''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
 SARI BERITA : Selasa, 22 Mei 2001
===================================
* Masyarakat Indonesia Mendewakan Ijazah
* Amien Rais: MPR Siap-siap Gelar SI
* Amien Kian Tak Sabar
* Amien: Wahid Bohong!
*Dicurigai bom, 2 koper diamankan dari Gereja HKBP

Masyarakat Indonesia Mendewakan Ijazah
----------------------------------------------
koridor.com [22 May 2001, 8:06] Guru Besar Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof Dr Sodiq A Kuntoro M.Ed
mengemukakan, adanya pandangan yang berlebihan terhadap peran sekolah
sebagai instrumen mobilita vertikal telah membawa dampak yang kurang baik
terhadap kehidupan masyarakat.
"Muncul penyimpangan yang sangat terasa. Masyarakat menyamakan penguasaan
kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan ijazah yang diperoleh di
sekolah," katanya.
Akibat yang selanjutnya, kata Prof Sodiq dalam orasi Dies Natalis ke-37
UNY, Senin, masyarakat mulai mendewa-dewakan ijazah. Oreintasi belajar di
sekolah berubah ke arah orientasi diploma yang kurang sehat, karena sekolah
dan gelar dijadikan instrumen untuk memperoleh kedudukan dan penghargaan.
"Masyarakat kita kemudian terjangkiti penyakit ijazah dan gelar," katanya
http://www.koridor.com/artikel.htm/112582

Amien Rais: MPR Siap-siap Gelar SI
---------------------------------------
 Senin, 21 Mei 2001, @16:45 WIB
Jakarta -- Tampaknya, menggelar Sidang Istimewa (SI) MPR tidak bisa
dihindari lagi. Besar kemungkinan, rapat paripurna DPR pada 30 Mei nanti
akan meminta MPR untuk menggelar SI. "Pimpinan MPR mulai pasang
 kuda-kuda,," jelas Ketua MPR Amien Rais.
Menurut Amien, siang tadi pimpinan MPR telah mengadakan rapat informal
untuk mengantisipasi digelarnya SI MPR. Hadir dalam rapat itu, Hari Sabarno
(Fraksi TNI/Polri), Ginandjar Kartasasmita (Fraksi Golkar), Matori Abdul
Jalil (Fraksi KB), Nazli Adlani (Fraksi UG). Sedangkan Sutjipto (Fraksi
PDIP) dan Yusuf Amir Faisal (Fraksi PBB) tidak hadir karena berhalangan.
Untuk mempersiapkan itu, pimpinan MPR juga secepat mungkin akan
berkonsultasi dengan Badan Pekerja MPR dan 11 fraksi MPR untuk
mempersiapkan Sidang Istimewa bila bola telah dilempar oleh DPR.
http://www.berpolitik.com/article.pl?sid=101/05/21/1645250

Amien Kian Tak Sabar
------------------------
koridor.com [22 May 2001, 0:27] Jalan menuju Sidang Istimewa-SI MPR RI
terkesan semakin mulus. Pasalnya, 'keinginan' DPR RI untuk meminta MPR RI
menyelenggarakan SI, disambut hangat boss-nya MPR RI, Amien Rais yang
terlihat semakin tak sabar.
Penerimaan hangat Amien Rais itu, terekspresi lewat berbagai aktivitas yang
terbilang luar biasa. Misalnya saja, dalam waktu dekat ini, para pimpinan
MPR RI akan melakukan konsultasi dengan BP MPR RI dan 11 fraksi,
mempersiapkan penyelenggaraan SI MPR RI.
"Pimpinan MPR RI berkesimpulan, secepat mungkin melakukan konsultasi untuk
segera melakukan pleno, mengambil alih persoalan-persoalan DPR RI, yakni
persiapan Sidang Istimewa," ujar Amien Rais usai menerima para pimpinan
fraksi DPR RI di kediamannya di "Widya Chandra", Jakarta, Senin (21/5).
http://www.koridor.com/artikel.htm/112581

Amien: Wahid Bohong!
------------------------
koridor.com [17 May 2001, 1:23] Perseteruan Ketua MPR RI Amien Rais dengan
Presiden KH Abdurrahman Wahid tampaknya sudah sulit diredam. Lihat saja apa
kata Amien menanggapi pernyataan Wahid, mengenai enam provinsi bakal minta
merdeka, jika dirinya diturunkan. "Itu berlebihan," kata Amien.
Secara tegas, Amien Rais seolah menyatakan Presiden Wahid itu berbohong.
Sebab, Amien benar-benar tak percaya dengan pernyataan Abdurrahman Wahid,
akan ada enam daerah melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik
Indonesia-NKRI, jika dirinya mundur dari posisinya sebagai presiden.
"Itu rasanya berlebihan. Tidak ada dalam kenyataan. Yang saya terima justru
sebaliknya," tukas Amien usai jadi pembicara pada sebuah seminar di
Lemhanas, Jakarta, Rabu (16/5).
http://www.koridor.com/artikel.htm/112387

Dicurigai bom, 2 koper diamankan dari Gereja HKBP
--------------------------------------------------------
Laporan Sandi Cakrawala
satunet.com - Dua tas koper yang dicurigai berisi bahan peledak diamankan
petugas Penjinak Bahan peledak (Jihandak) Polda Sumut, hanya sekitar 25
meter dari Gereja HKBP di Jl Sudirman Medan, Senin malam.
Tas koper berwarna coklat itu ditemukan warga di tepi trotoar, tak jauh
dari Gereja HKPB Sudirman. Karena curiga, seorang saksi yang belum
diketahui namanya langsung melaporkan penemuan benda mencurigakan itu ke
pos polisi lalu lintas yang hanya berjarak sekitar 30 meter dari lokasi
gereja.
Untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan, petugas polantas langsung
melaporkan temuan itu ke Poltabes Medan yang lalu mengamankan lokasi
penemuan dua koper yang dicurigai berisi bahan peledak tersebut.
http://satunet.com/artikel/isi/01/05/22/52333.html

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke