"'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Kamis, 14 Oktober 1999 """"""""""""""""""""""""""""""""""""""" * Mien Sugandi: Habibie tak Pantas Jadi Presiden * Prof. Dr. Sri Soemantri Habibie harus Siap Merah Padam * Prof Dr JE Sahetapy: Publikasikan BAP Kasus Soeharto * Tidak Masalah Presidennya Wanita Deliar Noer - SM/dok * Gus Dur Temui Habibie Nurcholish Siap Jadi Capres Media Indonesia - Berita Utama (10/14/99) English Section : ============== * Faith of Our Fathers A special TIME.com essay takes the long view on the Red Sox' World Series prospects * Legendary Drug Capo, 30 Others Arrested in Major Colombian Bust ================================ SELAMAT MEMBACA ''''''''''''''''''''''''''' Mien Sugandi: Habibie tak Pantas Jadi Presiden ----------------------------------------- Kupang (Bali Post) - BJ Habibie sudah tidak pantas lagi menjadi presiden ke-4 RI. Sebab, selama satu tahun lebih kepemimpinannya tidak banyak yang dapat diperbuat untuk kesejahteraan rakyat Indonesia, keculi menjual Timtim hanya untuk merebut reputasi di dunia internasional sehingga ribuan rakyat Timtim menjadi menderita di tempat pengungsian di NTT. Hal itu dikatakan Ketua Umum DPP MKGR Ny. Mien Sugandi kepada wartawan di Kupang, Rabu (13/10) kemarin. ''Selama satu tahun kepemimpinannya sudah satu propinsi yang dia jual, apalagi kalau selama lima tahun tentu lima propinsi yang dijual, sehingga dia tidak pantas menjadi presiden RI lagi,'' katanya. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/1999/10/14/n4.htm Prof. Dr. Sri Soemantri Habibie harus Siap Merah Padam ---------------------------------------- PRESIDEN Habibie menyampaikan pertanggungjawabannya di hadapan seluruh anggota MPR, Kamis (14/10) malam ini. Ada dua pendapat yang berkembang mengiringi laporan pertanggungjawa-ban tersebut yakni MPR akan menolak atau menerima. Meski demikian, di kalangan pendukung Habibie berkem-bang pemikiran untuk terus mencalonkan presiden ketiga itu, walaupun nantinya pertanggungjawaban Habibie ditolak MPR. Ditinjau dari sudut hukum dan moral, apakah hal itu dibenarkan? Agus Astapa, wartawan Bali Post, mewawancarai pakar hukum tata negara Universitas Padjajaran Bandung Prof. Dr. Sri Soemantri di Jakarta, Rabu (13/10) kemarin Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/1999/10/14/n11.htm Prof Dr JE Sahetapy: Publikasikan BAP Kasus Soeharto --------------------------------------- Jakarta, Kompas Pakar hukum pidana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr JE Sahetapy mengusulkan kepada Pejabat Sementara Jaksa Agung Ismudjoko untuk mempublikasikan seluruh isi berita acara pemeriksaan (BAP) dalam kasus mantan Presiden Soeharto. Publikasi menyeluruh itu perlu dilakukan agar masyarakat bisa menilai sendiri pengusutan kasus tersebut. Usulan tersebut disampaikan Sahetapy dalam diskusi penanganan kasus Soeharto yang diadakan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) dan Gerakan Sarjana Jakarta, hari Rabu (13/10). Tampil juga berbicara mantan Jaksa Agung Soedjono Atmonegoro, Marsillam Simanjuntak, dan Sekjen Gerakan Masyarakat Peduli Harta Negara (Gempita) Faisal Tadjuddin Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/9910/14/UTAMA/publ01.htm Tidak Masalah Presidennya Wanita Deliar Noer - SM/dok --------------------------- Yogyakarta - Pernyataan cukup mengejutkan dikemukakan Ketua DPP Partai Umat Islam (PUI) Prof Dr Deliar Noer berkaitan dengan calon presiden. Dia menegaskan PUI tak mempersoalkan siapa presiden mendatang, wanita sekalipun. "Tak soal wanita, yang penting beriman kepada Allah SWT,'' ujarnya, seusai pembukaan Muktamar I PUI di Wisma Kinasih Kaliurang, yang diguyur hujan deras, kemarin. Tapi dia mengkritik perempuan calon presiden, Ketua DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang kurang terbuka. Seharusnya, kata dia, Mega mau mengungkapkan pandangannya jika kelak menjadi presiden. Misalnya bagaimana mengatasi dan menyelesaikan krisis. Kendati tak mempersoalkan wanita presiden, Deliar menilai belum ada calon presiden yang layak, termasuk Habibie dan Gus Dur. Dia berharap muncul calon alternatif selain ketiga orang itu. Sayang, dia tak bersedia mengungkapkan siapa calon tersebut. