>Hati2 Tgl 21/10/05 dan 10/11/05
>(Renungan Bagi Warga  Negeri 1001 Bencana)
>
>Salah satu ramalan cenayang yang beredar pada hari ini adalah akan ada 
>huru-hara seperti juga kejadian sebulan lalu, yaitu peledakan bom di Bali 
>ke 2, demikian saya baca dari salah satu mailing list yang saya ikuti.
>
>Pada tulisan tersebut tak lupa sang cenayang, mengingatkan kita pemuluk 
>agama untuk ingat kepada Sang Pencipta, entah apapun agama yang dianutnya.
>
>Berangkat dari pesan-pesan sang cenayang, saya mencoba merenungkan dengan 
>sedikit pemahaman saya melalui agama/isme  yang saya anut untuk 
>bersama-sama kita renungkan.
>
>Entahlah kefasikan apa yang telah dilakukan oleh warga negeri ini hingga 
>cambuk tuhan dilecutkan atas bangsa ini? Sesungguhnya, Tuhan tidak pernah 
>membinasakan kota-kota kecuali penduduknya telah melakukan kezaliman dan 
>kefasikan. Semoga lecutan cambuk dariNya tidak membinasakan tetapi hanya 
>menjadi peringatan agar kita kembali meneguhkan tauhid, semata-mata 
>menyembah tuhan dengan benar dan menjauhi penyembahan kepada thaghut.
>
>Sesungguhnya tanda paling terang dari kesesatan  dan ketakwaan umat 
>terlihat dari curahan azab dan limpahan rahmat yang diterima masing-masing 
>laksana perbedaan antara pancaran cahaya dan selimut kegelapan. Dia 
>mengeluarkan orang beriman dari kegelapan menuju cahaya sebaliknya "sang 
>kegelapan" mengeluarkan orang ingkar dari cahaya ke dalam kegelapan.
>
>Karena asma, af'al dan shifat Yang Menyesatkan dan Yang Memberi Petunjuk 
>yang mengejawantahkan kehendak Zat Yang Mutlak secara rahasia selalu 
>terjalin berselingan dan silih berganti dalam menunjuki dan menyesatkan 
>umat manusia.
>
>Melalui pengilhaman terhadap jiwa manusia atas kefasikan dan ketakwaan , 
>Maka manusia sebagai citra Yang Maha pengasih terpilah sesuai Asma, Af'al 
>dan Shifatnya, yaitu menjadi golongan yang disesatkan dan golongan yang 
>diberi petunjuk. Mereka yang disesatkan akan dilimpahi azab yang pedih.
>
>Dan itulah yang terjadi pada negeri 1001 bencana ini, nasihat sang 
>cenayang benar, agar kita kembali kepada Tuhannya Yang Maha Esa. Untuk di 
>camkan.
>
>Cassablanca, 21/10/05.
>Ferrydjajaprana.multiply.com
>
>>*********************************************************
>>
>>Ny. Laurentia:
>>Waspadai 21 Oktober dan 10 November
>>MASIH ingat ramalan paranormal Ny. Laurentia sekitar sebulan lalu bahwa
>>Bali akan diguncang bom? Sudah terbukti bukan. Kali ini Ny. Laurentia
>>kembali menyampaikan hasil penglihatannya. Dia mengingatkan, masyarakat
>>diminta lebih waspada sampai Desember 2005. Pasalnya, dalam kurun waktu
>>tersebut akan terjadi "sesuatu" di Bali.
>>"Sepertinya akan terjadi sesuatu di Bali. Menurut penglihatan saya, akan
>>terjadi bencana alam, mungkin gunung meletus atau gempa bumi. Sampai detik
>>ini, hasil meditasi saya, sampai Desember 2005 tak ada lagi bom di Bali,"
>>ujar Ny. Laurentia dalam suatu wawancara khusus di RM Sari Warta Boga
>>Denpasar, Selasa (11/10) kemarin malam.
>>Kendati bencana alam itu tidak terlalu besar, namun tetap menelan korban
>>jiwa. Karena itu, diharapkan masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan.
>>Dia juga menyebut tanggal 21 Oktober dan 10 November 2005 sebagai tanggal
>>yang rawan. Namun, dia tak bisa spesifik menyebut apa yang akan terjadi
>>pada dua hari tersebut.
>>Agar terhindar dari marabahaya, tokoh supranatural ini mengingatkan antara
>>lain dengan banyak berdoa dan meningkatkan spiritualitas. "Misalnya, lebih
>>sering mengumandangkan mantram Gayatri. Tak hanya umat Hindu, juga umat
>>lain. Itu doa yang universal," tandas Ny. Laurentia.
>>Tingkat spiritualitas Bali secara umum dinilainya sudah merosot. Hal ini
>>antara lain disebabkan leluasanya "kekuatan" dari luar yang menyusup ke
>>Bali. "Saya lihat kita sudah lebih banyak ke materi, uang, uang dan uang.
>>Memang kita perlu uang untuk hidup, tetapi jangan pelit untuk agama.
>>Demikian juga yang berkelebihan, jangan lupa menyumbang untuk orang
>>miskin," imbau perempuan kelahiran 23 Januari ini.
>>Dia menegaskan, imbauan atau peringatan akan terjadi sesuatu di Bali tidak
>>dimaksudkan untuk menyebarkan rasa takut di tengah masyarakat di sini.
>>Dengan peringatan itu justru membuat masyarakat eling, waspada sehingga
>>siap menghadapi segala kemungkinan terburuk dalam hidup ini.
>>Berulang-ulang dia mengingatkan pentingnya peningkatan spiritualitas pada
>>tiap-tiap orang, karena hanya dengan itu manusia dijauhkan dari cobaan.
>>Khusus mengenai bom Jimbaran-Kuta, terutama para pelakunya, Ny. Laurentia
>>sengaja tak mencarinya. Untuk apa, toh semuanya sudah terjadi. Yang
>>penting dia sudah memperingatkan jauh sebelumnya bahwa akan ada bom di
>>Bali. Ternyata kita kecolongan juga. Tak lupa dia mengingatkan agar jangan
>>terlalu mengenang tragedi bom karena hal itu hanya akan membuat kita
>>lemah. (gre)



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke