''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Rabu, 22 Maret 2000 ================================== @ Gus Dur pesan lagu Haleluya @ Gus Dur Tawari AGAM Masuk TNI @ Paus Disambut Hangat di Yerusalem @ "Selama Ini MUI Tak Berani Kritik Pemerintah" @ Gus Dur harus bisa seperti FD Roosevelt @ Pada Hakikatnya Prinsip Agama Sama --------------- Luar Negeri -------------------- * Australia Perbarui Kebijakan Pertahanan * Clinton Melobi Asia Selatan ------------------------------------- S E L A M A T M E M B A C A ''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Gus Dur pesan lagu Haleluya ----------------------------------- satunet.com - Gus Dur ternyata punya order khusus di acara pembukaan Kongres I PDI-P 27 Maret 2000 di Semarang. Kepada pihak DPP PDI P dia minta Grup Musik Bambu dari Minahasa yang rencananya akan mengisi acara hiburan membawakan lagu Haleluya. "Permintaan ini disampaikan langsung oleh Gus Dur. Dia pesan khusus lagu Haleluya agar dibawakan oleh Group musik bambu dari Minahasa," kata Humas Panitia Kongres I PDI P Semarang, Saul DeOrnay Selasa sore di kantor DPP PDI P Lenteng Agung. Selengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/03/22/10217.html Gus Dur Tawari AGAM Masuk TNI ------------------------------------------ KUNJUNGI MARKAS MARINIR: Presiden KH Abdurrahman Wahid berjalan di depan barisan pasukan Marinir dalam kunjungannya di Markas Marinir Brigif II Cilandak, Jakarta Selatan, kemarin. (Foto: Suara Merdeka/rtr-77k) JAKARTA - Presiden Abdurrahman Wahid menawarkan kepada anggota AGAM untuk masuk TNI, jika Pemerintah Indonesia dan GAM berdamai. Hal itu disampaikan Gus Dur ketika bersama-sama Wapres Megawati Soekarnoputri berkunjung ke Markas Marinir Brigif II di Cilandak, Jakarta Selatan, kemarin. ''Seandainya nanti dalam perundingan antara pemerintah dan pihak di Aceh untuk mengakhiri masalah Aceh, bila itu terjadi, anggota GAM boleh masuk menjadi TNI. Tapi dengan syarat harus lulus tes. Itu ukuran objektifnya,'' jelas Gus Dur. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0003/22/nas3.htm Paus Disambut Hangat di Yerusalem ------------------------------------------- Yerusalem - 22 Mar 00 06:47 WIB (Astaga.com) Paus Yohanes Paulus II, Selasa (21/3) menjadi pemimpin Katolik pertama yang mengunjungi Israel. Ia memenuhi impiannya melakukan perjalanan ke tempat di mana Yesus Kristus dilahirkan dan dimakamkan. Perjalanan yang dilakukan oleh Pemimpin Spiritual Katolik berusia 79 tahun itu, juga merupakan suatu upaya Gereja Katolik Roma untuk melakukan rekonsiliasi dengan umat Yahudi. Sebagai tanda penghormatan terhadap kunjungan bersejarah Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik ini, seluruh jajaran Pemerintahan Israel, mulai dari Perdana Menterinya sampai ke jajaran terendah, sudah berada di Bandar Udara Tel Aviv menjelang kedatangan Sri Paus. Selengkapnya: http://www.astaga.com/Article/1,4177,5076,00.html "Selama Ini MUI Tak Berani Kritik Pemerintah" --------------------------------------------------------- JAKARTA-Presiden Abdurrahman Wahid kembali menyampaikan keinginannya untuk memandirikan Majelis Ulama Indonesia (MUI), karena selama ini bantuan pemerintah kepada MUI mengakibatkan lembaga itu menjadi takut melakukan kritik. "Selama ini, MUI diasuh pemerintah, sehingga tidak akan berani mengritik pemerintah," kata Gus Dur pada pertemuannya dengan masyarakat umum yang disebut "Pertemuan dengan Khalayak Ramai" di Gedung Pola Jakarta Pusat, Selasa malam. