Kita dilahirkan  dengan dua mata di depan, karena seharusnya kita melihat 
yang ada di depan dan bukan yg sudah berlalu.

Kita lahir dengan dua telinga, satu kiri dan satu di kanan sehingga kita 
dapat mendengar dari dua sisi dan dua arah. Menangkap pujian maupun 
kritikan, dan mendengar mana yang salah dan mana yang benar.

Kita dilahirkan dengan otak tersembunyi di kepala, sehingga bagaimanapun 
miskinnya kita, kita tetap kaya. Karena tak seorang pun dapat  mencuri isi 
otak kita. Yang lebih berharga dari segala permata yang ada.

Kita dilahirkan dengan dua mata, dua telinga, namun cukup dengan satu mulut. 
Karena mulut tadi adalah senjata yang tajam, Yang dapat melukai, memfitnah, 
bahkan membunuh.
Lebih baik sedikit bicara, tapi banyak mendengar dan melihat.

Kita dilahirkan  dengan satu hati, yang mengingatkan kita. Untuk menghargai 
dan memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati. Belajar untuk  mencintai 
dan menikmati untuk dicintai, tetapi jangan pernah mengharapkan orang lain 
mencintai anda dengan cara dan sebanyak yang sudah anda berikan.

Berikanlah Cinta tanpa mengharapkan balasan, maka anda akan menemukan bahwa 
hidup ini terasa menjadi lebih indah.

//bramsuryo~

special thanks to s3b4st1an...
--------------------

Kirim email ke