Seekor burung kecil terbang ke daerah selatan di musim dingin. Karena belum terbiasa burung kecil itu kedinginan, akhirnya membeku dan jatuh terkapar di tengah tanah lapang. Tiba-tiba seekor sapi datang ke tempatnya dan (maaf)... sapi itu berak tepat dimana si burung kecil berada... Mula-mula si burung itu mengumpat karena ditimbun oleh tumpukan tahi sapi... tetapi ternyata tumpukan itu justru terasa hangat... sehingga lambat laun badan si burung kembali segar kembali. Setelah merasa sehat kembali, burung itu sangat senang, saking senangnya ia bernyanyi riang... tra.. la.. la.. la... tri... li..li.. li.. Nyanyian burung yang nyaring itu mengundang seekor serigala untuk datang ke tempatnya, dilihatnya seekor burung yang tertimbun onggokan tahi sapi.. serigala mengangkat burung itu. Begitu terlepas darinya.. serigala segera memakan burung itu.
Moral cerita: Lesson 1: Tidak semua yang menjerumuskanmu masuk dalam kotoran adalah musuhmu. Lesson 2: Tidak semua yang mengangkatmu dari kubangan kotoran adalah temanmu. Lesson 3: Kalau ada di dalam kubangan, jaga mulutmu, jangan terlalu banyak bernyanyi.
