FYI..........................................
----------------------------------------------------------
JANGAN
PERNAH BAWA DRY ICE di KABIN mobil
Saya punya pengalaman tak terlupakan
baru tadi siang, di tol jkt-bekasi,
bawa ice cream, dan diisi/diselip dgn dry
ice supaya tidak lumer di jalan,
lumayan sedikit, hanya 4 carton ice cream...
dan ditaroh di dalam mobiljok
belakang. Saya menggunakan AC dan tutup kaca
spt biasa.
Sejak naik tol,saya masih nelpon temen dan ngobrol,
selanjutnya setelah
itu, sepanjang perjalanan saya mulai agak susah bernapas,
dan saya pikir
hanya karena buru2 dan ngos2an. Tapi bingung juga kok sudah
sejauh ini
jalan, masih tetap ngos2an, dan semakin lama napas saya bukannya
makin
enteng malah makin susah bernapas, semakin berat dan cepat menarik
dan
membuang napas.
Hal itu terus berlangsung dan terus semakin dan
semakin susah bernapas,
semakin berat dan semakin cepat menarik/membuang
napas.
Dan menjelang pintu tol jatibening, jalanan macet dan merayap,
saya semakin
susah dan berat bernapas dan hampir tidak kuat bertahan lagi,
untung saja
kebetulan saya melihat ambulance jalan tol, di lajur kiri yg juga
merayap,
dan saya berhenti minta tolong kpd mereka, dan kemudian saya
ditolong dgn
oksigen, duduk sebelah sopir, dan mobil disopiri tenaga medis
dan saya
dibawa ke rs mitra bekasi. Ambulan mengikuti. Menjelang pintu bekasi
barat,
macet juga dan merayap, tenaga medis yang menyopiri saya merasa udara
dalam
mobil kurang bagus dan merasa agak susah bernapas juga, namun dia
kemudian
membuka kaca mobil hingga sampai di RS. Di RS sang tenaga
medis
memberitahukan saya bahwa kemungkinan AC atau knalpot mobil bocor
dan
memperburuk udara dalam mobil, sehingga membuat dia sesak napas
juga
sepanjang perjalanan ke RS.
Di RS, saya dibantu dgn oksigen dan
dicek jantung. Jantung dll ok, dan
napas juga kembali normal. Kesimpulan
sementara: "something wrong
with the car!"
Setengah jam di RS, Dr
mengijinkan saya pulang. Karena merasa mobil tidak
beres, saya balik ke
kantor tanpa AC dan kaca dibuka.
Sesampai di kantor,baru saya ketahui
dari teman yang sudah pengalaman
bahwa: "Dry Ice lah yang membuat saya sesak
napas karena dry ice nya
ditaroh di jok belakang (dalam mobil), dan jika
ditaroh di bagasi enggak
apa2." Saya ingin share pengalaman ini kepada semua
teman2 yg belum pernah
mengalami hal ini agar kejadian ini jangan sampai
berulang pada
mereka yang tidak/belum mengerti.
Namun alangkah
baiknya jika kita semua yg tida k mengerti
diberikan
pengetahuan/pencerahan oleh bpk2/ibu2 yang mengerti tentang
mekanisme
proses kimia:
"mengapa dry ice dapat membuat kita sesak
napas di dalam ruangan
mobil yang ber AC?"
Jadi Dry Ice itu CO2 (zat
asam arang = sisa pembakaran oksigen/zat asam)
yang jauh lebih mudah diikat
oleh darah), makanya walaupun bentuknya dan
dinginnya mirip es tapi pada suhu
ruangan langsung menyublim jadi gas tanpa
basah (karena memang tidak
berair).
Yang terjadi di mobil itu adalah Dry ice di kabin mobil
menyublim dan gas
CO2 yang terjadi memenuhi kabin serta ikut sirkulasi AC
mobil.
Akhirnya kabin penuh CO2 sehingga supir-e sesegen. Untung saja gak
meninggal.
"jangan sekali-sekali bawa dry ice di kabin mobil penumpang",
bawalah
selalu dalam mobil cool-box yang terisolasi/terutup rapat.