''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Kamis, 27 Juli 2000 ================================ <>Dikecam, Surat PGI Undang Pasukan Asing di Maluku <>'Pertemuan Yogya tentukan masa depan Gus Dur' <>Ada Letjen TNI AD Urusi Jihad <>Gus Dur Ketua Dewan Syuro Bambang Yudoyono Dilamar PKB <>Muslim dan Non Muslim Bangun Barak Pengungsi di P. Bacan ++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Dikecam, Surat PGI Undang Pasukan Asing di Maluku ----------------------------------------------------------- Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Syafii Ma'arif, menilai permintaan pengurus pusat Persekutuan Gereja-geraja di Indonesia (PGI) mengundang pasukan asing ke Maluku sebagai hal yang tidak masuk akal dan bertentangan dengan nilai-nilai nasionalisme sejati. "Permintaan PGI itu sungguh tidak masuk akal karena bisa dianggap mengundang kembali penjajahan di Indonesia. Di mana martabat kita?" tandasnya menjawab pertanyaan pers dalam satu sesi Munas ke-VI MUI di Asrama Haji, Jakarta, Kamis (27/7) dini hari. Jika kekuatan asing sampai bisa masuk ke Indonesia untuk mencampuri urusan dalam negeri, katanya, sama saja dengan meremehkan kedaulatan utuh bangsa ini. Lengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,26541,00.html 'Pertemuan Yogya tentukan masa depan Gus Dur' ------------------------------------------------------ satunet.com - Pengamat politik CSIS Dr Kusnanto Anggoro mengatakan, pertemuan antara Gus Dur, Megawati, Amien Rais, dan Akbar Tanjung di Keraton Yogyakarta atas undangan Sri Sultan Hamengkubuwono X menentukan masa depan Gus Dur. Menurut Kusnanto, arah SU MPR mendatang pun akan sangat tergantung pada Pertemuan Yogya, 1 Agustus 2000. Kalau pertemuan Yogya itu ditindaklanjuti oleh Gus Dur, Amien Rais, Megawati, dan Akbar Tanjung, maka sampai akhir sidang kedudukan Gus Dur sebagai presiden akan tetap aman. Tapi, lanjut Kusnanto, tidak berarti tahun-tahun berikutnya kedudukan Gus Dur sebagai presiden masih aman. Sebab, sebagian anggota DPR masih akan menggunakan hak interpelasi, hak menyatakan pendapat, hak angket, dan lain-lain. Setelah sidang tahunan kinerja pemerintah akan tetap dinilai, demikian pula dengan kerja kabinet baru nanti. Lengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/07/27/21963.html Ada Letjen TNI AD Urusi Jihad Kelompok Tidak Bertangungjawab di DPR koridor.com [27 Jul, 0:09] "Seorang letnan jenderal, saya panggil. Saya bilang, pak sampeyan ini letnan jenderal TNI Angkatan Darat yang masih aktif. Kok saya dengar-dengar, sampeyan ini membiayai kelompok jihad," tandas Gus Dur, di Surabaya Rabu (26/7) malam. Menurut pengakuan Gus Dur, dia memberikan pilihan kepada sang jenderal apakah mau mengurusi kelompok jihad (Laskar Jihad Ahlus Sunnah Wal Jama'ah-Red), atau keluar dari TNI. "Tapi, kalau di TNI, tinggalkan itu urusan jihad-jihad itu. Malah saya bilang, jihad atau jahid itu," begitu Gus Dur menirukan pembicaraannya dengan seorang Letjen TNI AD, di Karang Ploso, Singosari Malang pada Senin (24/7) lalu, dalam satu acara TNI AD. Lengkap: http://www.koridor.com/artikel.php3?in_no=6238 Gus Dur Ketua Dewan Syuro Bambang Yudoyono Dilamar PKB --------------------------------------- TEMPO Interaktif, Surabaya: Letnan Jenderal Susilo Bambang Yudoyono bakal direkrut untuk masuk ke jajaran DPP Partai Kebangkitan Bangsa. Kabar tersebut semula beredar terbatas namun menjadi santer dan diperbincangkan peserta Muktamar I PKB di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, ketika Presiden Abdurrahman Wahid berpidato di hadapan muktamirin setelah dipilih secara aklamasi menjadi Ketua Dewan Syuro DPP PKB periode 2000-2005, Rabu (26/7) malam. Memang Gus Dur tidak menyebutkan nama secara gamblang, ia hanya memberikan sinyal namun terlihat gamblang dan mudah ditangkap khalayak yang berada di sekitar arena muktamar. "Ada seorang letnan jenderal yang sudah saya minta untuk bergabung ke PKB. Namun, ketika saya tanya, ia menyatakan, saya tidak bisa bergabung ke PKB kalau diri saya masih letnan jenderal aktif. Jadi, ya sudahlah, mari kita tunggu sampai ia pensiun November mendatang," tutur Gus Dur yang langsung disambut tepukan tangan. Di sela-sela itu sambutan meriah itu, orang awam pun mudah menangkap maksud Gus Dur. "Itu pasti Pak Susilo Bambang Yudoyono," cetus seorang warga PKB yang menonton pidato Gus Dur dari televisi karena ruangan terisi penuh dan sudah tertutup. Sementara itu, Prof Dr Alwi Shihab yang bakal menduduki posisi Ketua DPP PKB -dan mengurungkan niat bersaing dengan Matori Abdul Jalil- membenarkan sinyalemen bakal bergabungnya jenderal cerdas namun santun tersebut ke pimpinan pusat partai berlambang bintang sembilan tersebut. "Ya, kayaknya begitu. Tapi, nggak tahu posisinya di mana," ujar Alwi. Lengkapnya: http://www.tempo.co.id/news/2000/7/27/1,1,1,id.html Muslim dan Non Muslim Bangun Barak Pengungsi di P. Bacan Ternate. ------------------------------------------------------------------ Warga muslim dan non muslim di Desa Amasing dan Babang Kecamatan Bacan, kini kembali menyatu membangun barak-barak pengungsi korban kerusuhan di Pulau Bacan, kabupaten Maluku Utara, menyusul semakin kondusifnya situasi keamanan di daerah tersebut. Dalam kunjungan kerja Sultan Bacan Gahral Syah dan Komandan Sektor Pemulihan Keamanan Maluku Utara Kol Inf Sutrisno, di Pulau Bacan, kemarin, 16 unit barak yang dibangun melalui dana pemerintah itu dikerjakan oleh kedua kelompok yang semula saling bertikai. Keikutsertaan warga muslim dan non muslim dalam pembangunan barak itu membuktikan adanya sejumlah kemajuan berupa kecenderungan positif menuju suasana damai setelah diberlakukannya darurat sipil di Maluku Utara. Lengkapnya: http://www.jawapos.co.id/hotnews/200007/27/20000727-082555.asp ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