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0003/22/nas4.htm Gus Dur harus bisa seperti FD Roosevelt ------------------------------------------------ satunet.com - Keberhasilan Franklin Delano Roosevelt (FDR), presiden AS tahun 1933, dalam mengatasi krisis ekonomi hendaknya dijadikan panutan bagi Dus Dur untuk melakukan hal yang sama di Indonesia. Pernyataan tersebut diungkapkan Nurcholis Madjid usai dialog bertajuk Seri Dialog Transparansi ke 34 "Transparansi Pengangkatan Pejabat Publik: Akomodasi Politik atau Profesionalisme Birokrasi" di Jakarta Selasa. Selengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/03/22/10239.html Pada Hakikatnya Prinsip Agama Sama --------------------------------------------- Jakarta (Bali Post) - Bila dalam berinterksi umat yang berlainan agama selalu mencari perbedaan, hal itu bisa mengarah pada proses disintegrasi komponen bangsa. Mestinya pemeluk satu agama dan pemeluk agama yang lain berusaha mencari kesamaan, karena pada hakikatnya prinsip agama satu dengan lain sama. Demikian dikatakan Menko Kesra dan Taskin Prof. Dr. Basri Hasanudin di Jakarta, Selasa (21/3) kemarin, saat menerima Panitia Nasional Hari Raya Nyepi. Panitia Nasional Hari Raya Nyepi dipimpin Ketua Harian PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Pusat Letjen (Pur) Putu Soekreta Soeranta, Sekjen PHDI Drs. Ida Bagus Gunadha, Wakil Ketua Umum Panitia A.A. Ngurah Wirawan serta Sekum Dr. Wayan Koster. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/3/22/n3.htm --------------- Luar Negeri ------------------ Australia Perbarui Kebijakan Pertahanan ------------------------------------------------- Canberra- Pemerintah Australia sedang mempersiapkan Buku Putih (White Paper) kebijakan baru pertahanan Negara Kangguru dengan tujuan utama untuk memperkuat kemampuan pasukan tempur maupun menjaga perdamaian. Kebijakan pertahanan Australia akan terfokus pada ketidakstabilan lingkungan tetangganya di Utara dan Timor Timur, Papua Nugini dan Kepulauan Pasifik, demikian diberitakan surat kabar The Australian, Selasa (21/3) kemarin. Dengan mengutip sumber-sumber pemerintah Australia, harian tersebut menyatakan, para menteri federal anggota Komite Keamanan ingin menekankan pada pasukan pertahanan Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/3/22/m1.htm Clinton Melobi Asia Selatan --------------------------------- JUMLAH penduduk India, Pakistan, dan Banglades sama banyaknya dengan seperenam penduduk dunia, namun belum ada satu Presiden AS pun yang melakukan kunjungan resmi ke kawasan ini semenjak Jimmy Carter tahun 1978. Tidak heran, bila kunjungan Clinton ke tiga negara Asia Selatan ini tak hanya punya arti penting bagi diri Clinton-yang sepuluh bulan lagi turun jabatan-akan tetapi juga bagi AS. Dalam artikel tulisannya-yang dimuat di International Herald Tribune Senin 20 Maret 2000-Bill Clinton mengungkapkan keyakinannya bahwa untuk memperkukuh perdamaian, kemakmuran, dan kemerdekaan dunia di abad ke-21 mendatang, hal itu akan sangat tergantung pada kemampuan AS untuk membangun kerja sama dengan bangsa-bangsa Asia Selatan: bagaimana saling memenuhi kepentingan bersama, serta mencari jalan keluar perbedaan yang masih ada di antara mereka. Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0003/22/LN/clib03.htm "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
