**************************
Laporkan Situasi lingkungan
<[EMAIL PROTECTED]>
Atau Hub Eskol Hot Line
Telp: 031-5479083/84
**************************
"Derita Warga Transmigran Halmahera Tengah"
----------------------------------------------------------
Setelah kerusuhan melanda seluruh kawasan Halmahera, warga transmigran di
Subaim yang berasal dari Pulau Jawa merasa sangat ketakutan. Tanggal 10
Januari 2000 massa Putih telah menyerang Subaim termasuk desa Gulapapo,
yang merupakan salah satu daerah transmigrasi di Halmahera. Tanggal 11
Januari 2000 penyerangan diteruskan ke daerah Dodaga. Selama penyerangan
ke Subaim, massa Putih telah menawan warga transmigran yang beragama
Kristen sebanyak 372 orang. Munurut kesaksian dua orang transmigran yang
lolos dari serangan massa, warga Kristen yang ditawan telah diperlakukan
dengan tidak manusiawi. Anak-anak gadis dipekerjakan sebagai pelayan bagi
pasukan Putih, sedangkan pria diikat. Bahkan, menurut mereka telah terjadi
pelecehan seksual terhadap ibu-ibu yang ditahan. Hingga berita ini dimuat
belum diketahui keberadaan warga transmigrasi tersebut. Kesaksian warga
transmigran ini telah disampaikan oleh Tim Investigasi Suara Peduli
Halmahera (SPH) kepada Komandan Armed, Letkol Sutrisno di Ternate melalui
telepon pada tanggal 14 Februari 2000.
Semoga para warga transmigran tersebut tetap dalam perlindungan Tuhan.
Sumber: SPH
Salam dan doa,
Eskol Net
-------------------
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l