************************* Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************* Salam sejahtera, Para Netters yth, seperti yang telah kami informasikan sebelumnya bahwa pada hari ini (Senin, 17 Januari 2000) telah terjadi kembali kerusuhan di Bagian Timur Indonesia. Kali ini terjadi di Kota Mataram - NTB. Peristiwa penyerangan dan pembakaran terhadap rumah ibadah (gereja) terjadi sejak pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian ini diperkirakan sebagai dampak lanjut dari aksi demonstrasi (Tabliq Akbar) yang berlangsung di Mataram pada waktu sebelumnya berkaitan dengan kejadian kerusuhan di Ambon. Kemudian situasi Mataram hingga pukul 11 WIT dalam keadaan mencekam berhubung adanya aksi massa (sekitar 500 orang) yang melakukan penyerangan terhadap rumah-rumah ibadah. Kemudian hingga sekitar Pukul 15.00 WIB situasi Mataram masih tetap mencekam, dan dilaporkan sedang terjadi penyerangan lanjutan ke berbagai gereja-gereja besar di Mataram seperti GKII (Gereja Kemah Injili Indonesia) dan GBI (Gereja bethel Indonesia). Diperkirakan semua gereja di kota Mataram akan terkena serangan. Adapun data sementara gereja yang sudah dirusak dan dibakar oleh massa tersebut adalah sebagai berikut: -GPIB Imanuel di Jl.Bung Karno (gereja lama), dirusak dan dibakar -GPIB di Jl. WR. Supratman --- dirusak (kerusakan40%) -Gereja Katolik Imacullata di Jalan Pejanggik, didepan Rumah Sakit Umum - Mataram --- dibakarhabis -GpdI (Gereja Pentakosta di Indonesia) - dirusak dan dibakar - Gereja Kemah Injili Indonesia (GKII) - Gereja Bethel Indonesia (GBI) - Gereja Bukit Sion - Gereja Advent - Gereja Emanuel - Gereja Betlehem - dll, masih ada yang belum teridentifikasi. Selain gedung gereja, pertokoan dan rumah makan juga ikut dirusak dan dibakar oleh massa. Hingga informasi ini kami buat (Pukul 18.30 WIB), Kota Mataram masih mencekam, dan sebagian umat Kristen sudah mulai mengungsi ke daerah Bali. Sumber: Kontak Person di Mataram HIMBAUAN: 1. Berdoa untuk situasi bangsa dan negara, dan secara khusus kerusuhan di Maluku, Halmahera dan Mataram. Doakan juga keberadaan para pengungsi yang berjumlah puluhan ribu. 2. Dihimbau kepada semua gereja agar tetap waspada terhadap situasi lingkungnya. 3. Tidak terpancing dengan isu-isu yang bersifat provokatif 4. Membina hubungan yang erat dengan masyarakat di lingkungan masing-masing. "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
