``````````````````````````````````````````
Sari Berita : Kamis, 14 Juni 2001
^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^^*^*^
> Testimoni Paramedis:
   Soeharto Tak Terlihat Sakit
> Harta Arifin Panigoro Rp 250 Miliar
   Bendaharawan Istana Yogya Rp 805.000
> Pemerintah dan DPR Sepakati Penerimaan Bagi Hasil Rp 20 Trilyun
> Presiden: Negara Tak Hanya Ditentukan Eksekutif Saja
> Gagal, Misi Gencatan Senjata CIA di Timteng
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Testimoni Paramedis:
Soeharto Tak Terlihat Sakit
===================
Reporter: Arifin A
detikcom - Jakarta, Mantan Presiden Soeharto yang kini tengah dirawat di RSP
Pertamina, menurut seorang paramedis RSPP, terlihat sehat. Saat datang ke
RSPP, wajah Soeharto terlihat cerah. Saat itu, Soeharto yang dikabarkan
anfal, ternyata bisa berdiri.
Demikian kesaksian salah seorang paramedis yang dirahasiakan nama aslinya
saat memberikan testimoni di Radio Ramako FM, Kamis (14/6/2001) pukul 08.30
WIB. Paramedis yang mengaku telah bekerja selama 5,5 tahun tahun ini
menyaksikan dari dekat saat Soeharto tiba di RS Pusat Pertamina (RSPP).
Menurut dia, saat tiba di RSP Peramina, Selasa (12/6/2001) sekitar pukul
13.00 WIB lebih sedikit, begitu turun dari mobilnya, Soeharto langsung
disambut beberapa dokter. Soeharto kemudian menyalami para dokter yang
menyambutnya.
Pada saat itu, paramedis mengaku berada di dekat Soeharto dan melihatnya
dengan jelas. Saat itu, Soeharto terlihat tegak berdiri. "Wajahnya terlihat
cerah. Dia seperti tak kelihatan sakit," kata dia.
http://www.detik.com/peristiwa/2001/06/14/2001614-081950.shtml

Harta Arifin Panigoro Rp 250 Miliar
Bendaharawan Istana Yogya Rp 805.000
============================
koridor.com [14 Jun 2001, 8:47] Di tengah rencana pemeriksaan terhadap
beberapa politisi anggota DPR dan MPR dengan tuduhan melakukan KKN, KPKPN
mengumumkan harta kekayaan sejumlah anggota parlemen, termasuk harta Arifin
Panigoro senilai seperempat triliun rupiah.
Pengumuman harta 123 penyelenggara negara kali ini dilakukan Wakil Ketua
KPKPN (Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara) Chairul Imam di
Jakarta, Rabu,(13/6) seperti dilansir Media.
Dalam pengumuman itu diuraikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Arifin
Panigoro memiliki harta senilai Rp 245.415.199.000, dan harta dalam bentuk
dolar AS sebesar 2.299.222 dolar AS.
Arifin memiliki harta tak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp
15.700.205.000,- dan sebuah rumah di Kalifornia (AS) senilai 1.185.000 dolar
AS.
http://www.koridor.com/artikel.htm/113496

Pemerintah dan DPR Sepakati Penerimaan Bagi Hasil Rp 20 Trilyun
13 Jun 2001 23:33:3 WIB
====================
TEMPO Interaktif, Jakarta:Panitia Anggaran DPR-RI dan Menteri Keuangan
menyepakati dana bagi hasil ditetapkan sebesar Rp 20 triliyun sesuai dengan
Undang-Undang nomor 35/2000 tentang APBN 2001. Sesuai dengan proyeksi
penerimaan dana bagi hasil, pemerintah memperkirakan akan meningkat menjadi
Rp 22, 9 triliyun. "Maka diperkirakan terdapat pertumbuhan penerimaan
sebesar Rp 2,9 triliyun yang merupakan hak pemerintah daerah," ujar pemimpin
rapat kerja antara pmerintah dengan DPR, Benny Pasaribu, di gedung Nusantara
I, kompleks DPR/MPR, Jakarta, Rabu malam (13/6).
Dikatakan Benny bahwa dana sebesar Rp 2,9 trilyun dalam waktu akan segera
direalisasikan untuk kas anggaran pemerintah daerah. Namun demikian, dalam
rangka mengurangi defisit APBN 2001, pemerintah akan menggunkan tambahan
dana tersebut. Untuk itu DPR meminta pemerintah untuk segera mendapat
persetujuan dari pemerintah daerah.
http://www.tempo.co.id/news/2001/6/13/1,1,42,id.html

Presiden: Negara Tak Hanya Ditentukan Eksekutif Saja
Kamis, 14 Juni 2001, @08:55 WIB
========================
Jakarta -- Presiden Wahid menyatakan, nasib negara tidak hanya ditentukan
oleh pihak eksekutif saja. Pihak legislatif dan yudikatif juga menentukan
keadaan negara. Oleh karena itu, semua menteri harus bisa melakukan
pendekatan dan kerja sama dengan semua pihak.
Presiden Wahid menegaskan hal itu ketika memberi kata pengantar pengambilan
sumpah tiga menteri baru di Istana Negara, Jakarta Rabu (13/6) sore. Menurut
Undang-Undang Dasar, demikian Presiden, ketiga bidang pemerintahan
(eksekutif, yudikatif, legislatif) bergantung satu sama lain. "Jadi, karena
itu saya harapkan para menteri senantiasa mengingat hal ini saat mereka
melakukan pekerjaan sehari-hari," ujar Presiden.
http://www.berpolitik.com/article.pl?sid=101/06/14/0855239

Gagal, Misi Gencatan Senjata CIA di Timteng
===============================
Yerusalem 13 Jun 01 10:18 WIB (Astaga.com)
Seorang pejabat tinggi keamanan Israel mengungkapkan, pemimpin CIA George
Tenet telah mengakui misinya yang bertujuan mengupayakan gencatan senjata
antara Israel dan Palestina telah gagal. "Ia (Tenet) mengatakan, misinya
gagal karena Palestina tidak menyetujui rencananya," kata pejabat itu kepada
AFP, Selasa (12/6).
Sayangnya, para pejabat AS di Timur Tengah tidak bisa dihubungi untuk
dimintai komentar. "Tahap berikutnya terselimuti tanda tanya karena ini satu
satunya tujuan di kota," kata Oded Eran, pejabat tinggi Kementerian Luar
Negeri Israel.
Negara Yahudi tersebut mengumumkan telah menyetujui rencana Tenet yang
bertujuan mengakhiri "perang" selama delapan bulan terakhir yang sudah
meminta korban tewas lebih dari 600 orang, umumnya rakyat Palestina. Namun
Eran menambahkan, Israel ingin memastikan bahwa tidak ada celah dalam
penghentian sepenuhnya kekerasan Palestina.
http://idlive1.astaga.com/berita/dunia/artikel.php?article_id=61785


"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke