''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
 SARI BERITA : Selasa, 15 Mei 2001
===================================
<*> Tentara Israel Tembak Mati 5 Polisi Palestina
<*> Polda Gagalkan Pengiriman Bom ke Ambon
<*> Pertemuan Pendahuluan Parpol, PDKB tak Diundang
<*> 7 Orang Tewas, Virus Rabies Menyerang
<*> Mega: SI Tak Bisa Dihentikan

Tentara Israel Tembak Mati 5 Polisi Palestina
---------------------------------------------------
Tgl. publikasi: 14/5/2001 17:42 WIB
eramuslim, Jerusalem - Para serdadu Israel telah menembak mati 5 polisi
Palestina di Tepi Barat bersamaan helikopter-helikopter tentara Israel
membombardir secara intens pemukiman Palestina di Jalur Gaza selama lebih 7
bulan. Puluhan korban di pihak Palestina terus berjatuhan. Demikian laporan
yang ditulis wartawan AFP.
Mayat kelima korban polisi Palestina yang tewas itu ditemukan di wilayah
Beitunia, dekat Tepi Barat. Namun juru bicara tentara Israel menegaskan,
bahwa hal itu terjadi secara tidak sengaja. "Pasukan Israel menembak korban
yang diduga sebagai gerombolan yang mencurigakan," lapor wartawan Reuters
menirukan ucapan juru bicara tentara Israel itu.
Penyerangan Israel juga terjadi di dekat Jalur Gaza. Target utama serangan
adalah gedung milik pasukan keamanan Palestina, termasuk markas besar
polisi yang ada kota Gaza.
http://www.eramuslim.com/article/view/4525/

Polda Gagalkan Pengiriman Bom ke Ambon
---------------------------------------------
Senin, 14 Mei 2001, @18:39 WIB
Jakarta -- Kadispen Polda Metro Jaya, Jakarta, Komisaris Besar (Pol) Anton
Bachrul Alam, mengatakan bahwa jaringan intelijen Polda Metro berhasil
menggagalkan pengiriman dua buah paket bom dari Riau menuju Ambon. Lima
orang tersangka pun dibekuk.
Bom yang berhasil disita polisi dari KM Layur yang sedang merapat di
Pelabuhan Sunda Kelapa, sekitar pukul 11. 00 WIB, pagi tadi, rencananya
akan dikirim ke Ambon. Selain itu, polisi juga berhasil menemukan sebuah
senjata laras panjang dari kapal yang mengangkut kayu tersebut. Kapal asal
Riau itu bertujuan ke Ambon, namun transit dulu Pelabuhan Sunda Kelapa,
Jakarta Utara. Nah, saat itulah polisi menggrebeknya. Dari situ, polisi
berhasil pula mengamankan 5 orang tersangka yang berada dalam kapal,
termasuk kapten dan anak buah kapal. Menurut Anton, dalam keterangannya
kepada wartawan, sore tadi, di Mabes Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal
Sudirman, Jakarta, bom tersebut adalah bom siap pakai. Dari hasil laporan
tim Gegana Polda, bom itu sudah dilengkapi sumbu dan detonator. Jadi,
"Sudah siap pakai," katanya.
http://www.berpolitik.com/article.pl?sid=101/05/14/1839230

Pertemuan Pendahuluan Parpol, PDKB tak Diundang
-------------------------------------------------------
Prakarsa PDIP untuk memfasilitasi pertemuan antar pimpinan partai politik
makin maju. Rabu lusa, pukul 10.00, PDIP akan mengundang pimpinan fraksi di
DPR untuk mengadakan pertemuan awal sebelum pertemuan antarpimpinan parpol
itu. Uniknya, Fraksi Demokrasi Kasih Bangsa (FDKB), yang memiliki 5 kursi
dan pendukung setia Gus Dur, tak diundang dalam rapat itu.
Menurut Sekretaris Fraksi PDIP Herry Achmadi, pertemuan itu dipastikan akan
digelar Rabu nanti. "Tempatnya, masih dicari, kalau tak di Hotel Mulia ya
di Hyatt,"kata mantan Ketua DM ITB itu.
Tentang tak diundangnya PDKB, Herry berpendapat, PDIP sebagai sahibul hajat
hanya mengundang fraksi yang memiliki jumlah anggota lebih dari 10 di DPR.
"Karena itu fraksi kurang dari 10 tak berhak memberikan
pandangannya,"katanya.
http://www.kopitime.com/kopihot/indexhot.asp

7 Orang Tewas, Virus Rabies Menyerang
--------------------------------------------
Laporan: ANDI NUR AMINAH
Makassar-RoL-- Wabah rabies menyerang 19 Kecamatan di Kabupaten Luwu Utara,
Sulsel. Sejak Januari lalu hingga kini sudah tercatat 16 warga yang
terserang dan tujuh orang meninggal. Jumlah tersebut meningkat dari bulan
ke bulan.
Pada Januari tercatat satu kasus, dua kasus di bulan Februari, dua kasus
pada bulan Maret, delapan kasus pada bulan April, dan tiga kasus lainnya
pada awal Mei ini.
Terus bertambahnya korban yang terjangkit penyakit anjing gila itu telah
meresahkan warga setempat. Kepala Dinas Kesehatan Luwu Utara, dr A Mahmud
Rompegading telah mengeluarkan himbauan agar warga mengkarantina
hewan-hewan mereka untuk mencegah penularan virus rabies. ''Selain himbauan
karantina, Dinas Kesehatan Luwu Utara telah melakukan koordinasi dengan
Dinas Peternakan setempat untuk mengeliminasi hewan yang dicurigai membawa
virus rabies,'' ujar Mahmud kepada wartawan Senin (14/05/01).
http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=28111&kat_id=23

Mega: SI Tak Bisa Dihentikan
----------------------------------
JAKARTA-Wakil Presiden Megawati Soekarnoputeri menegaskan, setelah jatuhnya
memorandum I dan II, Sidang Istimewa (SI) MPR merupakan proses yang tidak
bisa lagi dihentikan. Bahkan, dia sependapat semua penyelesaian masalah
bangsa, baik berupa kompromi politik, dagang sapi, maupun sharing power
harus dibicarakan tuntas dalam SI MPR tersebut.
''Kalau SI ini tidak bisa dihentikan. Tinggal di dalamnya itu dari siapa
dan antarsiapa,'' kata Mega sebagaimana dikutip Ketua PP Pemuda
Muhammadiyah Drs H Nadjamuddin Ramly.
Sepuluh pengurus PP Pemuda Muhammadiyah dipimpin ketua umumnya, Drs H Imam
Addaruqutni MA, Senin (14/5) kemarin diterima Wapres di kantornya Jalan
Medan Merdeka Selatan.
http://www.suaramerdeka.com/harian/0105/15/nas1.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke