************************** Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************** Ambon, 27 Desember 1999, 21:23 WIT. Situasi Kota Ambon sepanjang hari Senin 27 Desember 1999 lumpuh total, baik darat maupun laut. Kerusuhan pecah di berbagai tempat seperti Jl A M Sangaji, UKIM dan beberapa tempat lain sekitar Gereja Silo yang musnah terbakar malam sebelumnya. Di wilayah UKIM terdapat beberapa titik api. Diinformasikan sekitar 2 orang tewas dan belum teridentifikasi. Laporan saksi mata mengatakan konsentrasi Massa Putih terlihat menguasai sekitar Gereja Silo dan berkonsentrasi di Jalan Sedap Malam sampai lorong Kolonel Pieters. Massa Putih bergerak membakar wilayah Kristen di sekitar Gereja Silo dengan dukungan mobil lapis baja aparat keamanan, dan melakukan penembakan membabi-buta terhadap wilayah Kristen. Massa Kristen tidak dapat bergerak kemanapun, karena diblokir ketat oleh aparat. Pemblokiran ini membuat massa mengamuk dan membakar beberapa buah tempat pemukiman Muslim, termasuk sebuah mesjid di Jl A M Sangaji. Mereka merasa frustrasi karena blokiran aparat yang begitu ketat, sementara Massa Putih leluasa bergerak merusak, membakar dan menghancurkan wilayah Kristen. Tim Investigasi yang berusaha meliput secara obyektif, menemukan kenyataan yang sangat mengherankan bahwa aparat keamanan sangat berpihak, walaupun telah mendapat pengarahan dan tekanan selama ini. Kenyataan di lapangan memperlihatkan jelas keberpihakan itu, sehingga tidaklah mengherankan bahwa Gereja Silo yang sangat dekat dijaga aparat, dapat ditembus oleh massa Putih. Di bagian lain kota Ambon, terlihat 2 buah speed boat menyeberangkan massa Putih dari jazirah Leihitu sejak jam 08:00 pagi sampai 13:00 waktu setempat. Penyeberangan ini sangat disesalkan, karena dibiarkan oleh patroli SatPol Air & AL. Speed boat yang bermuatan penuh sekitar 20 orang sekali menyeberang, melakukan hampir 50 kali penyeberangan, sehingga menurut saksi mata jumlah yang diturunkan ditaksir sekitar hampir 2000 orang. Massa tersebut diturunkan di Poka dan bergerak ke Belakang Kota. Malam sebelumnya terlihat cahaya lampu senter di daerah Poka pegunugan, yang diinformasikan sebagai massa Putih yang turun bergerak dan masuk ke kota Ambon. Hal inilah yang menyebabkan konsentrasi massa putih semakin hari semakin banyak dan beringas, karena bantuan massa dari luar kota Ambon. Dari beberapa kontak person dan hubungan telepon ke berbagai rumah sakit, disebutkan bahwa korban meliputi: 1. 46 Orang Tewas 2. Sekitar 60 orang luka-luka Data ini masih merupakan data sementara dan sedang di cross-chek oleh Tim Investigasi. Di bawah ini kami muat data sementara korban tewas dan terluka dari peristiwa semalam hingga hari ini. 1. Melyanus Taribuka - tewas tertembak di kepala 2. Willem Apitu - tewas tertembak di kepala 3. Jongky Baker - tewas tertembak di kepala 4. Hanny Ola - Luka tertembak 5. Vitalis - Luka tertembak 6. Cores Boker - Luka tertembak 7. Jemmy de Fretes - Luka tertembak 8. Rhein Louhanapessy - Luka tertembak 9. Richard. M - Luka tertembak 10. Ferdy Dumatubun - Luka tertembak 11. Boy Paliama - Luka Pecahan Granat 12. Tanary Hadi Sudharmono - Luka Bakar 13. George Nusi - Luka Pecahan Bom 14. Jopy Leleulja - Luka tertembak 15. Polly Anakotta - Luka Tertembak 16. Jacob Wattimury - Luka tertembak 17. Ampy Talakua - Luka tertembak 18. Pattipeilohy - Luka Pecahan Bom 19. Selanno - Luka Tembak 20. Onny Latumahina - Luka Tembak 21. Jopie Hattu - Luka Tembak Sementara itu, dilaporkan terlihat pula beberapa titik api di sekitar daerah Air Selobar. Diperkirakan kebakaran terjadi di lokasi rumah-rumah bekas terbakar dari tragedi lalu. Sampai sesaat sebelum berita ini diturunkan, kota Ambon dalam keadaan mencekam. Masih terdengar bunyi bom dan tembakan di dalam kota, dan dilaporkan pula tembakan di laut sekitar Poka - RumahTiga. Sumber: Yayasan Sala Waku Maluku =============================== "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
