salam rotiiiii,....

sudah lama tak baca tulisan mas agus dan bung verry....
mas agus diposting juga dunk tulisannya ke warung sekoteng...:)

Teriakan rotiiii, buttiii, cel peceeeel, telolet telolet, sayuur-
sayur, suara bajuri krotok-krotok.....adalah suara-suara keindahan 
yang mengisi hari-hari kita, dan baru terasa kehilangan setelah 
denting-denting simphoni itu menghilang.

Saya pernah mengikuti sebuah seminar tentang anak-anak tunarungu...
anak yang tidak dapat mendengar dan bicara,...
mreka hanya bisa berkomunikasi lewat bahasa isyarat dan membaca bibir 
lawan bicara....mereka anak-anak yang sensitif karena suara 
background yang selalu memberikan rasa nyaman ketika belajar malam 
hari masih terdengar suara jangkrik, suara titik air di kamar kecil, 
suara binatang, suara lampu yang menemani...tapi mereka tak mendengar 
semua..tak mendengar suara2 yang memberikan rasa nyaman dalam hidup 
bahwa kita tidak sendiri...:)

Mudah2an kita selalu diberikan rasa syukur atas semua rahmat-nya.
Amin.

Turut berduka cita u/ tukang roti mas agus...

Wassalam
-i2n-

--- In [email protected], verri DJ <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Pak agus di kampung saya, perumahan Sarua Permai - Ciputat, pernah 
dihitung 
> (tentunya pada hari minggu) dalam satu hari ada 23 supplier roti, 
dengan 
> merek berbeda, dan meneriakkan Rotti dengan cara yang berbeda... 
ada yang 
> bilang " Rottiiiii..." ada yang bilang "Botttiiii" dengan 
bagian "tii" nya 
> diteriakkan dengan lafal meninggi.... ada yang meneriakkan "Tan-ek-
Tjoaaan" 
> ada yang bilang "Rotiii - Liana Bakery - Rotiiiii" dan lain 
sebagainya...
> 
> Sangkin banyaknya supplier roti saya tidak hapal satu persatu ...  
anda 
> sampai hapal tukang roti pasti anda pelanggan setia ya...?
> Anyway turut berduka cita atas meninggalnya Tukang Roti langganan 
anda 
> (siapa namanya?) .. semoga amalnya diterima disisi Tuhan Yang Maha 
Esa.. amin..
> 
> Pelajaran yang bisa kita terima dari tukang roti yang selalu 
berteriak roti 
> baik ada pembeli atau tidak adalah tetap setia bekerja baik ada 
pelanggan 
> ataupun tidak, karena rezeki datangnya tak terduga!
> Mau rezeki? Tetap teriak "Rottiiiii.." eh bekerja gitu lho ..
> 
> Salam,
> Dj
> 
> 
> 
> At 10:08 PM 5/28/05 -0700, you wrote:
> >  Setiap pagi sehabis sholat subuh, pukul 5.30 di gang rumah pasti 
> > terdengar teriakkan tukang roti, Ti..roti! Ti..roti! nampak 
penjual roti 
> > umur sudah separuh baya. Dulu waktu awal saya tinggal tukang roti 
itu 
> > sudah ada dan selalu lewat di gang rumah saya.<?xml:namespace 
prefix = o 
> > ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" />
> >
> >  Pernah saya ngobrol dengannya, dari saya awal tinggal sampai 
sekarang 
> > tidak ada yang berubah, masih juga menjual roti pak, kata saya. 
Dia 
> > katakan seorang ayah harus berkorban untuk keluarganya, jika saya 
tidak 
> > melakukan ini tentunya anak-anak saya tidak akan bisa menjadi 
sarjana.
> >
> >Pengorbanan itu nilai teratas yang ada pada tukang roti itu 
sehingga 
> >memancar diwajah tukang roti biar sudah tua nampak selalu berseri 
jika 
> >bertemu dengan para pembelinya.
> >
> >  Namun beberapa hari ini teriakkan tukang roti itu tidak 
terdengar, saya 
> > tanya istri saya, dek..tukang roti kok nggak pernah kedengarannya 
> > beberapa pagi ini ya? Iya mas, katanya sih sakit. Sampai pada 
suatu hari 
> > saya mendengarkan bahwa dia telah tiada. Rasa kehilangan 
menghinggapi 
> > diri, terbayang wajahnya yang sederhana. Pengorbanan dan 
keihlasan adalah 
> > dua kata yang melekat pada tukang roti itu. Sayapun kehilangan 
teriakkan 
> > di pagi hari tukang roti.
> >
> >
> >
> >Wassalam,
> >
> >Agussyafii
> >






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke