`````````````````````````````````````````` Sari Berita : Senin, 13 Agustus 2001 ^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^^*^*^* - Penguatan Rupiah Disikapi Hati-hati - Ari Sigit Resmi Ditahan * Maya Diperiksa - Wapres Bantah Penjelmaan Orba - Lagi, Tentara Israel Serang Wartawan Mesir Penguatan Rupiah Disikapi Hati-hati ------------------------------------- JAKARTA- Penguatan kurs rupiah belakangan ini tidak membuat tim ekonomi pemerintah lekas puas. Sebaiknya, tekanan rupiah terhadap dolar AS itu disikapi dengan hati-hati karena prosesnya sangat cepat. ''Depresiasi yang terlalu besar dan dalam waktu singkat sama bahayanya dengan apresiasi yang terlalu besar pada waktu singkat,'' ungkap Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjorojakti. Berbicara kepada pers seusai Rakor Ekuin di Depkeu Jakarta, Selasa, Dorodjatun mengemukakan kedua hal itu akan menimbulkan risiko berupa kelebihan reaksi, sehingga perlu koreksi atau penyesuaian oleh pasar. ''Persepsi pasar sangat penting, tetapi kita masih menantikan hasil sidang IMF, CGI, dan penyesuaian RAPBN 2002.'' http://suaramerdeka.com/harian/0108/15/nas5.htm Ari Sigit Resmi Ditahan * Maya Diperiksa ------------------------------------------ JAKARTA (Waspada): Ari Sigit Hardjojudanto, cucu mantan presiden Soeharto resmi dijadikan tahanan Polda Metro Jaya berkaitan kasus ditemukannya 70 butir peluru di rumahnya Jl. Rasamala No. 6 Jakarta Pusat, Senin (13/8). Kadispen Polda Metro Jaya Kombes Pol Anton Bachrul Alam kepada pers Selasa malam, mengatakan, dengan ditemukannya bukti 70 butir peluru di rumahnya, Ari bisa diancam dengan hukuman maksimal 15 tahun. "Berdasarkan UU Darurat No.12 tahun 1951, Ari bisa dikenai hukuman maksimal 15 tahun," kata Anton. Sebelumnya, Kepolisian dalam rangka mencari keberadaan Tommy Soeharto, telah melakukan penggeledahan terhadap rumah-rumah yang dicurigai, termasuk rumah Ari Sigit di Jl. Rasamala, Jakarta Pusat. http://www.waspada.com/news/2001/08/14/2001081411h.asp Wapres Bantah Penjelmaan Orba ---------------------------------- Masyarakat Diminta Berpikir Objektif koridor.com [15 Aug 2001, 8:37] Wakil Presiden Hamzah Haz membantah anggapan sementara kalangan yang menyatakan pemerintah sekarang merupakan reinkarnasi atau penjelmaan dari rezim Orde Baru (Orba). "Itu tidak benar," kata Wapres sebagaimana disampaikan Azyumardi Azra. Azra, bersama anggota Dewan Pers lainnya bertemu Wapres di Istana Wapres, Jakarta, Selasa. Wapres menyayangkan berbagai pemberitaan akhir-akhir ini yang menyebutkan pemerintahan sekarang merupakan reinkarnasi Orba, bahkan menyatakan dirinya membela Orba. Ia hanya ingin mengajak masyarakat untuk berfikir objektif dan jernih mengenai Orba. "Orba memang ada kesalahan, kelemahan, dan kekurangannya, tetapi tidak seluruhnya demikian, hal yang baiknya juga ada," kata Azyumardi yang juga Rektor IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta mengutip Wapres. http://www.koridor.com/artikel.htm/115887 Lagi, Tentara Israel Serang Wartawan Mesir --------------------------------------------- 14/8/2001 Tentara Israel kembali menyerang dan memukul seorang kameramen televisi Mesir, Abdel Nasser Abdun, saat ia sedang meliput insiden di suatu tempat pemeriksaan di Tepi Barat, Senin (13/08). Segera setelah insiden itu, surat protes resmi dikirim pemerintah Kairo ke Israel. Demikian laporan yang dirilis kantor berita Mesir, MENA. http://www.eramuslim.com "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
