''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Senin, 02 Juli 2001 ================================== *> Iramasuka Menyalahi Prosedur *> Didubeskan, Bimantoro Tersenyum *> Aparat gerebek markas GAM, 1 pentolan tewas *> Baramuli Calonkan Diri Jadi Wapres *> 27 Mayat Ditemukan Di Bandar Iramasuka Menyalahi Prosedur ---------------------------------- Calonkan Wapres Harus Lewat DPP Golkar koridor.com [2 Jul 2001, 1:04] Kelompok Iramasuka di tubuh Partai Golkar (masa lalu dikenal pendukung berat mantan Presiden BJ Habibie), kembali melakukan manuver politik. Mereka mengusulkan tiga Cawapres kepada MPR, masing-masing Baramuli, Ryaas Rasyid dan Hamzah Haz. Ketua Departemen Organisasi DPP Partai Golkar, Agung Laksono, di Bukittinggi, Minggu, menurut Media menjelaskan, langkah tersebut salah prosedur, sporadis, dan tidak bisa diterima, karena seharusnya mereka berkonsultasi dahulu dengan DPP. Ia menjelaskan, kalau hanya sebatas wacana atau pikiran bahwa ketiga bakal calon wapres yang diusulkan itu dinilai layak diusulkan kepada MPR, tentunya tidak ada masalah. Tapi kalau sudah diformalkan (dibawa ke MPR) harus dibicarakan terlebih dahulu berdasarkan mekanisme partai. http://www.koridor.com/artikel.htm/114147 Didubeskan, Bimantoro Tersenyum ------------------------------------- Diumumkan di HUT Bhayangkara Chaeruddin Ambil Alih Tugas JAKARTA - Kapolri (nonaktif) Jenderal Polisi Surojo Bimantoro akan segera menduduki jabatan baru sebagai Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, menggantikan pejabat lama Hadi A Wayarabi Alhadar. Hal ini dijelaskan Presiden Abdurrahman Wahid saat memberikan sambutan pada acara puncak peringatan HUT Ke-55 Bhayangkara di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, kemarin. Disebutkannya juga, berkaitan dengan keputusan tersebut, untuk sementara sambil menunggu pelantikan kapolri baru, tugas-tugas kapolri akan dilaksanakan oleh Wakapolri Komisaris Jenderal Chaeruddin Ismail. http://www.suaramerdeka.com/harian/0107/02/nas1.htm Aparat gerebek markas GAM, 1 pentolan tewas --------------------------------------------------- Laporan Kleofas Klewen satunet.com - Satuan Brimob kembali menggerebek markas Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Kabupaten Aceh Barat dan menewaskan seorang pentolan dari kelompok tersebut. Komandan Satgas Penerangan Operasi Pemulihan Keamanan AKBP Drs Sad Harun, Minggu, menjelaskan penggerebekan markas GAM yang disebut sebagai Gerakan Separatis Bersenjata Aceh (GSBA) di Kecamatan Kaway XVI dan Kecamatan Meulaboh-II itu menewaskan Syarief, pentolan GSBA di Meulaboh-II. Dari tangan korban disita sepucuk senjata rakitan jenis Medsen Barang bukti lainnya dalam penggerebekan akhir pekan lalu yang juga disita di markas GSBA di Kecamatan Kaway XVI, yakni sepucuk senjata api rakitan jenis FN dan sejumlah amunisi, dua sepeda motor, tiga unit radio HT Alinco, dua clurit, empat golok, dan sebuah kampak. http://www.satunet.com/artikel/isi/01/07/02/56700.html Baramuli Calonkan Diri Jadi Wapres ---------------------------------------- Tgl. publikasi: 30/6/2001 14:00 WIB eramuslim, Jakarta - Mantan Ketua DPA, AA Baramuli mengatakan, kalau bisa semua mentri yang duduk di Kabinet pasca Sidang Istimewa (SI) berasal dari kawasan Indonesia timur (Intim). Bahkan Baramuli tidak segan-segan mencalonkan diri menjadi wakil presiden mendampingi Megawati. Hal itu dikemukakannya dalam acara Forum Kawasan Timur Indonesia, Sabtu (30/6) di Hotel Indonesia. "Tidak ada yang kurang dari Intim. Kalau bicara soal kapasitas dan profesionalisme, saya berani bertaruh, bahwa orang-orang Intim mempunyai kemampuan yang sangat besar," ujar Baramuli. Namun, tambahnya, yang sangat disayangkan, dirinya dan orang-orang Intim lainnya tidak mempunyai hak untuk menentukan komposisi kabinet nanti itu. Karena itu adalah hak presiden dan wapres. "Untuk itu, mari kita dukung Mega menjadi presiden," seru Baramuli tanpa menjelaskan maksud seruannya tersebut. http://www.eramuslim.com/article/view/5259/ 27 Mayat Ditemukan Di Bandar ---------------------------------- TAKENGON (Waspada): Aceh Tengah kembali dibanjiri mayat. Warga Kecamatan Bandar yang sudah mulai hidup "tenang" dalam beberapa hari ini, Minggu (1/7) kembali digemparkan dengan penemuan 27 mayat yang mulai membusuk yang dicampakkan ke dalam jurang di dua tempat terpisah. Masyarakat sudah mengetahui mayat-mayat itu beberapa hari lalu, namun karena selama ini sering berkembang isu penemuan mayat yang tidak benar petugas medis di Bandar tidak turun ke TKP. "Dua hari yang lalu tidak ada yang meminta kami untuk turun mengevakuasi mayat," sebut salah seorang petugas medis di Bandar. Dari 27 mayat yang sudah mulai membusuk itu, delapan di antaranya sudah terdeteksi identitasnya. Sementara 19 mayat lainnya hingga berita ini diturunkan, Waspada belum mendapat data yang pasti. 24 Mayat ditemukan di Pepedang, Kanis. Tiga lagi di Ponok Ulung. Lima mayat di Pepedang ini sudah tidak dikenali lagi, karena jasadnya mulai tidak utuh. Petugas medis yang dibantu masyarakat, akhirnya mengebumikannya di TKP. http://www.waspada.com/news/2001/07/01/2001070111h.asp "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
