TOLONG BERITA INI DISEBARKAN.
SUDAH BANYAK KORBAN PENCURIAN.
HARAP BERHATI-HATI BILA ADA YANG MENGAKU PETUGAS PLN INGIN MEMERIKSA METER.
JANGAN BIARKAN MEREKA MASUK RUMAH.
KALAU MEMAKSA, LEBIH BAIK MINTA MELAPOR KE RT, ATAU PETUGAS KEAMANAN.
Saya mau sharing sedikit.
Minggu lalu, hari Rabu, tanggal 10 Mei, sekitar jam 12.30, rumah saya yang ditunggui 2 pembantu kedatangan 2 orang yang mengaku sebagai petugas PLN.
Menurut pembantu (yang sudah bekerja 10 tahun), dia mengijinkan masuk karena orang tersebut sebelumnya pernah juga mengontrol segel meter.
Mereka dipersilakan masuk untuk mencek Meter.
Setelah itu, minta melihat NCB (sikring) di garasi.
Kemudian salah satu bertanya apakah ada board sejenis di lantai atas.
Pembantu menjawab ada, dan ditemani pembantu satunya untuk mencek.
Sementara seorang lainnya menunggu di garasi dan ditunggui pembantu lama saya.
Selama di atas sebenarnya orang itu diikuti terus. Dan katanya dia melongok semua kamar yang tidak terkunci, dengan alasan melihat AC-nya. Kamar utama saya terkunci sehingga dia tidak bisa melihat.
Sayangnya kamar kerja tidak terkunci dan rupanya sewaktu melongok dia melihat ada laptop di mejanya.
Setelah berkeliling (yang diikuti pembantu), dia ke garasi, dan menyuruh temannya mencek meter dengan mengajak pembantu yang ada di garasi keluar.
Pada saat bersamaan dia menyuruh pembantu satunya yang tadi menemani, untuk naik kembali ke atas menyalakan semua lampu.
Pada saat pembantu naik ke atas, orang itu rupanya ke kamar kerja dan menggondol laptop saya.
Orang itu tidak membawa tas, tetapi memakai jaket longgar (mungkin bahan parasut atau kulit imitasi).
Rupanya laptop diselipkan di punggungnya, sehingga kedua pembantu tidak menyadari bahwa mereka mencuri laptop saya.
Kehilangan baru disadari setelah saya pulang ke rumah.
Setelah saya melapor ke RT, dia mengatakan bahwa sudah ada beberapa rumah yang terkena modus yang sama. Demikian juga teman saya yang tinggal di daerah Tebet. O ya, saya sendiri tinggal di perumahan di Jalan Panjang, Kedoya, Jakarta Barat.
Orang-orang ini biasa beroperasi berdua, berkendaraan motor, pakai jaket, atau membawa tas.
Mereka mencuri elektronik berharga seperti: lap top, handphone, bahkan game boy, yang mudah dibawa tanpa diketahui.
Rumah lain dalam kompleks saya juga mengalami hal sama.
Sebenarnya pembantunya tidak mengijinkan, tapi mereka memaksa dengan menakut-nakuti bisa terbakar, dsb. Atau berpura-pura mau mencek apakah ada pencurian listrik.
MOHON WASPADA, DAN BERITAHU SEBANYAK MUNGKIN ORANG.
INSTRUKSIKAN PEMBANTU ATAU SIAPAPUN UNTUK TIDAK MENGIJINKAN PEMERIKSAAN OLEH YANG MENGAKU PETUGAS PLN.
Dari petunjuk Polisi ini yang dianjurkan:
1. Jangan pernah membuka pintu pagar untuk yang mengaku petugas PLN, PAM, atau dari manapun. Catatkan saja data yang dibutuhkan.
2. Kalau mereka memaksa, minta surat tugas, dan hafalkan nama yang tercantum [Menurut saya sekalipun ada surat tugas juga jangan dibukakan]
3. Catat nomor kendaraan dan ciri-ciri motornya. Ini akan berguna bagi polisi untuk mencarinya.
Melalui ini saya juga mohon bantuan, sekalipun hampir mustahil mendapatkan kembali, tapi siapa tahu anda melihat beredar di pasar bekas:
Laptop merek Toshiba Seri 1410/2410, Seri GX0C0003S310 untuk recovery CD-Rom dan seri XZ2030P022 Windows XP Home Edition. Sayangnya kartu garansi dipegang di kantor dan saya belum berhasil memperoleh nomor dari laptop itu. Laptop milik kantor.
SUDAH BANYAK KORBAN PENCURIAN.
HARAP BERHATI-HATI BILA ADA YANG MENGAKU PETUGAS PLN INGIN MEMERIKSA METER.
JANGAN BIARKAN MEREKA MASUK RUMAH.
KALAU MEMAKSA, LEBIH BAIK MINTA MELAPOR KE RT, ATAU PETUGAS KEAMANAN.
Saya mau sharing sedikit.
Minggu lalu, hari Rabu, tanggal 10 Mei, sekitar jam 12.30, rumah saya yang ditunggui 2 pembantu kedatangan 2 orang yang mengaku sebagai petugas PLN.
Menurut pembantu (yang sudah bekerja 10 tahun), dia mengijinkan masuk karena orang tersebut sebelumnya pernah juga mengontrol segel meter.
Mereka dipersilakan masuk untuk mencek Meter.
Setelah itu, minta melihat NCB (sikring) di garasi.
Kemudian salah satu bertanya apakah ada board sejenis di lantai atas.
Pembantu menjawab ada, dan ditemani pembantu satunya untuk mencek.
Sementara seorang lainnya menunggu di garasi dan ditunggui pembantu lama saya.
Selama di atas sebenarnya orang itu diikuti terus. Dan katanya dia melongok semua kamar yang tidak terkunci, dengan alasan melihat AC-nya. Kamar utama saya terkunci sehingga dia tidak bisa melihat.
Sayangnya kamar kerja tidak terkunci dan rupanya sewaktu melongok dia melihat ada laptop di mejanya.
Setelah berkeliling (yang diikuti pembantu), dia ke garasi, dan menyuruh temannya mencek meter dengan mengajak pembantu yang ada di garasi keluar.
Pada saat bersamaan dia menyuruh pembantu satunya yang tadi menemani, untuk naik kembali ke atas menyalakan semua lampu.
Pada saat pembantu naik ke atas, orang itu rupanya ke kamar kerja dan menggondol laptop saya.
Orang itu tidak membawa tas, tetapi memakai jaket longgar (mungkin bahan parasut atau kulit imitasi).
Rupanya laptop diselipkan di punggungnya, sehingga kedua pembantu tidak menyadari bahwa mereka mencuri laptop saya.
Kehilangan baru disadari setelah saya pulang ke rumah.
Setelah saya melapor ke RT, dia mengatakan bahwa sudah ada beberapa rumah yang terkena modus yang sama. Demikian juga teman saya yang tinggal di daerah Tebet. O ya, saya sendiri tinggal di perumahan di Jalan Panjang, Kedoya, Jakarta Barat.
Orang-orang ini biasa beroperasi berdua, berkendaraan motor, pakai jaket, atau membawa tas.
Mereka mencuri elektronik berharga seperti: lap top, handphone, bahkan game boy, yang mudah dibawa tanpa diketahui.
Rumah lain dalam kompleks saya juga mengalami hal sama.
Sebenarnya pembantunya tidak mengijinkan, tapi mereka memaksa dengan menakut-nakuti bisa terbakar, dsb. Atau berpura-pura mau mencek apakah ada pencurian listrik.
MOHON WASPADA, DAN BERITAHU SEBANYAK MUNGKIN ORANG.
INSTRUKSIKAN PEMBANTU ATAU SIAPAPUN UNTUK TIDAK MENGIJINKAN PEMERIKSAAN OLEH YANG MENGAKU PETUGAS PLN.
Dari petunjuk Polisi ini yang dianjurkan:
1. Jangan pernah membuka pintu pagar untuk yang mengaku petugas PLN, PAM, atau dari manapun. Catatkan saja data yang dibutuhkan.
2. Kalau mereka memaksa, minta surat tugas, dan hafalkan nama yang tercantum [Menurut saya sekalipun ada surat tugas juga jangan dibukakan]
3. Catat nomor kendaraan dan ciri-ciri motornya. Ini akan berguna bagi polisi untuk mencarinya.
Melalui ini saya juga mohon bantuan, sekalipun hampir mustahil mendapatkan kembali, tapi siapa tahu anda melihat beredar di pasar bekas:
Laptop merek Toshiba Seri 1410/2410, Seri GX0C0003S310 untuk recovery CD-Rom dan seri XZ2030P022 Windows XP Home Edition. Sayangnya kartu garansi dipegang di kantor dan saya belum berhasil memperoleh nomor dari laptop itu. Laptop milik kantor.
************************************************************************
Mantan BBD's mailing list
* Post message : [email protected]
* Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
* Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
* List owner : [EMAIL PROTECTED]
* Mail Archive : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
************************************************************************
Kunjungi Blog MANTAN BBD di http://mantan-bbd.blogspot.com
************************************************************************
SPONSORED LINKS
| Internet banking | Banking | Banking software |
| Mortgage banking | Offshore banking | Banking account |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "estika" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
