''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''" SARI BERITA : Kamis, 22 Februari 2001 ===================================== <> Amien Rais: "Mega Tokoh yang Mampu Selesaikan Krisis" <> Amien : Kasus KKN Tuntas, Gus Dur Kembali Dipercaya <> Fokus Media: Presiden ke Luar Negeri di Tengah Situasi Rawan <> 200-an Mahasiswa Anti-Gus Dur Telah Kumpul di MA <> Buntut Rusuh Selatpanjang-Riau 3.000 WNI Keturunan Mengungsi ===================================== Amien Rais: "Mega Tokoh yang Mampu Selesaikan Krisis" 21 Feb 2001 23:0:5 WIB -------------------------------------------------- TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua MPR Amien Rais mengatakan setuju jika Megawati Sukarnoputri dianggap tokoh yang mampu menyelesaikan krisis. Amien juga setuju jika Wakil Presiden itu dianggap tokoh yang mampu menyelesakan krisis multidimensional di tanah air. "Penelitian ilmiah yang dilakukan oleh LP3ES saya kira benar," tegas Amien ketika dimintai komentar soal hasil Survey LP3ES-Cesda di Gedung MPR/DPR, jakarta, Rabu (21/2). Amien juga berharap, seandainya Megawati naik menjadi presiden, lawan-lawan politiknya tidak akan menjatuhkannya. "Mudah-mudahan tidak sampai ke arah itu," ujarnya. Agar tidak terjadi penjatuhan itu, menurut Amien, sebaiknya begitu naik, Megawati membersihkan orang-orang di lingkungannya yang pernah berbuat tidak terpuji. Dalam penelitian LP3ES-CESDA yang dilakukan di lima kota besar Indonesia itu, posisi Ketua Umum PDI-P itu jauh mengungguli tokoh lainnya (Amien, Akbar dan Gus Dur). Dua puluh delapan persen dari 1233 responden meyakini Megawati merupakan sosok yang tepat dan mampu menyelesaikan krisis di Indonesia. Sementara posisi Presiden Abdurrahman Wahid hanya memperoleh 12 persen (peringkat kedua setelah Megawati). (Fajar WH) http://www.tempo.co.id/news/2001/2/21/1,1,65,id.html February. 21, 2001 18:33:05 WIB Amien : Kasus KKN Tuntas, Gus Dur Kembali Dipercaya Reporter/Penulis: Dendi S, Vitrianda HS ------------------------------------------------------------- JAKARTA, Mandiri - Ketua MPR Amien Rais menegaskan bahwa pemerintahan Gus Dur bisa mendapatkan kepercayaan kembali dari masyarakat apabila sejumlah kasus KKN dapat secepatnya dituntaskan. Demikian dijelaskannya kepada pers termasuk Mandiri Online seusai menerima delegasi parlemen Eropa yang dipimpin John Bowide, Rabu (21/2) di Jakarta Diungkapkannya bahwa penuntasan KKN memang hal yang berat namun bukan berarti Gus Dur menjadi vakum. Penangan kasus BLBI serta keluarga mantan presiden Soeharto adalah barometer berhasil tidaknya pemerintah mengemban amanat reformasi. Jika kedua kasus ini tertuntaskan hal ini akan bermuara pada pemulihan situasi keamanan di tanah air mengingat masalah ini adalah hal yang pokok. Saat ditanya tentang tanggapan parlemen Eropa terhadap penuntasan KKN, Amien menjelaskan bahwa tamunya tersebut sangat mendukung setiap kebijakkan apapun yang diambil pemerintahan Gus Dur untuk hal tersebut. http://www.mandiri.com/ Kopitime - Kamis, 2/22/2001 7:41:55 AM bbwi Fokus Media: Presiden ke Luar Negeri di Tengah Situasi Rawan ---------------------------------------------------------------------- Presiden Abdurrahman Wahid memulai kunjungan ke luar negeri hari ini, atau 68 hari menjelang Memorandum I DPR berakhir. Kepala Negara bersama 90 orang lainnya, menurut rencana, berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusumah pukul 08.30 WIB. Kepergian Presiden itu dibayang-bayangi aksi demonstrasi mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa dan Sumatra. Menurut rencana, satu setengah jam sebelum Presiden lepas landas, para mahasiswa sudah turun ke jalan untuk mengepung Istana Negara. "Sasaran aksi kami selain menuntut mundur, juga mencegah Gus Dur ke luar negeri, karena masih banyak persoalan dalam negeri yang belum diselesaikan," kata Ketua BEM UI Taufiq Riady kepada Media. Presiden akan berkunjung ke sejumlah negara Timur Tengah dan Afrika, diakhiri dengan menunaikan ibadah haji, 1 hingga 6 Maret. Gus Dur pergi ke luar negeri pada saat situasi politik dalam negeri penuh ketidakpastian. http://www.kopitime.com/kopihot/indexhot.asp?story_id=7435 200-an Mahasiswa Anti-Gus Dur Telah Kumpul di MA Reporter: Nurul Hidayati ----------------------------------------------------------- detikcom - Jakarta, Hingga pukul 07.00 WIB, Kamis (22/2/2001), sekitar 200-an mahasiswa anti-Gus Dur telah berkumpul di sekitar Gedung Mahkamah Agung (MA), tak jauh dari Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Mereka siap mendekati Istana, menghadang Gus Dur. Sementara itu hujan masih juga turun dengan deras. Akibatnya, mahasiswa yang berkumpul di kampus UI Salemba, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, masih belum bergerak. "Kita harap sih sebentar lagi kita berangkat," kata Sekum BEM UI Indra Falatehan, ketika dihubungi detikcom pukul 06.45 WIB. Dijelaskan, menurut rencana dia dan teman-teman "sealiran"-nya akan berangkat demo pada pukul 06.30 WIB. Namun karena hujan datang, langkah mereka terhambat. http://www.detik.com/peristiwa/2001/02/22/2001222-070606.shtml Buntut Rusuh Selatpanjang-Riau 3.000 WNI Keturunan Mengungsi Reporter: Chaidir Anwar Tanjung ------------------------------------- detikcom - Pekanbaru, Merasa belum aman di Selatpanjang-Riau akibat kerusuhan yang terjadi Minggu (18/2/2001) lalu, sebanyak 3.000 WNI keturunan Tionghoa mengungsi. Mereka mengungsi ke sanak saudara, bahkan ada yang eksodus ke Singapura. Dari 3.000 WNI keturunan yang mengungsi, sebagian besar berada di Batam, Tanjung Balai, Karimun, Bengkalis, Dumai, dan sebagian kecil lari ke Singapura. "Memang kita akui sebagian kecil WNI turunan di Selatpanjang ada yang eksodus ke Singapura. Ya tentunya kerena merasa terancam," ujar Wakil Ketua Bupati Bengkalis, Reza Pahlevi kepada detikcom, Rabu (21/2/2001) malam melalui telepon http://www.detik.com/peristiwa/2001/02/22/2001222-002300.shtml "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
