaian ini terjadi di kawasan Ruko Batu Merah. Menurut keterangan beberapa orang saksi mata kepada Tim Investigasi Sala Waku bahwa, sebelum dibantai massa, kedua korban datang dari arah Batu Merah Tanjung, dan ketika berada di Jl.Jenderal Sudirman, JOSEPH RAHAYAAN dibantai oleh massa, sedangkan KOPKA STEVEN MAKATITA yang mengenakan pakaian preman, melarikan diri ke kawasan Batu Merah yang kini ditempati ribuan pengungsi. Namun setibanya di lokasi ini KOPKA STEVEN MAKATITA juga mengalami nasib yang sama dengan JOSEPH RAHAYAAN. Sementara itu dari kawasan Benteng Atas, dilaporkan bahwa JACKY FERNATYANAN (9) juga menjadi korban pelemparan bom rakitan oleh kelompok massa Muslim. JACKY yang kini dirawat di RSUD Dr. Haulussy Ambon, mengalami luka-luka robek yang cukup serius pada bagian kiri kepalanya. Sampai malam hari, sekitar jam 23.00 WIT, masih terjadi pembakaran atas sejumlah unit rumah di lokasi batu Merah Dalam dan Halong Atas. Hari ini, Rabu 13 Oktober 1999, sejak jam 05.00 WIT sampai dengan siang ini, kerusuhan kembali terjadi di Desa Tawiri dan Laha. Tim Investigasi Sala Waku yang melaporkan dari lokasi kejadian menyebutkan bahwa hingga jam 11.00 WIT pagi tadi, dari pihak Kristen telah jatuh 16 orang korban, masing-masing: 1 orang meninggal dunia dan 15 lainnya mengalami luka-luka. Sampai berita ini diturunkan, kerusahan masih berlangsung antara kedua kubu yang bertikai. Informasi terakhir mengenai sebab-sebab kerusuhan dan korban yang ditimbulkan sebagai akibat dari kerusuhan ini akan kami sampaikan setelah Tim Investigasi Sala Waku kembali dari lokasi kejadian. YAYASAN SALA WAKU. ------------------------------ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
