************************* Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************* PERNYATAAN GEREJA-GEREJA DAN LEMBAGA KRISTEN SE JAWA BARAT ATAS KERUSUHAN DI MALUKU Dalam rangka turut menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1420 H, suatu hari yang suci dan mulia, hari kemenangan atas hawa nafsu dan angkara murka, patutlah disyukuri bahwa dengan Anugerah Tuhan Yang Maha Esa bangsa Indonesia berkenan memasuki tahun 2000. Besamaan dengan itu, kami mewakili Gereja-Gereja dan Lembaga-lembaga Kristen se-Jawa Barat sangat prihatin setelah mengamati kerusuhan yang terjadi di Ambon pada setahun silam yang tak kunjung terselesaikan bahkan makin melebar ke Maluku Utara dan mendorong kemungkinan terganggunya kehidupan kerukunan umat beragama di Jawa Barat, yang telah terpelihara dengan baik selama ini antara lain dengan terselenggaranya Musyawarah Forum Konsultasi dan Komunikasi antar Umat Beragama yang diadakan pada tanggal 2-4 Desember 1999, dan dihadiri oleh pemuka-pemuka Agama di Jawa Barat, yang salah satu keputusannya adalah akan dibentuknya Forum Komunikasi dan Konsultasi antar Pemuka Agama di Jawa Barat. Maka dalam keprihatinan yang sangat mendalam, dengan ini kami menyampaikan imbauan, saran, solusi dan pernyataan sikap sebagai berikut : 1. Menyerukan agar semua pihak yang bertikai di kawasan Maluku (Ambon, pulau-pulau sekitarnya) dan Maluku Utara agar segera menghentikan tindak kekerasan,balas membalas, menghancurkan dan membumi-hanguskan sarana peribadatan agama, sarana umum dan perumahan rakyat. Karena tindakan tersebut bertentangan dengan ajaran agama dan perilaku sebagai bangsa yang berbudaya. Perlu diingatkan bahwa kekerasan tidak akan memecahkan persoalan, bahkan akan mengundang murka ALLAH atas bangsa kita. 2. Tindakan tersebut bila dilanjutkan terus akan meruntuhkan pilar-pilar kerukunan umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa, serta akan mempermalukan diri sendiri sabagai bagian bangsa yang dikenal kerukunannya dengan budaya "Pela Gandong" yang dimilikinya. 3. Menyerukan dan mendesak agar pemuka masyarakat Maluku segera menghentikan pertikaian politik untuk memperebutkan jabatan politik dan kepentingan golongan yang akhirnya mengorbankan rakyat banyak yang tidak berdosa, dan menolak tegas campur tangan elite politik dengan kepentingan masing-masing dalam setiap konflik dan kemelut yang terjadi di daerah. 4. Mendesak agar Pemerintah Pusat dapat mengambil prakarsa untuk mempertemukan para pihak yang tertikai, pemuka agama, pemuka adat, dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya untuk mengadakan dialog perdamaian, yang diadakan di luar daerah Maluku atas beban pemerintah sepenuhnya. Karena pada hakekatnya para pihak yang bertikai adalah satu rumpun bangsa yang memiliki tali persaudaraan, yang masing-masing masih mendambakan perdamaian dan memiliki harga diri dan keyakinan yang patut dihormati semua pihak. 5. Mendesak agar Pemerintah Pusat segera menarik oknum-oknum aparat keamanan yang nyata-nyata terlibat dalam keberpihakan kepada salah satu kelompok yang bertikai, maupun yang anggota keluarganya menjadi korban kerusuhan yang secara langsung maupun tidak langsung akan melibatkan dirinya dalam arus emosi yang mendorong keberpihakan. Diharapkan segenap jajaran Tentara Nasional Indonesia dapat bertindak tegas, adil, arif, dan tidak memihak kelompok manapun. 6. Mendesak agar Pemerintah Pusat dan daerah untuk segera mengadakan pengawasan khusus terhadap semua arus informasi baik mass media cetak dan elektronik maupun pertemuan-pertemuan keagamaan di rumah-rumah Ibadat maupun tempat lainnya yang bersifat provokatif, agitatif, memanas-manasi situasi ataupun yang memutar-balikan fakta dengan tidak mengorbankan nilai-nilai luhur demokrasi dan kebebasan mengeluarkan pendapat. 7. Mendesak agar Pemerintah Pusat maupun daerah dapat menyediakan anggaran khusus bagi rehabilitasi dan pembangunan kembali sarana peribadatan, sarana umum dan perumahan rakyat yang turut terusak ataupun terbakar dalam kerusuhan di Maluku (Ambon, pulau-pulau sekitarnya) dan Maluku Utara secara menyeluruh. 8. Menyerukan kepada segenap komponen bangsa untuk turut berpartisipasi membangun kembali kerukunan umat, keutuhan bangsa dan pembangunan sarana fisik dan infrastruktur yang telah hancur porak-poranda tanpa adanya unsur membeda-bedakan. Partisipasi untuk membangun tersebut hendaknya bersifat kemanusiaan dalam bingkai solidaritas bangsa dan tidak untuk dipergunakan bagi survivenya suatu kelompok untuk memperpanjang dan meneruskan konflik yang terjadi. Demikianlah rasa keprihatinan, himbauan, saran, solusi dan pernyataan umat Kristen Jawa Barat yang disalurkan lewat Pimpinan Gereja-Gereja dan Lembaga Kristen Se Jawa Barat yang disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya. Dan lewat kesempatan ini pula kami menyampaikan ucapan "SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1420 HIJRIAH, Minal Aidin Wal' faizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin" kepada segenap umat Islam saudara kami sebangsa setanah air di seluruh Indonesia dan khususnya di Jawa Barat. Bandung, 10 Januari 2000 ATAS NAMA GEREJA-GEREJA DAN LEMBAGA-LEMBAGA KRISTEN SE JAWA BARAT 1. Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia Wilayah Jawa Barat (PGIW JABAR) Pdt. Engkih Gandakusuma, STh (Ketua Umum) 2. Persekutuan Gereja-Gereja Pantekosta Indonesia Daerah Jawa Barat (PGPI Jabar) Pdt. Drs. Nas Ginting (Yang Mewakili) 3. Persekutuan Injili Indonesia Wilayah Jawa Barat (PII JABAR) Ev. JS. Timorason, BE (Ketua) 4. Gabungan Gereja-Gereja Baptis Pengurus Daerah JABAR Pdt. DR. Billy Mathias (Ketua) 5. Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Wilayah Jawa Barat (GMAHK) Pdt. SB Siagian (Ketua) 6. Gereja Bala Keselamatan Kordinator Jawa Barat Mayor Henoch Nore (Ketua) 7. Badan Kerja Sama Gereja-Gereja Se Jawa Barat (BKSG JABAR) Pdt. Josephus A. Suatan, S.Th (Ketua I) 8. Perwakilan Gereja-Gereja Dan Perkumpulan-Perkumpulan Kristen Bandung (PGPK) Pdt. DR. Hada Andriata (Ketua Umum) 9. Forum Komunikasi Kristiani Jawa Barat (FKK JABAR) Ev. JS Timoeason, BE (Ketua Umum) "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
