Selama Mas Riyadi masih ada di Senakin...pasti semua akan akan beres. Don
wori bi api.
Riyadi
<[EMAIL PROTECTED] To:
[email protected]
.id> cc:
Sent by: Subject: [exbhp] Re: [exbhp]
"Virus free by ITP Scan Mail"
[EMAIL PROTECTED]
s.com
06/22/2005 10:29
AM
Please respond to
exbhp
Weleh welehhhhh kok jadi heboh to yo,
Senakin alatnya memang nongkrong semua karena nggak bisa minum karena
perahu
yang membawa minuman ditahan serdadu banyu di Kotabaru tapi tidak sebanyak
itu yang tidak bisa kerja, hanya operator aja, yang lain normal kerja. Wong
di Senakin karyawan TCI dan subcont totalnya hanya sekitar 1500 orang kok.
Lagian selain mining Jig dan DMP masih kerja sebagaimana layaknya karyawan.
Ya hitung hitung bonus buat operator dari bapak tentara.
Beritanya aja yang dibesar besarkan biar greng.
Regards,
Ryd
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
shobirin mohammad
Sent: Wednesday, June 22, 2005 4:21 PM
To: [email protected]
Subject: [exbhp]
All,
Berita dr Media Indonesia ini benar nggak?
Salam,
ms
Ribuan Karyawan PT Arutmin Dirumahkan
Penulis: Denny Saputra
BANJARMASIN--MIOL: Dampak terhentinya pasokan bahan bakar minyak solar ke
unit pertambangan PT Arutmin Indonesia unit Senakin Kabupaten Kotabaru dan
Satui Kabupaten Tanah Bumbu, menyusul diamankannya tiga kapal tongkang
pengangkut BBM yang memuat 4.150 kilo liter oleh TNI Angkatan Laut beberapa
waktu lalu menyebabkan ribuan karyawan PT Arutmin terpaksa dirumahkan.
Terhitung sejak tanggal 20 Juni, pertambangan unit Senakin-KOtabaru,
diikuti
pertambangan unit Satui-Tanah Bumbu dan pelabuhan khusus Tanjung
Pemancingan
milik PT Arutmin berhenti beroperasi. Penghentian operasional ini,
disebabkannya macetnya pasokan BBM dari Pertamina menyusul diamankannya
tiga
kapal tongkang penyuplai BBM oleh TNI AL di perairan Kotabaru.
Hanafi Arif, Eksternal Relation PT Arutmin Indonesia Banjarmasin, Rabu
(22/6), mengatakan satu dari tiga kapal yang ditahan sudah dilepas, tetapi
dua kapal lainnya hingga kini masih ditahan. "Yang dilepas itu, kapal
pengangkut BBM cadangan untuk dua hari, tetapi BBM untuk operasional
tambang
utama masih ditahan," katanya.
Akibat terhentinya operasional pertambangan tersebut,sekitar 8.000 karyawan
Arutmin dan kontraktornya terdiri dari 5.500 karyawan di lokasi Senakin,
2.000 di lokasi Satui dan sisanya di lokasi Tanjung Pemancingan, terpaksa
dirumahkan sementara hingga
pasokan BBM kembali lancar. Menurut Hanafi, diamankannya kapal penyuplai
solar untuk operasional tambang ini, berimbas pada kerugian yang harus
ditanggung pihak perusahaan mulai dari produksi hingga jadwal pengiriman
batubara.
Kondisi penghentian operasional ini diperkirakan akan berlangsung hingga
dua
pekan ke depan. Tidak hanya itu, saat ini sebanyak 77.000 metrik ton
batubara yang siap dikirim untuk suplai kebutuhan nasional termasuk
industri
baja dan pembangkit tenaga listrik PLTU Suralaya dan PLTU Paiton otomatis
terhenti.
Total produksi PT Arutmin pertahun mencapai 18 Juta Metrik ton dan 25
persennya untuk pasokan dalam negeri. 75 persennya lain merupakan batubara
ekspor, di mana pasar terbesar adalah negara Jepang mencapai 80. Pt Arutmin
juga pemasok utama batubara untuk pembangkit listrik Jawa Bali, setelah
berkurang pasokan batubara dari PT Bukit Asam.
Untuk pihak PT Arutmin sudah meminta kepada pemerintah pusat melalui
Direktur Jenderal Geologi dan SDM dan Pemprov Kalimantan Selatan untuk
memfasilitasi penyelesaian masalah ini. =93Kita masih berupaya membuat
kesepakatan melalui jalan damai, tetapi jika masalah ini terus berlanjut
kemungkinan besar kita akan melakukan upaya hukum atas penahanan kapal
pengangkut BBM kita," katanya.
Selain Pt Arutmin, dua perusahaan pertambangan lain PT Adaro Indonesia dan
Pt Jorong Barutama Grestone juga mengalami keterlambatan pasokan BBM
terkait
diamankannya kapal pengangkut BBM oleh jajaran TNI AL, dalam dua hari
terakhir. (DY/OL-1)
______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________
******************
IMPORTANT - This email and any attachments may be confidential and
privileged. If received in error, please contact Thiess and delete all
copies. You may not rely on advice and documents received by email unless
confirmed by a signed Thiess letter. Before opening or using attachments,
check them for viruses and defects. Thiess' liability is limited to
resupplying any affected attachments.
******************
______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________
"Virus free by ITP Scan Mail"