<><><<><><><><><><><><><><><><<>

P U A S A
~~~~~~~~
(Redaksi)

Puasa dalam bahasa Ibrani disebut "tsum" dan "inna nafsyo", artinya
merendahkan diri dengan berpuasa. Bila dirunut di dalam Alkitab, puasa ada
tiga bentuk dalam perwujudannya, yakni:

- Tidak makan dan tidak minum sama sekali (puasa sepenuh). Wujud puasa ini
dapat dicontohkan dalam Kitab Esther 4: 16, dimana Esther dan orang-orang
Yahudi waktu itu berpuasa tidak makan dan tidak minum selama 3 hari sebelum
Esther menghadap Raja.

- Tidak makan, tetapi masih diperkenan minum (air bening). Tubuh seseorang
akan kering jika lebih dari 3 hari tidak minum sama sekali, apalagi 40 hari
40 malam. Dalam Kitab Matius 4:2 , setelah Tuhan Yesus berpuasa 40 hari 40
malam, dikatakan: "..laparlah Yesus..", tidak menyebutkan masalah haus.

- Pembatasan makanan dan munuman, seperti dalam Kitab Daniel 10:3: "makanan
yang sedap tidak kumakan, daging dan anggur tidak masuk ke dalam mulutku
dan aku tidak berurap sampai berlalu tiga minggu penuh."

Tujuan berpuasa menurut Alkitab terutama diarahkan kepada hubungan vertikal
(dengan Allah). Oleh karena itulah Tuhan Yesus mengingatkan dengan tegas di
Matius 6: 16-18

"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik.
Mereka mengubah air mukannya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang
berpuasa ..... Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan
cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang
berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka
Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

Tujuan berpuasa bagi umat Tuhan ialah:

1. Menghormati Allah; Lukas 2:37
"...dan sekarang ia (Hana) janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia
tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan
berpuasa dan berdoa..."

2. Merendahkan diri di hadapan Allah:
"Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga ? Mengapa
kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya ?" (Maz: 58:3).

3. Pertobatan, Meratapi dosa dan kegagalan dalam menjaga ketaatan kepada
Allah.
"..... Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: "Kami telah
berdosa kepada Tuhan." (1 Samuel 7:6).  Demikian juga terdapat dalam
Nehemia 9:1-2: "Pada hari yang kedua pulu empat bulan itu berkumpullah
orang Israel dan berpuasa dengan mengenakan kain kabung dan dengan tanah di
kepala. Keturunan orang Israel memisahkan diri dari semua orang asing, lalu
berdiri di tempatnya dan mengaku dosa mereka dan kesalahan nenek moyang
mereka."

4. Mencari kehendak Allah dan melawan kuasa-kuasa kegelapan
"Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa, aku memaklumkan puasa supaya kami
merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepadaNya JALAN yang
aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami."

5. Penginjilan
Sebelum menyampaikan kabar baik dan sebelum memberitakan pembebasan kepada
orang-orang tertawan dan tertindas, Tuhan Yesus pun melakukan puasa (Lukas
4: 18-19). Kekristenan juga perlu berpuasa bagi orang-orang yang tertawan
oleh dosa dan penindasan sebelum memberitakan kabar baik (Injil) ke seluruh
dunia.

6. Penguasaan Diri
"Marilah kita hidup sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora
dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam
perselisihan dan iri hati. Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai
perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan
keinginannya."

Dengan melihat beberapa tujuan berpuasa di atas maka dapat disimpulkan
bahwa puasa bagi umat Tuhan adalah suatu hal yang penting walaupun tidak
ada kewajiban untuk melakukannya pada moment tertentu (tergantung kepada
pergumulan dan beban hati masing-masing). Namun demikian, puasa bukanlah
tujuan, melainkan salah satu perwujudan ungkapan hati orang-orang yang
telah diselamatkan dalam Kristus Yesus. Sekali lagi, dalam berpuasa kita
berhadapan dengan Tuhan bukan dengan manusia.  Tuhan Yesus memberkati kita
semua. Amin.

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke