Aku iri kepada kang Gito
<http://kangucup.blogspot.com/2008/03/aku-iri-kepada-kang-gito.html>

Tidak banyak orang yang memperoleh kesempatan seperti kang Gito. yang
dikaruniai kehidupan dengan harta berkecukupan, memiliki kejayaan dan
kemasyhuran sehingga bisa mengumbar hawa nafsunya dengan hura-hura,
foya-foya, narkoba, angkara juga wanita...
Namun tidak banyak juga orang yang seperti kang Gito, ketika beranjak
tua tubuhnya digerogoti kanker getah bening, alhamdulillah hal itu oleh
beliau dianggap sebagai "teguran" atas kelakuannya selama ini, sehingga
dijalaninya "cobaan" tersebut dengan sabar dan ikhlas sambil berusaha
untuk terus merubah perilaku salahnya... Agaknya kang Gito bisa
melampauinya dan lulus ujian itu... Karena betapa banyak orang yang juga
mengalami hal serupa, namun gagal untuk menjadikan "cobaan" sebagai
"jeweran" agar berbenah diri dalam rangka untuk lebih dekat lagi
kepadaNya...



http://uk.youtube.com/watch?v=R_9GwRqGNk4
<http://uk.youtube.com/watch?v=R_9GwRqGNk4>

"Cinta yang tulus di dalam hatiku,
Telah bersemi karena-Mu
Hati yang suram kini tiada lagi
Tlah bersinar karena-Mu
Semua yang ada pada-Mu
Membuat diriku
tiada berdaya
Hanyalah bagi-Mu
Hanyalah untuk-Mu
Seluruh hidup dan cintakuÂ…"

Kita boleh iri kepada kang Gito... karena di masa muda beliau mampu
memperoleh kejayaan dan kemasyhuran, punya cukup harta, punya isteri
cantik, anak yang dan keluarga yang baik. Namun akhir perjalanan hidup
beliau yang "khusnul khatimah" itulah yang seharusnya membuat kita lebih
iri lagi.... Ya kita iri kepada kang Gito, namun sedikitpun tidak pernah
punya keinginan untuk menderita seperti kang Gito di penghujung hidup...
Kapanpun rasanya kita tidak akan pernah siap, karena sering lupa
mempersiapkan diri dalam menghadapi kemungkinan terjadinya...


Selamat jalan kang Gito...

Kirim email ke