Bisakah kita untuk tidak membiasakan menilai sesuatu yang tidak kita fahamidengan baik, sebaik kita menilai sesuatu yang kita fahami dan miliki? Apa pun yang kita fahami secara lebih baik dan kita miliki tentu akan kita nilai sebagai sesuat yang baik/sempurna! Dan apa pun yang tidak kita fahami/tidak kita miliki akan cenderung dinilai lebih rendah dari yang kita fahami secara baik. Demikian Juga dengan agama dan Tuhan. Tuhan siapa pun pada kenyataannya bukanlah Tuhan yang sempurna dalam pikiran manusia (bukan dalam kenyataannya), karena gambaran/ konseptualisasi kita tentang tuhan pada akhirnya sejauh kemampuan pikir dan bahasa kita dan sejauh pengalaman bathin (spiritual) kita tentang tuhan yang kita yakini. Bila Tuhan kita sendiri saja tidak mungkin mampu dijelaskan secara sempurna/lengkap, apalagi untuk membicarakan/menggambarkan/ mengkonseptualisasikan/mengalami Tuhan yang diyakini dan dipercaya orang lain?
Tak mengapa kita menjelaskan kesempurnaan tuhan yang kita yakini, tapi apa perlunya menilai-nilai tuhan orang lain yang tidak kita ketahui dan tidak kita fahami? apalagi dengan mendeskriditkannya...... Aku rasa, aneh bila orang yang merasa tuhannya demikian sempurna, tanpa kekurangan, demikian tega menghinakan tuhan org lain????? karena tidak mungkin tuhan anda yg demikian sempurna itu membiarkan (apalagi memerintahkan) untuk merendahkan tuhan dan kepercayaan orang lain... salam.... AG./bdg --- In [email protected], "fankuang_tzu" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Berbicara tentang Tuhan/Allah nampaknya sudah dimonopoli seratus > persen oleh agama, artinya diluar agama mustahil ada > Tuhan/Allah/God. Bahkan koruptorpun atau seorang wanita susila > mendapat tamu yang royalpun masih teringat dan melibatkan > Tuhan/Allah. > > Sehingga Tuhan/Allah dalam agama sebenarnya menggambarkan Ketidak > Sempuraan, karena Tuhan/Allah ( Yang dikata Maha Sempurna ) > intervensi dalam setiap kejadian dan bisa berubah-ubah pendiriannya > atau keberpihakan-Nya. Tuhannya Musa, Tuhannya Ibrahim, Tuhannya > Jesus, Tuhannya Paulus, Tuhannya Muhammad, semua menunjukan Tuhan > yang berbeda sifat, Tuhan Yang Tidak Sempurna..................... > > Di luar agama, sebenarnya ada Tuhan yang Maha Sempurna yaitu : Tuhan > dalam Filsafat ( Tao ) adalah Tuhan dalam Kesempurnaan. Tuhan yang > ada sebelum alam semesta ada. Menciptakan alam semesta beserta > segala isinya dengan "Kesempurnaan-Nya". Oleh karena itu, Tuhan di > sebut Maha Sempurna. Namun sayangnya tidak ada manusia yang berani > termasuk anda memahami Tuhan tanpa agama.................. > > Salam renung > FK. > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/pyIolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
