Ceritera Desi Ratnasari:

Pada sebuah wawancara di sebuah TV swasta, setelah
permohonan cerainya dikabulkan, Desi Ratnasari berniat
mencari suami baru, dengan kriteria: tak suka melirik
wanita lain, tak pernah menampar istrinya, tak lari
dari tanggung jawab, dan dengan berani dia bilang
syarat keempat, memuaskan di tempat tidur. Waktu
ditanya apakah Pram tak memenuhi syarat-syarat itu,
Desi hanya tersenyum tak menjawab. Nah, keesokan
harinya, pintu rumahnya diketok orang ,
dhog….dhog….dhog. Kagetnya bukan main ketika Desi buka
pintu, didepannya ada seorang pria buta, tanpa tangan,
tanpa kaki, dengan kursi roda. 
“Apakah anda Desi?” tanya pria itu 
“Benar, anda siapa ?” 
“Saya mau melamar anda” 
Wah nekat bener pria ini. 
“Saya buta, tak mungkin melirik perempuan lain. Saya
tak punya tangan mana mungkin bisa memukul anda. Saya
juga tak punya kaki, jelas tak akan lari” lanjut pria
itu. 
“Tapi, apakah anda mampu memuaskan saya?” ujar Desi. 
“Anda benar-benar menyepelekan saya. Anda pikir, Saya
tadi mengetok pintu pakai apa?” 


--- Toety Aritonang
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Ooohhh Mas Pri di Bapindo situ ...tak kirain di
> Kantor Pusat Gatsu, syukurlah kalo sehat-sehat aja.
> Ntar deh kapan-kapan kalo ada waktu yang longgar aku
> tak mainnya kesana..aku juga kangen sama temen-temen
> waktu aku di Bapindo dulu. Tapi sekarang kita sibuk
> terus Mas urusan komite...waktu tunggunya yang gak
> jelas sampai hampir tengah malam, capek juga
> ..maklum kita ngelaju sih antar kota antar propinsi,
> he..he.. 
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Prianto
> Tirto Prodjo
> Sent: 20 September, 2005 4:39 PM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [ex-be2de] Renungan Cangkir
> 
> 
> Apik teruuuus Tut, optimis aja what ever will be
> will be, que sera sera .. I hope you same same lah,
> masih di Kota. Aku sekarang di bapindo plaza,
> ternyata uenak loh disitu pemandangan bervariasi
> makanan ber macam2..kapan kesana Tut.
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Toety
> Aritonang
> Sent: Tuesday, September 20, 2005 3:10 PM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [ex-be2de] Renungan Cangkir
> 
> 
> Idealnya sih gitu Mas Pri.....tapi namanya juga
> manungso, karena gak tau rencana yang di atas jadi
> dia ngeluh atau teriak teriak  terus..by the way, 
> piye kabarnya Mas...apik?!
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Prianto
> Tirto Prodjo
> Sent: 20 September, 2005 1:40 PM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [ex-be2de] Renungan Cangkir
> 
> 
> Bud, ini bagus sekali bahwa ibaratnya berakit rakit
> dahulu....sakit2 dululah dan senang2 kemudian. But
> ada satu hal yang perlu dikritik disini, yaitu pada
> si obyek tsb selalu teriak2 seolah olah dia sdh
> putus asa pada setiap ada yang kesulitan. Disini
> sebaiknya dia harus sabar, tawakal dan wish n pray
> bahwa tiada derita tiada akhir, bahwa ada hikmah
> dibalik setiap kejadian....kayaknya sih begitu.
> Anyhow, anybody else wants to share this comment.
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Boedi
> Dayono
> Sent: Tuesday, September 20, 2005 9:22 AM
> To: [email protected]
> Subject: [ex-be2de] Renungan Cangkir
> 
> 
> 
> Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah
> toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka.
> Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir
> yang cantik. "Lihat cangkir itu," kata si nenek
> kepada suaminya. "Kau benar, inilah cangkir
> tercantik yang pernah aku lihat," ujar si kakek.
> 
> Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir
> yang dimaksud berbicara "Terima kasih untuk
> perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya
> tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi,
> aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna.
> Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan
> kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.
> 
> Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku
> merasa pusing. Stop! Stop! Aku berteriak, Tetapi
> orang itu berkata "belum!" lalu ia mulai menyodok
> dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop! teriakku
> lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa
> menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia
> memasukkan aku ke dalam perapian. Panas! Panas!
> Teriakku dengan keras. Stop! Cukup! Teriakku lagi.
> Tapi orang ini berkata "belum!"
> 
> Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan
> membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah
> penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku
> diberikan kepada seorang wanita muda dan dan ia
> mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop!
> Stop! Aku berteriak. Wanita itu berkata "belum!"
> Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia
> memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas
> dari sebelumnya! Tolong! Hentikan penyiksaan ini!
> Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi
> orang ini tidak peduli dengan teriakanku.Ia terus
> membakarku. Setelah puas "menyiksaku" kini aku
> dibiarkan dingin.
> 
> Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik
> mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku
> melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir
> tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah
> cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan
> penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala
> kulihat diriku."
> 
>  
> 
> Renungan:
> 
> Seperti inilah Tuhan membentuk kita. Pada saat Tuhan
> membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh
> penderitaan, dan banyak air mata.Tetapi inilah
> satu-satunya cara bagi-Nya untuk mengubah kita
> supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan-Nya.
> 
> "Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu
> jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab Anda tahu
> bahwa ujian terhadap kita menghasilkan ketekunan.
> Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang
> matang supaya Anda menjadi sempurna dan utuh dan tak
> kekurangan suatu apapun."
> 
> Apabila Anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan
> kecil hati, karena Dia sedang membentuk Anda.
> Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi
> setelah semua proses itu selesai, Anda akan melihat
> betapa cantiknya Tuhan membentuk Anda.
> 
> ======================Sumber: Tidak Diketahui
> =======================
> 
> 
> 
>
************************************************************************
> Mantan BBD's mailing list
> * Post message : [email protected] 
> * Subscribe    : [EMAIL PROTECTED] 
> * Unsubscribe  : [EMAIL PROTECTED] 
> * List owner   : [EMAIL PROTECTED] 
> * Mail Archive :
> http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>
************************************************************************
> Kunjungi Blog MANTAN BBD di
> http://mantan-bbd.blogspot.com
>
************************************************************************
> 
> 
> 
> 
>   _____  
> 
> YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
> 
>       
> *      Visit your group " estika
> <http://groups.yahoo.com/group/estika> " on the web.
>   
> 
> *      To unsubscribe from this group, send an email to:
>   [EMAIL PROTECTED]
>
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>
> 
>   
> 
> *      Your use of Yahoo! Groups is subject to the
> Yahoo! Terms of Service
> <http://docs.yahoo.com/info/terms/> . 
> 
> 
>   _____  
> 
> 
> 



                
__________________________________ 
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 
http://mail.yahoo.com




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Put more honey in your pocket. (money matters made easy).
http://us.click.yahoo.com/r7D80C/dlQLAA/cosFAA/qO4qlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

************************************************************************
Mantan BBD's mailing list
* Post message : [email protected] 
* Subscribe    : [EMAIL PROTECTED] 
* Unsubscribe  : [EMAIL PROTECTED] 
* List owner   : [EMAIL PROTECTED] 
* Mail Archive : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
************************************************************************
Kunjungi Blog MANTAN BBD di http://mantan-bbd.blogspot.com
************************************************************************ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/estika/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke