Tambahan....kalau bisa dan memungkinkan sebaiknya dalam menyerahkan sumbangan kita langsung ke orangnya biar tidak seperti cerita dibawah ini : (kalau masalah janda mungkin bagus sekali tapi pilih2 ya jangan ke yang Jamu Jago (janda muda jago goyang) nanti ketagihan nyumbang......
Diambil dari milist Klaten
Seorang bocah yang sangat ingin melanjutkan
sekolah,tetapi orang tuanya tidak mempunyai
uang untuk membiayai sekolahnya. Lagipula ibunya yang
sedang sakit membutuhkan biaya untuk membeli obat.
Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada
Tuhan :
Kepada Yth
Tuhan
di Surga
Tuhan yang baik, saya mau melanjutkan sekolah, tapi
orang tua saya tidak punya uang. Ibu saya juga sedang
sakit, mau beli obat.
Tuhan saya butuh uang Rp 20.000 utk beli obat ibu, Rp
20.000 untuk membayar uang sekolah, Rp 10.000 untuk
membayar uang seragam, dan uang buku Rp 10.000.
Jadi semuanya Rp 60.000
Terima kasih Tuhan, saya tunggu kiriman uangnya.
Dari : Rio
Rio pun pergi ke kantor pos untuk mengirim suratnya.
Membaca tujuan surat tersebut, petugas kantor pos
merasa iba melihat Rio, sehingga tidak tega
mengembalikan suratnya.
Bingung mau di kemanain surat itu, akhirnya petugas
pos itu menyerahkannya ke kantor polisi terdekat.
Membaca isi surat itu, Komandan polisi merasa iba dan
tergerak hatinya utk menceritakan hal tsb kepada anak
buahnya. Walhasil, para polisi pun mengumpulkan dana
utk di berikan ke Rio, tetapi dana yang terkumpul
hanya Rp 55.000,-
Sang Komandan pun memasukan uang yang terkumpul ke
dalam amplop, menuliskan
keterangan : " Dari Tuhan di Surga " dan menyerahkan
ke anak buahnya utk di kembalikan
ke Rio.
Menerima uang tsb, Rio merasa sangat senang
permintaannya terkabul, walaupun yang di terima hanya
Rp 55.000,-.
Rio pun bergegas mengambil kertas dan pensil, dan
mulai menulis surat lagi :
TUHAN LAIN KALI KALO MAU KIRIM UANG, JANGAN LEWAT
POLISI, KARENA KALO
LEWAT POLISI DI POTONG RP 5.000,-
Polisi: GUBRAKKKK.....
-----Original Message-----
From: Hinaldi, Dedi [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Friday, 20 May 2005 9:04 AM
To: [email protected]
Subject: [exbhp] Re: Menolong orang kecil
Betul Pak Indra....
Kemungkinan berhasilnya tinggi ajakan ini kalau sumbangannya diserahkan ke Janda Muda.
Atau juga program Anak angkat. Program ini banyak juga yang mau peduli.
Note:
Anak angkat = Anak yang sudah bisa diajak angkat ka pesta.
DH
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Diannanjaya, Indra I
Sent: Thursday, 19 May 2005 3:11 PM
To: [email protected]
Subject: [exbhp] Re: Menolong orang kecil
Lho ini baru namanya orang eling dan sadar, saya sangat mendukung wacana ini dan alhamdulillah sudah menerapkannya, khususnya untuk nomor 5 selalu cukur di ACC Madura full AC plus pijit bahu dan kretekkk kepala....he..he... Kalau Mas AJP cukurnya zaman dulu maunya gratisan melulu mentang2 saya mantan tukang cukur.
Untuk yg nomor 7, saya ada pertanyaan Mas Agus, apa bisa disumbangkan ke janda-janda muda????
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Thursday, May 19, 2005 2:40 PM
To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [exbhp] Re: Menolong orang kecil
Gila betul cing, Pak Agus Jaka bisa gitu ya
Padahal dulu waktu di senakin wah...wah suaranya meledak-ledak sampai Pak Indra dan Pak Papang sampai tuitup telinga............
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]On Behalf Of suparno
Sent: Thursday, May 19, 2005 2:31 PM
To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [exbhp] Re: Menolong orang kecil
Ayo rek....Siapa ikut insaf.
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Thursday, May 19, 2005 11:54 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected]
Subject: [exbhp] Menolong orang kecil
Menolong orang kecil
Banyak cara yang dapat kita gunakan untuk menolong sesama, diantaranya:
1.�Kalau beli majalah, jangan beli di supermarket atau toko buku.
Tetapi usahakan untuk membelinya dari kios pinggir jalan, sehingga uang
keuntungan� akan masuk ke orang kecil.
2.�Kalau beli sayur-sayuran, mungkin bisa beli� di tukang sayur
yang lewat di� rumah daripada beli di supermarket. Kebanyakan dari kita
tidak ada di rumah pada saat tukang sayur lewat, tetapi� bisa juga kita
titipkan dengan pembantu/tetangga. Agak lebih repot� sedikit, memang,
tetapi uangnya akan masuk� ke orang kecil.
3.�Ada baiknya� secara berkala, misalnya satu bulan sekali, kita
panggil tukang nasi goreng/tukang sate yang lewat di depan rumah.
Walaupun kita tidak terlalu� ingin makan nasi goreng atau sate tersebut,
tetapi boleh lah sekali-sekali� membeli� dagangan mereka.
4.�Sering kita berjalan-jalan dan mendapati� beberapa orang
berjualan kue, misalnya kue pancong, kue ape, dsb. Beli.
Untuk kita uangnya mungkin tidak seberapa, tetapi untuk mereka akan
sangat berguna.
5.�Untuk yang cowok --� daripada pusing-pusing mengikuti model
rambut,ada baiknya mulai potong� rambut di barbershop� ketimbang di
salon. Lumayan bisa menolong menaikkan pamor tukang potong rambut yang
murah meriah.
6.�Kalo mau service mobil/motor ke bengkel, pilihlah bengkel
umum/biasa, tentunya yang kita anggap cukup baik reputasinya.
7.�Sebulan sekali gaji yang kita peroleh bisa� kita sisihkan ke
yatim piatu atau janda-janda tua atau orang yang berhak /yang
membutuhkan.
8.�Bagi yang punya mobil ada baiknya kita sewaktu-waktu� naik
angkutan umum, seperti bis, mikrolet, bajay dan becak, buat� menambah
penghasilan mereka.
Kalau di dalam mailing list ini ada 30 orang,� rasanya uang yang turun
ke bawah cukup lumayan. Jika kita beli nasi� goreng seharga 4000 rupiah
satu kali sebulan, maka uang yang kita "berikan"� ke orang kecil sudah
mencapai 120 ribu sebulan itu hanya dari urusan� nasi goreng. Kalau kita
membiasakan diri untuk melakukan ini, maka mudah-mudahan secara perlahan
kita bisa menyeimbangkan distribusi uang ke bawah.
Apalagi jika Anda mau meneruskan usul ini. Atau� jika itu terlalu
muluk,paling tidak kita sudah memainkan peran kita untuk� menolong orang
kecil.
--
Best regards,
agusjaka mailto:[EMAIL PROTECTED]
This e-mail message has been scanned for Viruses and Content and cleared by MailMarshal - For more information please visit www.marshalsoftware.com
