'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""' SARI BERITA : Rabu, 29 November 2000 ======================================== <> Ali Masykur Minta Gus Dur Mau Beri Keterangan Pada Pansus <> F-PP dan F-BB resmi tolak amandemen UU No 23/1999 <> Menjelang Satu Desember: Theys Diperiksa di Polda Papua <> Waspadai Dendam Turunan Cak Nur: Jika Lengserkan Gus Dur <> Tommy di Kapal Judi, Rumahnya Dijaga 5 Anjing ```````````````````````````````````` Ali Masykur Minta Gus Dur Mau Beri Keterangan Pada Pansus Reporter: Aulia Andri ------------------------ detikcom - Jakarta, Anggota Pansus Buloggate-Bruneigate DPR dari Fraksi Kebangkitan Bangsa Ali Masykur Musa meminta agar Gus Dur mau memberikan keterangan kepada Pansus DPR seputar kasus penyelewengan dana Yayasan Bina Sejahtera (Yanatera) Bulog sebesar Rp 35 miliar. "Secara pribadi, seyogyanya Gus Dur berkenan untuk dimintai keterangan. Dengan rasa kebenaran, Gus Dur patut didengar keterangannya," kata Ali kepada wartawan ketika ditemui di Nusantara V Gedung DPR/MPR Jakarta, Rabu (29/11/2000). Ali juga menilai, keterangan mantan Kapolri Rusdihardjo kepada Pansus DPR kemarin masih harus dikonfrontir. Terutama dikonfrontirkan kepada pihak-pihak yang disebut oleh Rusdihardjo. Selengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/11/29/20001129-120255.shtml F-PP dan F-BB resmi tolak amandemen UU No 23/1999 Laporan Charles M Siahaan ----------------------------- satunet.com - RUU yang diajukan pemerintah untuk mengamandemen UU No 23/1999 tentang Bank Indonesia, ditolak oleh Fraksi Persatuan Pembangunan (F-PP) dan Fraksi Bulan Bintang (F-BB). F-PP menilai RUU yang diajukan pemerintah masih bersifat partial, tambal sulam dan berdimensi sesaat serta memberikan kesan hanya bermuatan terhadap pergantian Dewan Gubernur, sehingga tidak akan mampu menjawab persoalan yang sekerang sedang berkembang. Menurut F-PP, seperti dibacakan Ketua F-PP Ali Marwan Hanan di Jakarta, Rabu, bahkan materi yang ada masih menyimpan kelemahan. Untuk itu diperlukan lagi perubahan di masa mendatang. Karena itu FPP menyatakan menolak RUU atas perubahan UU No 23/1999 tentang BI dan siap membahas kembali bila pemerintah mengajukan lagi RUU atas perubahan UU No 23/1999 tentang BI yang lebih menyeluruh dan komprehensif. Selengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/11/29/35196.html Menjelang Satu Desember: Theys Diperiksa di Polda Papua 29 Nov 2000 11:14:37 WIB ------------------------------- TEMPO Interaktif, Jayapura: Ketua Presidium Dewan Papua, Theys Hiyo Eluai, Rabu (29/11) pagi, sekitar 09.30 WITA, diperiksa di Polda Papua, Jayapura. Didampingi oleh kedua penasehat hukumnya, Demianus Wakman dan Anton Raharusun, Theys diperiksa langsung oleh Kaditserse Polda Papua, Senior Superintendent Drs Tukarno. Menurut Demianus, sebelum pemeriksaan, Theys akan dimintai keterangannya seputar peringatan HUT Kemerdekaan Papua 1 Desember mendatang. Theys datang ke Mapolda Papua dengan dikawal 100 satgas Papua. Sebenarnya, sesampainya Theys di Jayapura dari Jakarta kemarin (28/11), pihak aparat langsung menyerahkan surat pemeriksaan. Namun, surat itu ditolak menolak dengan alasan lelah. Ia menegaskan akan mendatangi Mapolda dengan sukarela keesokan harinya. Namun, pagi tadi, di tengah perjalanan menuju Mapolda, rombongan Theys sempat diadang empat aparat keamanan yang memberikan surat panggilan kedua. Selengkapnya: http://tempo.co.id/news/2000/11/29/1,1,6,id.html Waspadai Dendam Turunan Cak Nur: Jika Lengserkan Gus Dur ------------------------------- koridor.com [29 Nov, 11:22] "Secara wacana, Muhammadiyah dan Masyumi itu, keras. Tapi secara fisik, tak ada kekuatan yang bisa menandingi NU," tegas Cak Nur sembari mengingatkan sejarah, siapa yang membunuhi orang-orang PKI dan membakari gereja-gereja. Karena itu, meskipun desakan terhadap Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk mundur makin kuat, tapi cendekiawan muslim ini tetap konsisten. "Gus Dur jangan dilengserkan, melainkan biarkan yang bersangkutan mengundurkan diri sendiri secara sukarela," kata Nurcholis Madjid yang akrab disapa Cak Nur. Alasannya, kalau Gus Dur dipaksa mundur, akan timbul dendam turun temurun. Selain itu, di kalangan sipil, dari segi fisik, tak ada yang dapat menandingi kekuatan fisik massa Nahdlatul Ulama-NU. "Saya sebagai orang Jombang, berkultur NU walau Masyumi. Saya merasakan betul dan bisa mengerti dari mare image, bahwa ayah saya menderita. Karena itu saya tidak setuju kalau Gus Dur dimundurkan, tapi biarkan dia mundur sendiri. Kalau dia dimundurkan akan timbul dendam turun temurun," tukasnya sebelum menjadi pembicara pada acara buka puasa bersama di kediaman anggota MPR RI, Fuad Bawazier di Jakarta, Selasa (28/11) malam. Selengkapnya: http://koridor.com/artikel.php/105138/331e84782fb4c0176e3ef7471d623be24/975 474252 Tommy di Kapal Judi, Rumahnya Dijaga 5 Anjing ------------------------- BATAM, Mandiri - Rumah yang diduga milik Tommy Soeharto, terpidana dalam kasus tukar guling tanah Bulog dengan PT Goro Batara Sakti (GBS ) dipasangi papan warna merah bertuliskan dilarang masuk. Tommy sendiri dikabarkan berada di kapal judi LW yang mengangkut ratusan penumpang. Berdasar pemantauan di Batam, Selasa petang, rumah yang terletak di kawasan Tanjung Pinggir Sekupang berdekatan dengan restoran judi Kuda dan Radio Batam FM setelah disiarkan media massa langsung dipasangi papan warna merah dengan tulisan dilarang masuk dengan ancaman hukuman KUHP 551. Tulisan tersebut dipasang pada pohon bertepatan dengan pintu masuk atau sekitar 30 meter dari bangunan rumah yang diduga milik Tommy Soeharto. Sebelumnya rumor yang berkembang di Pulau Batam, Tommy kini sedang berada di kapal pesiar judi yang sedang lego jangkar di perairan laut Riau. Selengkapnya: http://www.mandiri.com/?826773713172877878858681849108807189854338312022222 126 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
