Brur... Menurut ane lakukan trial n eror brur... cross plot atau clustering brur data porosity vs permeability... Porosity vs lithotype... Porosity vs digenetic... Permeability vs diagenetic, Porosity and permeability vs depth... Permeability vs presure... dll semoga ketemu kontrol nya... Pakai hukum sebab akibat aja... Siapa tahu ketemu regresinya... Simplenya lithotype control atau diagenetic control atau kombinasi... Bahkan ada hipotesis low por low to med permeability tapi tetep flow akibat presurnya yg very high (baru hipotesis) Kalo ga salah begitu, waktu ane diskusi pekerjaan ttg paltform carbonat barito... SalamPTS
Sent from Yahoo Mail on Android On Tue, 5 Jan, 2016 at 21:11, Mika Suryapranata<[email protected]> wrote: Halo Rizky, Apa kabar Norway? MIKA 2016-01-05 18:11 GMT+07:00 Rizky Amanda - [email protected] <SRS0-gx/[email protected]>: Halo semua di FGMI, Zonasi karbonat mungkin bisa dilakukan dengan liat produk diagenesisnya, umumnya dilakukan dengan analisis mikroskop dari sayatan tipis. Setiap zona diagenesis karbonat biasanya menghasilkan produk diagenesa yang unik dan berbeda seperti mikritisasi di zona phreatic, calcite cementation di freshwater, vuggy di vadose, dan dolomitisasi di mixing. Ini semua tentunya hanya rule of thumb dan tidak jadi patokan bahwa hasil diagenesa yang lain akan hadir di zona yang berbeda, hanya untuk ide awal saja. Kemudian dari urutan historynya bisa di liat dari cross cutting produk diagenesanya apakah zona A hadir duluan sebelum B atau sebaliknya. Itu mungkin yang bisa di share, yang mungkin juga sudah di lakukan analisisnya sama pihak Avel :) Sekalian salam kenal untuk semuanya, nama saya Rizky, GEA ITB 2007, baru bergabung juga di milis ini :D Rizky Amanda On Tuesday, January 5, 2016 11:00 AM, Rizqi Syawal <[email protected]> wrote: Kalau zonasi di karbonate coba lo liat dari seismik nya om, selain itu coba lihat juga berdasarkan porositas nyaTiap lingkungan punya karakter porositas sendiri tergantung komposisi batuan karbonatPada 5 Jan 2016 16.54, "Aveliansyah" <[email protected]> menulis: Nah itu yang ditanyakan Om Syawal, maklum jarang ngutak-ngatik karbonat :DSiapa tau ada yg pernah punya pengalaman dg resevoir karbonat, dan bisa berbagi tips dalam melakukan zonasi diagenetic environment.salam, AvelOn Jan 5, 2016 4:25 PM, "Rizqi Syawal" <[email protected]> wrote: Bukannya karbonat juga punya lingkungan pengendapan /facies tersendiri om avel, dan mngkin salinitas air formasi jadi penciri pembagiannyaPada 5 Jan 2016 15.42, "Aveliansyah" <[email protected]> menulis: Dear agan-agan yang jago karbonat, Ane mau tanya nih, apakah kita bisa membagi zona diagenetic environment (vadose, phreatic, mixing, dan marine) berdasarkan data salinitas air formasi pada saat dilakukan testing? Ketika mencoba bermain dengan data statistik salinitas air pada suatu formasi batuan karbonat, ternyata didapatkan variasi nilai salinitas yang berbeda-beda. Ada yang salinitas rendah (fresh water), salinitas sedang (brackish water), dan salinitas tinggi (saline water). salam,Avel -- Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected] -- Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected] -- Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected] -- Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected] -- Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected] -- Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected] -- Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected]
