Kebenaran itu relative, Suatu tindakan yang sama apabila dilakukan pada tempat berbeda atau waktu yang berbeda pada orang / masyarakat yang sama akan berbeda pula nilai kebenarannya.
Hukum relativitas juga berlaku pada perasaan nikmat & derita.

filsuf_atap <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
--- In [email protected], "fankuang_tzu" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Ketika masa Paganisme seorang manusia dikorbankan di atas meja altar
> untuk dipersembahkan kepada Dewa dalam ritual kuno, orang sekarang
> mengutuk dan mengatakan biadab terhadap ritual mereka itu.
>
> Kemudian munculah orang-orang yang menentang cara ritual yang
dianggap
> biadab itu. Orang itu kemudian dikenal dengan Nabi. Setelah itu
> munculah apa yang sekarang dikenal dengan Era Agama Tuhan.
>
> Pada era agama Tuhan, manusia kemudian memusuhi manusia yang tidak
> seagama ( Kafir ). Kemudian timbulah perbedaan dan perselisihan dan
> berakhir dengan "Perang Suci", ribuan atau bahkan jutaan orang
> dibantai atas nama Agama Tuhan. Jutaan Korban berjatuhan untuk
membela
> Tuhannya. Boom bunuh diri menjadi cara yang mengagumkan dalam
> mengorbankan manusia. Kelompok pro dan kontra muncul ada yang
mengutuk
> ada yang memuji pula.
>
> Ini adalah cara manusia menganut Agama Tuhan sekarang ini. Inilah
> orang beriman kepada Tuhan zaman sekarang ini.
>
> Tuhan, Agama dan Manusia, apa yang kalian cari sekarang ini ???
> Kebenaran dalam Kesalahan atau Kesalahan dalam Kebenaran.
>
> Bukankah lebih tenang kita berfilsafat aja.
>
> salam renung
> FK.
>


hai...

menarik banget yah Tuhan Agama dan Manusia...

saling ngebom dan saling bunuh. pertanyaanya kenapa?
apa Tuhan nyuruh gitu kalo gitu gak masalah lah. tapi mungkin gak
jangan-jangan cuma salah paham sama apa yang disuruh tuhan. Sayangnya
bagaimana kita tahu apa yang dimaui Tuhan. salah satu cara adalah
membaca kitabnyadan sekaligus ayatnya. Mungkin mereka males baca dan
sok tau jadi begitu deh ( mungkin !! ). tapi mungkin mereka juga
benar kan(mungkinnnn)

mungkin mereka hanya agak stress aja. Tuhan toh maha kuasa kalo mau
hancurin musuhnya tinggal plik ancur... jadi bukannya perang yang
lebih penting bukannya caranya baik-kan bukan menangnya.( Tuhan emang
bisa kalah)

Tuhan, agama dan manusia...

apa yang aku cari ya kebenaran dalam kesalahan atau kesalahan dalam
kebenaran... bukannya yang benar-benar benar itu benar. bukankah
begitu?

apa aku salah ya?

yo uwis dah
"Co ngantukbuanget Ergo tidur"
                                    fisuf_atap






 







Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************




SPONSORED LINKS
Philosophy beauty product Philosophy Philosophy beauty
Philosophy of Philosophy book Philosophy grace


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke