************************* Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************* Suasana Natal thn 2000 ini tiba-tiba dikejutkan oleh suatu tragedi pemboman puluhan gereja di berbagai tempat di Indonesia. Di saat dua momen Hari Raya Besar di negeri ini (Natal dan menjelang Idul Fitri) banyak harapan untuk menciptakan kedamaian di negeri ini. Akan tetapi, entah siapa yang mendalangi, tanggal 24 dan 25 Desember 2000 ini muncul lagi pemboman terhadap gereja. Berikut ini data sementara tragedi pemboman gereja-gereja tersebut: Medan: -------- Bom dikirim dalam bentuk parcel tetapi tidak meledak karena ada anak seorang pendeta yang curiga dan membukanya dan ternyata ditemukan semacam tepung serta ada kabel-kabel di dalamnya, lalu parcel itu langsung diserahkan ke pihak Kepolisian. Setelah laporan itu aparat langsung melakukan pengecekan ke gereja lainnya dan ditemukan parcel berisi bahan yang sama di 11 gereja dan bom-bom tersebut tidak sempat meledak. Pekan Baru: ------------ 1 gedung Gereja (HKBP) dibom, diperkirakan 20 orang meninggal dunia (klarifikasi) Jakarta ---------- * Sebuah bom meledak di pelataran parkir di Gereja Koinonia (Kampung Melayu). Bom itu terlindas oleh mobil akibatnya dua luka (sopir dan pejalan kaki). * Di daerah Matraman bom meledak di Gereja Santo Yosef berupa bom mobil. Akibat ledakan itu 2 (dua) korban dinyatakan meninggal yang diperkirakan adalah jemaat yang mengikuti ibadah. 5 menit sebelum peledakan seorang wanita rambut pendek baju oranye menginformasikan kepada suster bahwa akan ada peledakan. Menurut sumber lain, sebelumnya Pastor gereja tersebut sudah menerima tiga kali ancaman lewat telepon. * Di daerah Gereja Katolik Kanisius, saat misa sedang berlangsung terjadi ledakan granat. * Di lokasi Kathedral, sebuah bom mobil meledak di halaman gereja yang mengakibatkan korban pedagang kalilima. * Di depan Gedung Arya Duta, di gereja Anglikan ditemukan bom seberat 25 Kg. Bandung: ---------- Terjadi ledakan bom di sebuah bengkel di Jl. Jakarta (dekat HKBP) . Diinformasikan 2 orang meninggal Mojekerto: ------------ (1). G. Ebenheizer, Jl. Kartini 4: Terjadi dua kali ledakan sekitar pukul 21.00 WIB. Ledakan I menewaskan seorang anggota Banser, kepalanya hilang dan dua pergelangan tangan hilang terlempar hingga 50 s/d 100-an meter. Ledakan II terjadi 10 menit setelah ledakan I. Bom tersebut (II) ditemukan oleh seorang jemaat di dalam gereja setelah terdengar ledakan I. Bom itu sempat dilempar ke luar gereja dan meledak. (2). Gereja Khatolik, Jl. Pemuda 7-9: Ditemukan 2 bom. Salah satunya ditemukan di bawah pohon natal dalam bentuk kado, seorang jemaat lewat dan menemukan bom tersebut dan meletakkannya di dapur lalu meledak. Korban belum jelas. Bom yang kedua ditemukan di GBI Bethany, Jl. Pemuda 1, bom ditemukan di bawah mobil jemaat yang diparkir di jalan Pemuda itu, tetapi tidak sempat meledak. Kemudian di GBI Allah Baik, Jl. Cokroaminoto ditemukan sebuah bom (masih dalam pemantauan). Batam: ------- Bom meledak di halaman gereja GKBS. Sumber lain mengatakan ada 2 bom yang meledak di daerah ini. Mataram: ---------- Kuburan G. Bethel, Jl. Pemuda. Sebelumnya Pastor mengatakan bahwa mereka sudah 3 kali diancam telepon; Kanisius sedang misa diledakkan granat; Kathedral (bom mobil) halaman digranat. Sukabumi, ----------- (1). Sebuah bom meledak di pinggir tembok depan gereja Sidang Kristus, Jl. Mesjid no. 20. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja kaca-kaca pecah dan tembok retak. (2). Sebuah bom dalam bentuk bingkisan diletakkan di dekat sebuah mobil kijang milik keluarga Saragih (anggota HKBP). Bingkisan (bom) itu kemudian diambil oleh seorang anak kecil dari pemilik mobil karena dikira kado dan dibawa ke dalam mobil. Di tengah jalan, tepatnya di Jl. Otista dekat pintu rel kereta api, bom meledak di dalam mobil yang ditumpangi oleh 7 orang penumpang kijang (Keluarga Saragih); 3 orang meninggal (dua anak-anak dan satu ibunya), dua orang luka parah dan dua orang lagi luka ringan. Tetapi sumber lain mengatakan bahwa penumpang mobil tersebut 8 orang. Demikian informasi sementara dari berbagai daerah di Tanah Air. Himbauan: - Berdoa untuk situasi bangsa dan negara ini, khususnya dalam perayaan Natal tahun ini; - Waspadai dan cek semua tempat parkir, termasuk bawah mobil sebelum ibadah dalam gereja; - Waspadai segala bentuk parcel atau kiriman lainnya ke dalam gereja; - Ke dalam gereja cukup membawa Alkitab saja agar ketahuan setiap barang/bungkusan yang mencurigakan; - Pintu gerbang gereja atau rumah di dekat gedung gereja harus dijaga dari awal hingga akhir ibadah; - Jika menemukan benda atau bungkusan yang mencurigakan segera bawa ke tempat yang aman dan segera laporkan ke Polisi. Salam dan doa, Eskol Net "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
