Aku tahu cerita siapa itu . . .
On Jan 23, 2015 9:48 AM, "Aveliansyah" <[email protected]> wrote:

> *J Oke, pertanyaan terakhir. Coba berikan saya alasan, kenapa saya harus
> menerima kamu di perusahaan ini?*
>
>
>  Tidak terasa 5 menit pun terlewati, dan sudah lebih dari 5 jawaban yang
> saya lemparkan akan tetapi masih belum juga memuaskan *exploration
> manager *tersebut. Sampai akhirnya saya ingat nasihat dari salah seorang 
> *sepuh
> geologist, *lalu saya sampaikan kembali kalimat sakti tersebut.
>
>
> *L Minimize the risks, narrow down the option. Saya bisa membantu
> perusahaan bapak untuk meminimalkan resiko, mengurangi ketidakpastian,
> sehingga memudahkan bapak untuk mengambil keputusan.*
>
>
>  *J Naah itu jawaban yang saya cari!*
>
>
>  Cerita diatas adalah sepenggal kisah tentang pengalaman salah seorang
> teman yang melakukan *interview *di suatu perusahaan migas, khususnya di
> divisi eksplorasi.
>
>
> Geosaintis bermain dengan sesuatu yang tidak tampak, mengira-ngira
> keterdapatan sumberdaya yang berada ratusan meter jauhnya dibawah sana.
> Mereka bekerja dalam bisnis yang penuh dengan resiko dan ketidakpastian
>
>
> Perusahaan migas contohnya, memiliki risiko yang tinggi, membutuhkan modal
> yang besar, dan menginginkan pengembalian keuntungan yang lebih besar.
> Risiko dari pengusahaan migas dapat dibagi menjadi risiko eksplorasi,
> teknologi, pasar, dan kebijaksanaan.
>
>
> 1. Risiko eksplorasi berkaitan dengan *dry hole *dan tidak menemukan
> cadangan baru.
>
> 2. Risiko teknologi berkaitan dengan kemungkinan biaya eksplorasi maupun
> pengembangan yang lebih mahal dari yang diperkirakan semula.
>
> 3. Risiko pasar berkaitan dengan kemungkinan perubahan harga.
>
> 4. Risiko negara berkaitan dengan politik, hukum, keamanan, KKN dan
> lain-lain.
>
>
> Selain menghadapi resiko yang tinggi, geosaintis juga berhadapan dengan
> ketidakpastian yang tinggi pula. Menemukan minyak dan gas saja tidak cukup,
> geosaintis harus memastikan bahwa temuan tersebut ekonomis untuk
> dikembangkan, *it’s easy to find oil, but it’s much harder to make money
> (M.Downey)!*
>
>
>  Francis Harper (1999) dalam penelitiannya terhadap *global deep water
> target, *disimpulkan bahwa hampir semua perusahaan eksplorasi di seluruh
> dunia melakukan *overestimating *terhadap volumetric sumberdaya/ cadangan
> temuan mereka, bahkan akurasi prediksi mereka hanya 45%!
>
>
> *Estimating is serious business! *Geosaintis dan *Engineer *telah melalui
> berbagai pendidikan formal dan belajar tentang matematika, fisika, dan
> metoda santifik lainnya, akan tetapi tidak banyak yang mempelajari tentang 
> *effective
> estimating.*
>
>
>  *we are all taught what is known, but we rarely learn about what is not
> known, and we almost never learn about the unknowable (Gomory, 1995)*
>
>
>
> Jakarta, dibawah guyuran rintik hujan di langit TB Simatupang
>
> salam,
>
> yang sedang belajar Geologi
>

Kirim email ke