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9910/14/nas3.htm Gus Dur Temui Habibie Nurcholish Siap Jadi Capres Media Indonesia - Berita Utama (10/14/99) ------------------------------------------------------ JAKARTA (Media): Bursa calon bertambah dengan tampilnya Nurcholish Madjid sebagai calon alternatif. Kemarin dia menyatakan tidak menolak dicalonkan jika Abdurrahman Wahid mundur dari pencalonan. Di Gedung MPR sejak kemarin berlangsung pengumpulan tanda tangan anggota MPR yang mendukung pencalonan Rektor Universitas Paramadina Mulya yang akrab disapa Cak Nur itu. Sudah terkumpul sedikitnya 25 tanda tangan. Dua tokoh reformasi, Amien Rais dan Abdurrahman Wahid, Selasa malam (12/10) menemui Cak Nur di kediamannya di bilangan Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 19.30 sampai tengah malam itu dihadiri juga oleh Sugeng Sarjadi, Utomo Danandjaya, dan Alwi Shihab. Cak Nur menyangkal bila kedatangan Amien Rais dan Gus Dur untuk meminta kesediaan dirinya untuk dicalonkan sebagai presiden ke-4 RI. ``Nggak benar sama sekali. Pertemuan itu hanya sharing idea tentang Sidang Umum MPR,`` kata Cak Nur kepada Media tadi malam Selengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=1999101400140490 English Section: ============== Faith of Our Fathers A special TIME.com essay takes the long view on the Red Sox' World Series prospects ------------------------------------------------------- As Abraham Lincoln knew, unique events that happened fourscore-plus years ago provide a useful way of marking time. The summoning of such events, as if at a seance, makes an audience sit up, take notice, realize just how much water has passed beneath the bridge. Also: A grander grandeur accrues to the long-past achievement as we reflect on how many human generations have come and gone in the interim - not only how frail is the flesh, but how rare was the deed. Such a bygone event, hearkened, creates nostalgia and longing. That must have been wonderful, to be in audience as those fathers bravely brought forth.... The Boston Red Sox last won baseball's world championship fourscore and one years ago, in 1918, and as baseball folk like to say, you can look it up. They did not win in 1919 and, though they came so very close, they did not win in 1946, '48, '49, '67, '72, '75, '78, '86, '88 and, in this decade, 1990, '95, '96 and '98. This record can be seen as one of remarkable consistency or futility - your pick - but it's certainly one that marks the Red Sox as a companionable second or third banana. They've been so often near, yet always as far as the distance between Bill Buckner's feet. More: http://www.pathfinder.com/time/daily/0,2960,32412-101991013,00.html Legendary Drug Capo, 30 Others Arrested in Major Colombian Bust ----------------------------------------- 5.22 p.m. ET (2122 GMT) October 13, 1999 BOGOTA, Colombia - Fabio Ochoa, a principal in the once-powerful Medellin cartel, and 30 others have been arrested for smuggling 20 tons of cocaine a month to the U.S, officials announced Wednesday. Reuters Alleged Colombian drug trafficker Fabio Ochoa, 42, was arrested at his home in Medellin, Colombia In the biggest blow to Colombian drug trafficking since 1995, Ochoa, a notorious crime figure and former ally of late coke king Pablo Escobar, and the others were seized Tuesday night in police raids in Bogota, the northwest city of Medellin and the southwest city of Cali. The arrests were conducted in conjunction with the U.S. Drug Enforcement Administration (DEA), authorities said. More than 200 police and U.S. anti-drug agents raided a total of 76 buildings in Medellin, Bogota and Cali in the culmination of a year-long operation codenamed Millennium. National Police chief Gen. Rosso Jose Serrano said all those captured could be extradited and face trial in the U.S. where penalties for drug trafficking are much harsher than in Colombia. Most of the suspects were arrested in Colombia, with others captured in Ecuador, Mexico and the United States, he said. More: http://foxnews.com/js_index.sml?content=/video/netshow.sml "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
