MAKLUMAT PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
````````````````````````````````````````
"Berhubungn dengan situasi politik darurat yang kita hadapi, karena adanya
kontroversi mengenai kemungkinan Sidang Istimewa MPR dan kemungkinan dekrit
persiden, maka dengan ini, saya memmerintahakan Menteri Koordinator Politik
Sosial dan Keamanan, untuk mengambil tindakan-rindakan dan langkah-langkah
khusus yang diperlukan dengan mengkoordinasikan seluruh aparat keamanan
secara fungsional, guna mengatasi krisis serta menegakkan ketertiban
keamanan dan hukum secepat-cepatnya. Jakarta 28 Mei 2001, Pukul 12:00 WIB,
Presiden Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid."

````````````````
Demikian isi maklumat Presiden yang dibacakan oleh Juru Bicara Presiden
Yahya Staquf di Istana Merdeka-Jakarta. Sebelumnya Presiden menyampaikan
pengantar bahwa ada pihak-pihak yang menegakkan sistem parlementer tanpa
menunggu perubahan UUD 2002. "Ini melawan UUD. Bahkan ancaman desintegrasi
juga diaggap remeh oleh semua orang," Demikian dikatakan Presiden, yang
ditayangkan langsung oleh TVRI.

Presiden Wahid juga menilai bahwa media massa telah melakukan "character
assasination" (pembunuhan kharakter). Media massa sudah berpihak pada orang
orang tertentu. Pers yang benar, adalah berdasarkan fakta. Oleh karena itu,
Presiden minta kalangan media massa memperbaiki diri.

Salam,
Eskol Net

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke