Terlalu cepat menyimpulkan Filsafat Tao muncul dari sebuah renungan jiwa yang dalam tentang Alam dan Sang Pencipta oleh karena itu tidak pernah terjadi pertikaian dan pertentangan.
Lebih tepat kita katakan tidak tahu, Kenyataannya Filsafat Tao lahir di zaman ANIMISME.
Mungkin saja belum ada pertikaian antar manusia.
Mungkin saja Filsafat Tao adalah ajaran untuk membimbing manusia keluar dari paham ANIMISME.
 
fankuang tzu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Agama dan Filsafat pada esensinya tidak ada kesepahaman.
 
Agama muncul dari sebuah keadaan  dan untuk sebuah "Perubahan". Meskipun yang dipercayai/dipertahankan tetap satu, Tuhan/Allah. Jadi apapun pilihan anda terhadap sebuah agama....anda hanya mengikuti dan berada dalam sebuah "Perubahan" ( Changes ). Perubahan ini seperti dalam pemerintahan, dari kekaisaran menjadi republik misalnya dan anda terpaksa menerima keadaan apa adanya dan kehilangan esensinya.  Lahirnya sebuah agama tidak terlepas dari boncengan pengaruh agama sebelumnya. Wahyu atau ilham yang terinspirasi dari keadaan pada masa sebelumnya, sehingga wahyu atau ilham tidak ada yang murni.  Seperti yang dikenal pada masa ini adalah pembajakan, karena pada masa itu belum ada undang-undang hak cipta. Jadi seandainya sudah ada undang-undang hak cipta, maka Alquran mungkin dituntut oleh Injil, dan Injil dituntut oleh Alkitab I dst. dituduh membajak isi ayat-ayat tsb.
 
Contoh : agama Buddha lahir karena tidak menerima doktrin agama Hindu. Islam lahir karena tidak menerima doktrin Kristen, dan Kristen tidak menerima dogma Yahudi dst, kebelakang. Oleh karena itu, dalam ajaran di atas ,  masih tercampur dengan doktrik wahyu agama sebelumnya. Ini menunjukan agama terpaksa lahir dari sebuah kekacauan dan oleh karena itu timbul peperangan dan pembantaian manusia atas nama satu Tuhan/Allah dengan doktrin yang diubah. Disini TUHAN/ALLAH dapat dipahami sebagai "PERUBAHAN".
 
Fenomena yang kita sadari bahwa agama apapun sejak awal telah kehilangan esensi tentang pemahaman Ketuhanan, yang ada hanya perubahan demi perubahan yang diiringi perpecahan demi perpecahan yang melahirkan sekte-sekte dll. sepanjang abad. Sementara Filsafat tidak demikian, tidak pernah kehilangan tentang pemahaman Ketuhanan dan abadi.
 
Filsafat ( misalnya, Tao ) muncul dari sebuah renungan jiwa yang dalam tentang Alam dan Sang Pencipta oleh karena itu tidak pernah terjadi pertikaian dan pertentangan.
 
Salam renung
FK.
 

Si Naif <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
bung, simbol reply/forwardnya kok banyak sekali (sampai 4!)?
bisa satu saja --agar lebih enak dibaca--? cuma saran saja...:-)


----- Original Message -----
From: "verri DJ" <[EMAIL PROTECTED]>
To:
Sent: Wed, Oct 26, 2005 15:34
Subject: [filsafat] Agama dan filsafat ada kesepahaman..pendapat saya untuk
Mas Agustinus



>
>
> >>>Kesadaran Diri (Agama dan Ilmu Pengetahuan ada kesepahaman)
> >>>
> >>>Membaca tulisan mas Agustinus yang mengemukakan bahwa antara Filsafat
> >>>dan agama biarkan berjalan di relnya masing-masing. Sayangnya saya
tidak
> >>>sependapat dengannya dengan alasan sebagai berikut :
> >>>
> >>>Filsafat kontemporer secara hakiki terpusat pada pribadi manusia,
> >>>mungkin saja tanpa situasi historis kita tidak bisa memahami apa dan
> >>>bagaimana esensi diri sebenarnya, dengan Al Quran membuka pintu dunia
> >>>baru, tentang kesadaran diri dari individualis sampai ke kesadaran yang
> >>>universal.
> >>>
> >>>Suatu motif yang awalnya bersifat historis dan psikologis akan berubah
> >>>menjadi pertanyaan filosofis "Siapakah aku ini?", Apa tujuan hidup
ini?,
> >>>Apa arti hidup ini? Kenapa aku bereksistensi?". Mengemukakan masalah
> >>>kebebasan dan masalah tanggung jawab hal ini membawa kita kepada
> >>>penelitian mengenai asal-usul (bukannya asal-usil) dari kedua sisi
> >>>kebebasan dan tanggung jawab. Hal ini akhirnya memunculkan ke masalah
> >>>ketuhanan. Dari masalah ketuhanan ini muncul korelasi antara agama dan
> >>>ilmu pengetahuan ataupun filsafat, sehingga agama (boleh jadi) tak
> >>>terpisahkan, karena eksistensi manusia yang bersifat teosentris ataupun
> >>>antropologis, yang membawa kita kepada pernyataan populer "Barang siapa
> >>>tahu/mengenal akan dirinya maka akan mengenal tuhannya".
> >>>
> >>>Dalam arti yang sebenarnya, kata "eksistensi" berarti keberadaan
manusia
> >>>di jagad raya ini. Lalu, kenapa filsafat atau ilmu pengetahuan
> >>>diperlukan dalam agama?, karena selama ini kita dipaksa untuk percaya
> >>>terhadap keyakinan, tanpa pernah memahami mengapa kita harus
> >>>meyakininya, keadaan inilah yang menyebabkan keyakinan seseorang akan
> >>>mudah lepas dan selalu dalam keraguan pada agamanya. Dengan ilmu
> >>>pengetahuan maka akan mengarahkan keyakinan kita dari tingkatan
> >>>ilmulyakin, ainul yakin, wajibul yakin sampai ke haqul yakin. Yakin
> >>>seyakin-yakinnya.
> >>>
> >>>Salam,
> >>>
> >>>Ferrydjajaprana.multiply.com





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/





Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.


Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke